
" Yunyun cepat kesini bantu mama sebentar.." teriak mama dari ruang tamu.
" Iya ma, sebentar aku datang " Jawab So Yun yang sedang berganti pakaian selesai mandi.
So Yun langsung turun menghampiri mamanya untuk membantu.
" Ada apa ma? " tanya So Yun mendekat.
" Cepat kesini bantu mama membungkus parcel ini..!" jawab mamanya yang sedang sibuk.
" Banyak sekali ma, untuk apa ini semua? " tanya So Yun lagi sembari membantu membungkus parcel.
" Kamu ini gimana, kakak kamu akan menikah masa gak tau " jawab mamanya.
" Ya Ampun.. Aku sampai lupa ma.. Ya sudah kalau begitu parcel-parcel ini biar aku yang bungkus. Mama lanjut pekerjaan lain saja ya " kata So Yun bersemangat.
" Ya sudah kamu urus ini. Mama akan mengurus persiapan lain " jawab mamanya yang berlalu pergi.
Hari itu kantor libur, karena besok akan diadakan acara pernikahan Kakak So Yun yang pertama. Karena kesibukannya, So Yun sendiri hampir lupa bahwa besok adalah hari bahagia kakaknya. Ia pun berusaha membuat bingkisan Parcel yang sangat cantik yang nantinya akan diberikan kepada keluarga besan.
" Adik kecilku, kau sedang apa ? " tanya So Joon kakak Nya yang tiba-tiba muncul.
" Hei mempelai pria ngapain disini, seharusnya dikamar untuk bersiap-siap. Oh iya, berhenti memanggilku adik kecil, Aku sudah dewasa tahu.." jawab So Yun dengan nada ketus.
" Memangnya kenapa kalau aku disini, aku hanya ingin melihat apakah adik kecilku ini bisa membantu untuk pernikahanku.." kata Joon mengejek.
" Tentu saja aku orang yang paling bisa di andalkan. Lihat tuh. Cantik kan?" kata So Yun memamerkan hasil bingkisannya.
" Ah itu terlihat biasa saja, cepat bikin yang bagus. Itu masih kurang " kata Joon mengolok
" Enak saja, ini sudah sangat bagus tauu.. Kakak sendiri belum tentu bisa membuatnya seperti ini " jawab So yun dengan nada ketus.
" Ini sangat mudah. Sini." kata Joon merebut satu parcel.
Ssreeekk...
" Yah..." kata Joon dengan muka terkejut dan merasa tak bersalah.
" iih kakak, kenapa kamu sobek plastiknya. Aku kan udah cape ngebentuknya.. Mamaaaa..."
" Maaf maaf, aku tidak sengaja tadi. Haha.." kata Joon yang terpingkal-pingkal melihat wajah So Yun.
" Mamaaa.. Lihat lah.. Kakak terus mengganggu ku sejak tadi.. Parcelku sobek.." teriak So Yun mengadu ke mamanya..
__ADS_1
" Hei hei kalian berdua ini.. Ada apa? Tidak bisa ya satu hari saja tidak ribut." tanya Mamanya yang muncul dari belakang.
" Lihat nih Ma, Kak Joon merobek plastik nya. Aku kan udah cape buat nya.." kata So Yun mengadu dengan muka cemberut.
" Joon.." kata mamanya melotot ke arah kakak nya yang sedang asik tertawa.
" Aku sudah minta maaf tadi ma.. Aku tidak sengaja.. Hahaha" Kata Joon sambil tertawa.
" Kalian itu harus akur, karena sebentar lagi kalian akan terpisah. Jadi tolong akurlah untuk satu hari saja ya.. Mama pusing liat kalian berantem terus.." kata mamanya.
" Kakak duluan tuh ma, sengaja menjahiliku.." kata So Yun yang masih merajuk.
"Joon, cepat minta maaf ke Yunyun ! " kata mamanya melirik ke arah kakaknya yang masih tertawa..
" Aku sudah minta maaf tadi ma, hahaha... Aku minta maaf ya Bocil.." Kata kakaknya sambil mengacak-acak rambut adik kecilnya itu dan berlari ke kamarnya.
" KAKAAAAK !!!! teriak So Yun marah
" He Sudah-sudah.. Kakakmu besok akan menikah, nanti dia akan tinggal di rumahnya sendiri. Mungkin ini ulahnya yang terakhir sebelum dia pindah " kata mamanya sambil menahan tawa.
" Mama belain aja terus tuh kakak satu itu. Dia yang jahil duluan kok."
" Hmm ya sudah lanjutin lagi ya bungkus parcelnya. Jangan cemberut lagi.." kata mama sambil mengangkat dagu So Yun
Semua persiapan sudah dikerjakan, dari mulai parcel, hidangan, dan semua yang di perlukan untuk menjamu para tamu yang akan hadir besok. So Yun yang paling sibuk mendekor semua ruangan agar terlihat cantik dan indah..
♡ Hari Pernikahan ♡
" Bi, Apa semua persiapan sudah beres ? " tanya mama kepada salah satu asisten rumah tangga.
" Sudah Nyonya, tinggal beberapa lagi yang belum." Jawab Bi Wati.
" Ya sudah, segera selesaikan sebentar lagi para tamu akan datang." perintah mama
" Baik Nyonya." Jawab Bi Wati yang langsung bergegas menyelesaikan pekerjaan.
" Mama kok masih belum siap. Mama tuh harus nya dandan sebagai orang tua mempelai. Kenapa masih sibuk disini.. Ayo.." kata So Yun yang melihat mamanya belum berdandan..
" Tunggu sebentar, masih ada yang belum beres." jawab mama nya menahan tarikan So Yun
" Udah ma, kan ada Bi Wati. nanti kalau tamu dateng liat mama belum siap, siapa yang akan menyambut mereka. Ayok ma.." ajak So Yun
" Iya iya.. pelan-pelan jalannya nanti mama Jatuh."
__ADS_1
So Yun mengajak mamanya besiap dan mendandani mamanya, tak lupa ia juga sudah siap untuk menjadi pengiring pengantin nanti.
" Yun, cepat kamu temani kakak iparmu. Nanti kamu yang mengiringi dia." kata papa nya menyuruh So yun
" Siap pa " jawab So Yun.
Acara pernikahan di mulai. Semua tamu undangan sudah berdatangan, hidangan juga sudah siap tersaji di meja.
Dan tamu yang paling membuat So yun jadi salah Tingkah pun juga hadir, Yaitu David.
Dia juga datang.. Tampan sekali dia hari ini.. Eh tidak tidak tidak.. So Yun Fokus ! gumam So yun dalam hati.
" Nona, ada apa? Apa kamu merasa pusing?" Tanya David tiba-tiba muncul didepannya.
" Eh sejak kapan kamu disini? Bukannya tadi.." kata So Yun terkejut melihat kehadiran David di hadapannya.
" Kenapa, kaget? Aku sejak tadi disini memperhatikanmu? " kata David sambil memegang segelas jus
" Oh kalau begitu nikmatilah pestanya. Aku pergi dulu.." kata So Yun terburu-buru meninggalkan David.
" Eitz.. Mau kemana? Kamu tidak boleh pergi ! " kata David menahan tangan So Yun.
" Itu aku masih harus menyelesaikan acaranya. Lepasin " kata So yun berusaha melepas tangannya.
" Berdansa denganku satu kali maka akan aku lepaskan kamu hari ini.." bisik David
" Tapi.. Ada banyak orang disini. Nanti kamu akan jadi pusat perhatian orang.." jawab So Yun dengan nada pelan dan wajah yang merona.
" Tenang saja. Aku akan mengenakan topeng." kata David mengeluarkan sebuah topeng khusus pesta.
So Yun mengangguk tanda setuju. Dan mereka berdua pun menuju ke tengah-tengah para tamu untuk berdansa, semua mata tertuju pada mereka. Bahkan kamera siap menyorot mereka.
" Wah lihat, itu adik mempelai pria. Dengan siapa dia?" kata salah seorang tamu
" iya ya, mungkin pacarnya.."
" tapi kenapa pria itu memakai topeng? "
" Mungkin mereka masih akan merahasiakan hubungan mereka ya.."
" Lihatlah, tarian mereka sangat indah. Romantis sekali.."
" Oh tuhan, aku mau punya laki-laki romantis seperti dia.." kata para ibu-ibu yang terpukau melihat David dan So Yun yang sedang berdansa.
__ADS_1