So Yun

So Yun
Istriku, Kamu menggodaku?


__ADS_3

Akhir-akhir ini David dan juga So Yun sama-sama sibuk, mereka jarang sekali menghabiskan waktu untuk berdua. David seringkali lembur dan jika ia pulang pasti So Yun telah tidur.


Kebetulan hari itu adalah hari minggu, So Yun menitipkan Ansel dengan bibi Zhu sementara ia ingin menghabiskan waktu berdua bersama suaminya.


So Yun masuk ke kamar dan melihat suaminya sedang duduk di jendela kamar mereka, segera So Yun masuk ke dalam kamar mandi mengganti bajunya dengan baju sedikit terbuka. tanpa David sadari sekarang So Yun sudah duduk dikursi yang bebentuk seperti keranjang sambil memegang sebotol minuman.



So Yun sengaja menaruh kursi yang ia duduki tepat didepan suaminya, sambil menyesap minuman yang ia bawa So Yun mengeluarkan sedikit suara.


"Ehemm.."


Seketika David menoleh kearahnya dan membuat mata elang miliknya itu terbelalak melihat penampilan istrinya yang sangat menggoda itu.



"Sayang..." David meneguk salivanya melihat tampilan dari So Yun itu.


"Ada apa? Kenapa menatapku seperti itu? Bukankah ini yang kamu mau? " tanya So Yun dengan tatapan genitnya.


David tertegun melihat kulit putih nan mulus dihadapannya itu, seketika juniornya pun ikut menegang.


"Istriku, apa kamu sedang menggodaku? tanya David sambil menghampiri So Yun.


Seketika saja David ******* bi**r tipis milik istrinya itu dan menyusuri tiap rongganya. Tak butuh waktu lama So Yun membalas ci***n suaminya itu. Mereka saling berpagutan dan mereguk manisnya bibir masing-masing.


David melepas kaos yang ada dibadannya lalu menc**m leher So Yun yang membuatnya mengeluarkan suara yang sangat merdu. Dengan semangat David melepas baju yang melekat pada tubuh istrinya itu dan langsung ******* puncak gunung milik So Yun.


Suara erangan nikmat memenuhi kamar mereka yang kedap suara itu, setelah puas ******* bagian pay*****, kini David beralih kebawah ***** So Yun, sedangkan yang dilahap sedang asik menikmati tiap sentuhan dari suaminya dan menahan kepala David agar semakin memperdalam.


Tidak butuh waktu lama mereka pun akhirnya bertempur, dan saling memuaskan satu sama lain.


Setelah beberapa menit berpacu dalam permainan, So Yun menyerah dan merasa seluruh badannya terasa keram tetapi ia tidak dapat menolak sentuhan suaminya itu.

__ADS_1


"Aaah ah aahh.. Sayang aku nggak kuat lagi permainanmu begitu hebat..Umph " kata So Yun yang langsung membuat David ******* kembali bibir tipisnya itu dan berpacu lebih cepat.


Akhirnya David merasakan telah sampai dipuncak dan menyemburkan lahar kedalam ***** So Yun membuat mereka mengerang bersamaan.


David tumbang disebelah So Yun, mereka tampak ngos-ngosan karena permainan barusan. Karena merasa tubuhnya lengket oleh keringat, So Yun beranjak ke kamar mandi dan disusul David. Mereka mandi berdua dan masih saling menc**bu. Saat David ingin main lagi, So Yun mendorong tubuhnya dan mengatakan tidak sanggup lagi. Selesai membersihkan diri mereka langsung merebahkan diri diatas kasur dan tertidur.


Saat pukul 13:45 siang, So Yun terbangun karena suara ketukan pintu.


Tok..tok...tok...


"Nyonya, ada yang mencari tuan dibawah " kata seorang pelayan.


"Siapa bi? " tanya So Yun sambil mengenakan piyama.


"Tuan Hensen nya, katanya ada hal penting yang harus ia sampaikan dengan tuan " sahut pelayan itu.


"Tolong katakan untuk menunggu sebentar ya bi, aku akan bangunkan suamiku dulu "


So Yun bergegas menuju kamar mandi mencuci mukanya dan segera membangunkan David karena asisten sekaligus sahabatnya sedang menunggu dibawah. Setelah David terbangun mereka berdua langsung turun ke lantai bawah untuk menemui Hensen.


"Ada sedikit masalah Vid, semua model yang akan kita kontrak tiba-tiba menolak untuk datang dan tanda tangan kontrak " jawab Hensen.


"Apa? Kenapa bisa seperti itu? Apa bayaran yang kita tawarkan kurang? " tanya David.


"Aku juga belum tahu pasti, tetapi mereka bilang sudah ada yang mengontrak mereka dengan bayaran yang menjanjikan. Aku sudah cari model lain tapi sepertinya seluruh agensi tidak ada yang mau bekerja sama dengan kita " jelas Hensen.


"Lalu bagaimana ini? Kita butuh seorang model untuk memasarkan produk kita " kata David sambik memegang dagunya dan berpikir.


So Yun yang mendegar pecakapan mereka pun langsung memberi sahutan.


"Sayang, kenapa kamu harus bingung. Kamu masih tetap bisa melakukan pemotretan tanpa menyewa seorang model " sahut So Yun yang muncul dari arah dapur sambil menggendong Ansel.


"Bagaimana caranya? Produk yang akan dipromosikan ini adalah jam tangan terbaru sayang " jawab David cemas.

__ADS_1


"Kenapa kamu harus bingung? Bukankah kamu mempunyai istri yang begitu cantik melebihi seorang model " kata So Yun menatap David dan Hensen bergantian.


"Sepertinya itu bukan ide yang buruk, lagi pula kita butuh secepatnya karena besok adalah jadwal pemotretan Vid " kata Hensen.


David masih berpikir dan mempertimbangkan usul dari istri dan sahabatnya itu.


"Baiklah aku juga setuju, tapi dengan catatan tidak ada pakaian terbuka selama pemotretan!! " kata David.


"Iya iya, kita semua juga tahu kalau kak So Yun itu istrimu mana mungkin kami menyuruhnya untuk memakai pakaian terbuka " Hensen meledek David sambil tertawa.


"Ya sudah kita makan yuk, aku sudah lapar da kamu juga sekalian ikut makan " lanjut David.


"Beneran nih? Wah jarang-jarang nih makan dirumah bos hehe " ucap Hensen bersemangat.


"Sudah jangan banyak bicara, kalau tidak mau silahkan pulang "


"Bercanda bosku "


So Yun hanya tertawa melihat tingkah kedua sahabat itu, ketika dikantor mereka sangat serius tetapi ketika sudah dirumah mereka selalu seperti anak kecil.


Mereka bertiga menuju meja makan dan So Yun menyajikan makanan untuk kedua pria sejawat itu.


"Ayo silahkan dimakan " kata So Yun.


"Eemm makanan ini lezat sekali, apa ini kakak yang memasaknya? " tanya Hensen.


"Iya ini aku yang masak tapi dibantu juga oleh para pelayan " jawab So Yun.


Hensen dan juga So Yun makan sambil sesekali mengobrol dan tertawa kecil, sementara David terus menikmati makanannya dan menatap kedua orang dihadapannya itu. Senyum simpul tersungging dibibir David kala ia melihat istrinya selalu ceria setiap harinya ditambah lagi putra mereka yang semakin hari semakin bertumbuh menjadi anak yang sangat pintar.


Setelah selesai makan David dan Hensen lanjut berbincang diruang kerja milik David sementara So Yun menidurkan Ansel dikamar dan ikut juga tertidur disebelah putranya.


Hensen yang sudah pulang membuat David langsung keluar mencari dua orang yang sangat dicintainya, ia melihat istri dan anaknya sudah terlelap diatas tempat tidur.

__ADS_1


David menghampiri mereka dan juga ikut berbaring disebelah mereka tak lupa ia menciumi kedua orang yang telah berhasil mencuri hatinya itu.


__ADS_2