So Yun

So Yun
Tidur Sendiri


__ADS_3

Setelah semua pesta yang melelahkan itu usai, kini So Yun beserta keluarga kembali ke kediaman mereka, sementara kakek Richard akan kembali ke Amerika karena ada pekerjaan yang harus ia selesaikan.


"Kakek, kenapa cepat sekali pulangnya? Padahal kita belum ngobrol banyak lho.." kata So Yun mengiringi langkah kakek mertuanya itu.


"Kakek sebenarnya masih betah berada disini, tapi karena ada pekerjaan yan tidak bisa ditinggal jadi kakek harus segera kembali.. Nanti kakek akan berkunjung kesini jika kalian memberi kakek seorang cicit.." kata kakek diiringi gelak tawa.


"Kakek, jangan bicara seperti itu sepertinya cucu menantumu malu tuh " sahut kakak.


Semua orang tertawa yang melihat So Yun seakan salah tingkah atas ucapan kakek barusan, sementara David ya seperti biasa dia hanya tersenyum.


"So Yun aku akan mengantar kakek ke bandara, sekaligus pergi kekantor kemungkinan tidak pulang untuk makan siang.." kata David.


"I-iya.." jawab So Yun nampak canggung.


"Duh kalian ini udah jadi suami istri masih kaku aja, yang mesra donk.." ledek kakak.


"Sudah sudah joon, jangan diledekin terus donk adiknya. Lihat tuh mukanya udah merah.." kata mama yang membuatku makin merasa canggung.


David dan kakek pun akhirnya berangkat menuju ke bandara, melihat kepergian David entah kenapa hati So Yun seakan merasa kesepian akan ditinggal oleh suaminya itu..


"Dek hei dek!! Kenapa melamun? Baru juga ditinggal bentar udah kangen aja.." kata kakak mengejutkanku.


"ih apaan sih kak.." jawabku sambil memukul pelan kakakku yang jahil itu.


Karena dirasa lelah akhirnya So Yun kembali ke kamar dan merebahkan dirinya diatas tempat tidurnya yang nyaman itu.


"Ha akhirnya bisa santai juga... Duh sungguh pesta yang melelahkan.." keluh So Yun.


Eh ini kan dompet David, ternyata ketinggalan ya.. hmm coba kulihat isinya.. Gumam So Yun dalam hati dan meraih dompet diatas meja itu.


Ini photo David waktu kecil, ternyata dari kecil dia sudah punya wajah dingin ya. Pastas saja sangat menyebalkan, tapi ini....ini kan photoku! So yun terkejut saat mendapati photo dirinya yang saat itu ada didalam dompet suaminya tersebut.


Ada perasaan senang sekaligus kaget melihat fotonya ada didompet David. Pertanyaan yang muncul dibenaknya saat ini adalah sejak kapan David menyimpan photonya. Tak lama kemudian ponselnya berbunyi ia pun menjawab.


"Hallo.."


"Sayang, apa dompetku ada dikamar?" suara David ditelpon.


"ha i-iya nih ada dikamar, kamu meninggalkannya tadi.." jawab So Yun seakan tak percaya bahwa yang meneleponnya saat itu adalah David.


"Baguslah, aku pikir dompetku jatuh. Tolong bantu aku menyimpankannya ya.. Oh iya sepertinya aku akan pulang larut, sebab ada perjalanan keluar kota hari ini.." jelas David.

__ADS_1


"Iya baiklah" jawab So Yun singkat.


"Aku tutup dulu telponnya.. Sampai ketemu nanti malam sayangku.. Eemmmuuaach" kata David diakhiri kecupan mesra lewat ponsel.


So Yun mematung mendengar kalimat David terakhir, ternyata ada sisi romantis dibalik sifat David yang biasanya bersikap dingin itu.


.........................................................................................


Seharian ini So Yun menghabiskan waktunya hanya berdiam diri dirumah sambil rebahan, sesekali ia turun keruang keluarga hanya untuk menonton tv, makan, mengambil cemilan, lalu kembali lagi ke kamarnya..


Ya itulah kegiatannya hari ini karena memang ia tidak pergi ke kantor. Dia kelelahan setelah acara pernikahannya semalam, dan ingin bermalas-malasan dirumah.


"Nak, sudah sore begini kok suamimu belum pulang? " tanya mama.


"Iya ma tadi dia bilang ada perjalanan keluar kota mendadak gitu" jawab So Yun.


"Dih kasian bener pengantin baru dah ditinggal keluar kota aja.. Nganggur donk.." ledek kakak.


"Biarin aja, David itu orang yang gila kerja bukan seperti kakak yang malas.. huh" sahut So yun


"Ye mentang dah jadi suami jadi dibelain terus ni yee" kata kakak makin jadi.


..........................................................................................


Saat malam tiba, David belum juga pulang So Yun dan keluarga tengah makan malam bersama. Tetapi So Yun agak sedikit kurang berselera makan. Dia tak menghabiskan makanannya dan merasa ada yang kurang. Setelah selesai makan malam ia pun kembali kekamarnya..


Duh dia kemana sih kok belum pulang juga.. gumam So Yun


Eh kok aku jadi mikirin dia sih.. ah udah ah mending tidur aja lah.. Pikir So Yun.


Setelah beberapa kali ia mencoba tidur namun selalu terbangun akhirnya kini So Yun terlelap dengan sendirinya.


Malam semakin larut David pun belum juga pulang, tapi saat jam menunjukkan pukul 2 dini hari David pulang.


Namun kali ini ia disambut oleh pelayan, karena saat itu So Yun sudah terlelap dalam tidurnya.


"Tuan mau saya buatkan kopi?" tanya sang pelayan.


"Tidak usah saya akan langsung mandi saja" jawab David.


Dia pun menuju ke kamar So Yun dan didapati istrinya iti sudah tidur, ia tersenyum dan melihat istrinya yang tampak imut saat tidur.

__ADS_1


Setelah selesai mandi David merasa agak sedikit dingin, entah karena cuaca atau karena yang lain.


Ia pun merangkul tubuh So Yun sangat erat, entah kenapa malah merasa semakin dingin.


Tanpa disadari kini David menciumi istrinya yang sedang tidur itu. Tapi dalam mimpi So Yun, ia sedang asyik bemesraan dengan David.


*Wah cocok lah kalian berdua itu..huh


Hasrat David semakin menjadi dikala So Yun merubah posisi tidurnya yang kini sudah terlentang. Nampaklah lekukan indah dan belahan dada dari tubuhnya itu. Membuat David tidak bisa mengontrol dirinya lagi.


David menjadi nakal menggerayangi So Yun, dan hampir membuka seluruh balutan pakaian ditubuh istrinya itu. Saat ia berada dititik sensitif, So Yun tiba-tiba berdesah dan membuka mata. Ia terkeju ada kepala yang tampak asik di sela kakinya itu..


"Aah siapa kamu?" tanya So Yun kaget.


David menghentikan aksinya dan berkata pelan..


"Sayang, ini aku biarkan aku melakukannya malam ini.." kata David.


So Yun tak bisa lagi berkata apa-apa, ia hanya terdiam dan sesekali mendesah karena ulah David.


Ia sungguh tak menyangka, yang seharusnya malam ini tidur sendirian tetapi kini sudah ada suaminya yang tengah asik mencumbunya.


So Yu tak dapat menolak karena ia pikir ini adalah salahsatu kewajibannya sebagai seoŕang istri.


"Sayang, kita mulai ya.." bisik David ditelinga So Yun yang membuat nya merinding.


So Yun mengangguk tanda setuju akan perkataan suaminya itu.


"Aaah.." teriak So Yun kecil.


"Ada apa? Apa aku menyakitimu? " tanya David menghentikan gerakannya.


"Tidak apa-apa, lanjutkan saja.." jawab So Yun


.


.


*Ya dia malah doyan..(author)


*Iya lah, asik kok..hahahaa

__ADS_1


__ADS_2