So Yun

So Yun
Ciuman Selamat Pagi


__ADS_3

So Yun pun bangun dari tempat tidur dan berniat ingin mandi. Tapi dirinya dibuat kaget karena tubuhnya tidak mengenakan pakaian.


" Aaaa... Dasar mesum! apa yang telah kamu lakukan padaku semalam? Kemana pakaianku?" tanya So Yun sambil menarik kembali selimutnya.


" Aku tidak melakukan apa-apa justru kamulah yang memaksaku semalam. apa kamu lupa kalau kamu semalam mabuk setelah minum?" kata David mengingatkan kejadian semalam.


" Aku..." So Yun terdiam sejenak. " Itu tidak mungkin aku yang memaksamu. Pasti kamu bohong kan? "


" Aku tidak bohong, bahkan aku punya bukti bahwa kau menodaiku semalam." kata David membohongi So Yun.


" Bukti? Bukti apa? Sebaiknya kamu jangan macam-macam " tanya So Yun


" Aku tidak akan menunjukkannya padamu. Tapi yang jelas kamu harus bertanggung jawab atas perbuatanmu semalam! Dan.. Segeralah mandi sekarang !!" kata David sambil melempar handuk kearah So yun.


Dengan cepat So Yun mengambil handuk tersebut lalu pergi ke kamar mandi. David tersenyum kecil melihat ekspresi wajah gadis itu.


" Pakailah baju itu titik Aku akan mandi lalu kita pergi sarapan" kata David memberikan paper bag berisi baju kepada So Yun yang baru keluar dari kamar mandi dan ia pun mandi.


Setelah mandi David melihat So Yun sedang mengeringkan rambut di depan cermin.


" Kau mau pergi kemana? " tanya David sambil menarik tangan So Yun yang bergegas pergi.


" Lepaskan tanganku. Aku mau keluar, aku juga sudah siap untuk pergi" kata So Yun sambil berusaha melepaskan tangannya.


" Cepat bantu aku keringkan rambutku Baru Setelah itu kita akan pergi sarapan" dari kata David memberikan alat pengering rambut kepada So Yun.


Tanpa banyak bertanya So Yun langsung menuruti kata-kata dari David tersebut.


" Jadi lah gadis yang baik, maka aku tidak akan memaksamu." kata David tersenyum memandangi wajah So Yun dari cermin.


Jika bukan karena kamu punya video itu Aku tidak akan mau menuruti ucapanmu ini. gumam So Yun dalam hati dengan muka cemberut.


Setelah rambut nya kering David berdiri dan membalikkan badan menghadap So Yun.


Emmuach😘


David mencium kening So Yun lembut.


" Selamat pagi " kata David setelah mencium keningnya.


So Yun terdiam seperti patung wajahnya merah merona setelah dicium oleh David dan hatinya terasa begitu aneh.


Orang ini... Kenapa dia bersikap seperti ini..


Ah tidak aku tidak boleh hanyut lagi dalam perasaanku. Gumamnya

__ADS_1


" Apa kamu akan berdiri disitu terus? " kata David sambil mengenakan jam tangan.


" Ah tidak.. Ayo kita pergi.." jawab So Yun yang tersadar dari lamunannya.


Didalam mobil suasananya hening, diantara mereka tidak ada yang berbicara. So Yun hanya memandangi keluar jendela mobil sementara David sedang sibuk dengan laptopnya.


Melihat So Yun yang terus memandang keluar jendela mobil itu pun segera menutup laptopnya dan dan menarik Seohyun agar duduk lebih dekat dengannya.


" Apa yang sedang kamu pikirkan? " tanya David sambil menarik So Yun kedalam pelukannya.


" Tidak ada. Aku hanya melihat pemandangan saja " jawab So Yun yang tidak memberontak.


" Asal kamu tahu, semalam memang kita hampir melakukannya, tapi aku masih bisa menahan diriku. " kata David.


" Hampir? Berarti tidak terjadi apapun semalam?" Tanya So Yun melepas dari pelukan David.


" Kenapa bertanya seperti itu? Apa kamu berharap benar-benar terjadi? " kata David menggoda.


" Tidak Tidak tidak.." Jawab So Yun yang langsung menjauh dari David.


*Huh syukurlah tidak terjadi apapun semalam. Kalau sampai aku melakukan itu lagi dengannya. Entah apa yang harus aku lakukan.


Tapi semalam aku seperti merasakan sesuatu di tubuhku.. Ah tidak tidak.. Aku tidak boleh berpikir seperti itu lagi*.." Gumam So Yun segera menyadarkan dirinya..


So Yun memegang tangan David keluar dari mobil dan masuk ke restaurant. Mereka berdua pun memesan makanan dan segera memakannya.


" Setelah ini aku akan mengantarmu pulang " Kata David


" Tidak perlu, setelah ini aku akan ke kantor saja"


" Oke aku akan mengantarmu ke kantor.."


" Tidak Usah aku naik taksi saja.." jawab So Yun menolak ajakan David


" Kamu jangan menolak. Aku sudah berjanji dengan ayahmu akan mengantarmu dengan selamat jadi mau tidak mau kamu harus ku antar "


Mendengar bahwa papanya yang menyuruh David, So Yun hanya bisa patuh dan tidak banyak bicara lagi. Setelah selesai makan mereka langsung pergi menuju kantor.


" Kenapa kau ikut turun? " tanya So Yun yang melihat David keluar dari mobil.


" Aku sudah bilang, aku akan mengantarmu. Dan memastikan keselamatanmu. Ini juga ku lakukan demi paman Jian jadi jangan GR dulu " jawab David sambil mencolek hidung So Yun.


" Paman? Sejak kapan kamu memanggil papa ku dengan sebutan paman?" tanya So Yun


" Entah lah, yang pasti aku sudah terbiasa memanggilnya seperti itu. Ayo cepatlah!" kata David berjalan masuk mendului So Yun

__ADS_1


Karyawan lain yang melihat mereka turun dari mobil yang sama pun mulai bergosip.


" Eh lihat, itu anak direktur kita."


" Iya ya. Wah dia turun dari mobil presdir tampan itu"


" Apa mereka punya hubungan?"


" Mungkin saja, tapi kalau mereka benar mempunyai hubungan itu akan bagus untuk perusahaan kita."


" Iya betul sekali." bisik para Karyawan.


So Yun yang mendengar mereka bergosip langsung menoleh ke arah mereka untuk menyuruh para karyawan itu diam.


" Kenapa lambat sekali jalanmu? Ayo cepat " kata David menoleh ke arah So Yun dibelakangnya.


" Kau duluan saja, aku tidak mau jalan bareng kamu " jawab So yun membuang muka.


Dengan sigap David menarik So Yun sehingga So Yun jatuh ke pelukannya,


" Apa yang kau lakukan, lepaskan aku! Banyak karyawan lain yang melihat" teriak So Yun berusaha melepaskan diri.


" Diam lah atau kau akan ku cium dihadapan mereka " ancam David.


" Wah romantis sekali mereka" kata salah seorang karyawan.


So Yun hanya bisa diam, ia tidak mau jika David berbuat hal konyol di depan orang banyak. Dan mereka berdua pun menuju ke ruang kerja Papa So Yun.


" Selamat pagi paman.." kata David masuk ke ruangan.


" Pagi.. Nak David, mari silahkan masuk.." jawab Papa So Yun


"Saya kemari mengantar So Yun mu, dan sudah ku pastikan dia selamat sampai kesini paman " kata David lagi.


" Terima kasih nak David telah menjaga putriku. jika tidak ada kamu entah bagaimana nasib nya "


" Paman tidak perlu terlalu sungkan. Aku hanya membantu gadis ceroboh ini saja" kata David melirik ke arah So Yun.


" Siapa yang kau sebut ceroboh, kamu itu yang selalu cari kesempatan untuk mendekatiku." jawab So Yun dengan muka cemberut.


" Hahaha.. Sudah sudah. Yunyun seharus nya kamu berterima kasih pada nak David, jika dia tidak segera membawamu mungkin kamu telah di lecehkan oleh pria itu " kata Papa So Yun


" Terima kasih. Pa aku ke ruang kerja ku dulu. Aku merasa sesak disini.. Huh.." So Yun pamit.


Sementara David masih mengobrol dengan papa So Yun di ruang kerja nya.

__ADS_1


__ADS_2