
Hari-hari telah berganti, keluarga kecil So Yun nampak bahagia menjalani kehidupan baru mereka. Posisi mereka kini masih di Amerika dan David berencana mengajak So Yun berlibur ke Eropa dalam waktu dekat.
"Sayang, aku punya kejutan buat kamu " kata David yang menyembunyikan tangannya dibelakang.
"Kejutan apa sih? " tanya So Yun sedikit penasaran.
"Taraaa... Tiket liburan kita ke Eropa... " David menujukkan 3 tiket liburan pada So Yun.
"Eropa? Berarkah? Waah ya ampun..... " So Yun terkejut bukan main, ia serasa mimpi akan diajak berlibur ke Eropa. Negara yang sangat diimpikannya itu.
"Eh tapi kita ajak Ansel kan? Aku nggak mau kalau pergi nggak ajak dia " So Yun bersungut ketika menanyakan hal tersebut.
"Sayang, tentu Ansel akan diajak. Ini kan liburan perdana keluarga kecil kita. Dan anggap saja kita bulan madu " David mengerdipkan matanya menggoda So Yun.
"iih apaan sih kamu.. Aku belum mau hamil lagi, nanti tunggu Ansel udah besar " sahut So Yun mencubit perut David.
"Aduh sakit sayang. Emangnya kenapa kalau Ansel punya adek sekarang? Jadi kan kita bisa ngebesarin mereka sekaligus gitu..." lagi-lagi David menggoda istrinya sambil mengusap-usap bekas cubitan tadi.
"Iiiiiih kamu ini... Udah ah aku mau ke dapur masak " So Yun hendak berlalu pergi ke dapur namun tangannya ditarik oleh David membuat mereka terjatuh diatas ranjang dengan posisi So Yun menindih David.
Tatapan keduanya saling bertemu, wajah mereka sangat dekat bahkan hanya memiliki jarak sekitar 5 cm. Jantung So Yun bertalu-talu bertatapan sedekat ini dengan pria yang begitu dicintainya. Dia bahkan bisa merasakan nafasnya begitu dekat diwajahnya.
"Kenapa lihatnya gitu? Iya tahu kok kalo aku ini tampan.." David tersenyum licik.
"Dih siapa yang lihat kamu, yang narik duluan tu kamu.. Pede banget sih jadi orang.. Udah awas aku mau turun.." wajah So Yun memerah dan segera ia kabur dari hadapan suami jahilnya itu.
Ya ampun kalo gitu terus tiap hari bisa-bisa jantungan nih aku... Astaga "
...******************************************...
__ADS_1
Malam harinya So Yun sedang asik mem-packing barang-barang yang akan mereka bawa besok, karena jadwal keberangkatan mereka ke Eropa adalah besok jadi So Yun begitu antusias. David memperhatikan raut wajah istrinya yang kelihatan sangat bahagia.
Aku akan selalu berusaha buat kamu tersenyum terus seperti ini sayang.. "
"Kenapa senyum-senyum sendiri gitu? " tanya So Yun.
"Nggak apa-apa, aku cuma bahagia aja lihat kamu " sahut David yang kini sedang memeluk istrinya dari belakang.
"Mulai deh manjanya kumat..." So Yun masih dengan kesibukannya mengemas barang.
"Sayang, aku mencintaimu " bisik David ditelinga So Yun.
......................................….............…............
Keesokan paginya mereka telah bersiap akan pergi liburan ke Eropa. Setelah selesai sarapan sekarag mereka sedang berpamitan dengan Richard.
"Kakek kami pamit ya..." So Yun memeluk tuan Richard.
"Kakek kami cuma pergi liburan sebentar, kakek jangan khawatir.. Kakek jaga kesehatan ya " sahut David lalu memeluk sang kakek.
Setelah berpamitan, mereka bergegas menuju ke bandara diantar oleh sopir. Suasana riang tampak menyelimuti keluarga kecil mereka, ditambah lagi ulah Ansel yang semakin hari semakin gemas saja menambah suasana kebahagiaan menuju negri Eropa.
"Kamu bahagia kan sayang? " tanya David.
"He'em.. Sangat bahagia.. " jawab So Yun antusias.
......♡♡♡♡♡......
Setelah melalui perjalanan panjang dan melelahkan, akhirnya mereka tiba di bandara Eropa. Tak butuh waktu lama David segera memanggil taksi dan menuju apartemen.
__ADS_1
"Kita menginap di hotel mana? " tanya So Yun.
"Kita akan menginap di apartemen, kebetulan aku baru membelinya sebelum kita berangkat kesini " jawab David.
" Wah benarkah, ya ampun terima kasih.." So Yun kegirangan.
Mereka pun akhirnya sampai di sebuah apartemen milik David yang sengaja ia beli agar suatu saat jika mereka ingin liburan lagi tidak pusing harus memesan hotel. Namun bagi So Yun ini adalah kebahagiaan yang luar biasa, setelah sekian purnama ia tidak merasakan suasana liburan seperti ini akhirnya sekarang ada waktu untuk berlibur.
Lelah karena perjalanan membuat mereka harus istirahat sejenak sebelum melanjutkan aktivitas. So Yun merebahkan dirinya diranjang setelah tadi menidurkan Ansel, disusul oleh David yang juga ikut merebahkan tubuhnya disebelah So Yun.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 13:45, perut mereka pun terasa lapar. David berinisiatif mengajak So Yun makan diluar, anggap saja itu sebagai perjalanan pertama mereka memulai liburan. Dengan senang hati So Yun mengikuti ajakan David bersiap untuk mencari resto yang menyediakan makanan paling enak.
Keesokan harinya, So Yun sedang mempersiapkan Ansel untuk pergi jalan-jalan. Sementara David sedang menikmati sarapannya.
"Udah siap belum sayang? " tanya David setelah selesai sarapan.
"Udah nih, Ansel udah ganteng kok pa.." jawab So Yun.
"Siapa dulu dong papanya.. hehe "
Mereka pun berangkat untuk mengunjungi tempat-tempat wisata. Keceriaan tergambar jelas pada wajah cantik So Yun.
Kali ini mereka akan mengunjungi kota Brno.
Meskipun kota ini lebih jarang dikunjungi jika dibandingkan dengan Praha, Brno adalah pusat aktivitas kebudayaan yang dilengkapi dengan pemandangan alam indah serta situs peninggalan bersejarah menarik.
Mereka juga mengunjungi tempat-tempat bersejarah lainnya. Hari itu mereka menghabiskan waktu untuk mengunjungi kota-kota bersejarah di Eropa.
Menikmati keindahan alam yang tersedia disana, menikmati sejuknya udara dan jauh dari hiruk pikuk kebisingan.
__ADS_1
Dalam perjalanan, So Yun juga menyempatkan diri untuk befoto, dan yang bertugas sebagai photografernya adalah suaminya sendiri, yaitu David.
Tidak ada keluhan yang keluar dari mulut pria tampan itu, bahkan ia senang memotret wajah cantik So Yun. Apalagi jika wanitanya itu sedang tersenyum tidak ada kebahagiaan lain selain melihat canda tawa mereka.