Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku

Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku
Malam Pertama


__ADS_3

Setelah acara selesai Novia dan Andra langsung menuju villa untuk menikmati waktu berdua. Sesampainya di villa Novia langsung berganti pakaian dan membersihkan dirinya. Setelah selesai mandi, dengan handuk yang masih di kepala Novia keluar menggunakan handuk kimono nya.


Novia tersentak dan menjerit ketika melihat Andra yang telanjang dada di hadapan nya. Melihat hal tersebut Andra menggelakkan tawanya.



"Sayang ada apa?" tanya nya sembari terkekeh melihat tingkah sang istri.


"Aku malu mas," ucap Novia sembari menutupi wajahnya yang dikesampingkan agar tak melihat tubuh Andra.


Melihat itu Andra menggelakkan tawanya dan menghampiri istri yang baru ia nikahi beberapa jam itu. Andra menyingkirkan tangan yang menutupi wajah Novia. Lalu memeluknya dengan lembut, kini kepala Novia berada di bidang dada Andra.


"Kamu itu istri aku sayang, dan aku suami kamu ngapain harus malu." Mengelus lembut punggung mungil Novia dan sesekali mengecup puncak kepala istrinya.


Jantung Novia berdegub kencang, begitu pula dengan suaminya yang bisa ia dengar karena kupingnya tepat menepel pada bidang dada kekarnya. Sepersekian detik Andra melepaskan pelukan nya dan mulai menuju ruang ganti tempat menaruh pakaian nya, yang disusul Novia di belakangnya membuntuti suaminya.


...Walk In Closet (ANDRA)...



...Walk In Closet (Novia)...



"Ada apa sayang? ruang gantimu ada disebelah sana," ucap Andra sembari menunjuk ruangan di sebrangnya. "Apa kamu mau ikut aku ganti pakaian? atau kamu mau membantu aku pakai baju iya?" ledek Andra dengan nakal.


Mendengar itu Novia langsung menggeleng dengan cepat. "Enggak aku juga mau ganti tau, tapi tadi gak tau ruang gantinya dimana," mengerucutkan bibir mungilnya. "Emang mas udah mandi kok rambutnya basah?" tanya nya dengan heran karena melihat suaminya yang terlihat sudah mandi.


"Udah, aku tadi mandi di kamar mandi sebelah. Soalnya aku fikir kalo nunggu kamu akan lama, soalnya aku udah gerah banget."


"Oh yasudah kalo gitu cepet ganti, nanti gantian," ucap Novia dengan posisi membelakangi suaminya yang sedang berganti pakaian.

__ADS_1


"Kenapa harus gantian, kamu ganti sekarang juga gak apa apa kan kita udah sah suami istri sayang," rengek Andra.


"Gak ah malu, udah buruan keluar. udah kelar kan?" tanyanya dengan gugup.


"Yaudah aku tunggu di bawah ya kita makan malam bersama, tadi aku udah suruh bibik masak," titah Andra kepada sang istri, dan Novia pun hanya mengangguk patuh kepada suaminya.


Selesai berganti pakaian, Novia turun kebawah untuk makan malam bersama suaminya. Setelah makan malam mereka langsung masuk ke kamar untuk beristirahat.


Sesampainya di kamar mereka tidak langsung tidur, saat itu Novia tengah asik menonton film drakor kesukaan nya. Sedangkan Andra tengah duduk di sampingnya ikut menonton bersama sang istri. Saat itu rambut Novia di kuncir satu dan di gulung agar tidak risih dan gerah. Andra sedang dalam posisi nyaman nya memeluk tubuh mungil istriny dari samping.


Hingga ketika ada adegan dalam film itu yang 2 aktornya berci*man. Wajah Novia langsung memerah, jantungnya berdegub kencang tidak seperti biasa nya ia menonton sendiri dirumah. Dengan ragu Novia menoleh ke arah suaminya yang ternyata sedari tadi memperhatikan dirinya.


"Ma.......mas...." Belum sempat menyelesaikan kalimatnya tangan Andra langsung melingkar di pinggang Novia.


Andra perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Novia. Kini nafas mereka pun beradu, Andra menc*um dan ******* bibir mungil Novia dengan lembut. Seketika mata Novia terpejam merasakan hal aneh dalam dirinya yang tak pernah ia rasakan selama ini.


Cukup lama, lalu Andra melepas ci*man itu untuk mengambil oksigen yang sudah menipis. Andra pun tersenyum manis menatap wajah sang istri, lalu merapikan anak rambut Novia.


"Mas aku....." ucapan Novia pun terpotong kembali tatkala Andra langsung mengerti apa yang akan Novia sampaikan.


"Iya mas." Memeluk erat tubuh suaminya.


"Mas bobo yuk aku ngantuk," pinta Novia dengan manja.


"Yaudah yuk aku juga capek banget," menuntun sang istri ke ranjang.


Novia pun tertidur dipelukan sang suami. Ia merasakan kenyamanan yang selama ini tak pernah ia rasakan. Dekapan hangat Andra mampu membuat Novia tertidur dengan pulas.


Jam mununjukkan puku 5 pagi, Novia menggeliat dari tidurnya hendak bangun dan melaksanakan sholat subuh.


"Astaga kok aku tidur sama mas Andra," batinnya tersentak kaget, sembari memulihkan ingatanya yang belum sepenuhnya terkumpul.

__ADS_1


"Oh astaga bodohnya kamu Novia, kamu kan udah nikah," gumam nya lirih seraya menepuk jidatnya.


Novia beranjak dari ranjang tidurnya, akan tetapi tiba tiba tangan nya di tarik oleh suaminya.


"Sayang mau kemana?" tanya sang suami dengan manja.


"Aku mau sholat sayang, kamu mau ikut sholat?" tanya nya dengan lembut sembari mengelus kening sang suami.


"Iya aku mau ikut, udah lama banget aku gak sholat," ucapnya sambil tertawa garing.


Novia menautkan kedua alisnya mendengar penuturan sang suami.


"Jadi selama ini kamu gak pernah sholat?" tanya nya heran.


"Enggak sayang, hehe." menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Yaudah ayuk bangun mandi dulu terus sholat biar seger mata nya gak ngantuk," ucapnya lembut.


Mereka pun beranjak untuk bersiap melaksanakan sholat subuh berjamaah.


Setelah selesai sholat subuh, Andra mengajak Novia untuk tidur kembali karena hari itu sedang turun hujan lebat di daerah puncak, membuat suasana menjadi sendu dan menjadi malas untuk beraktivitas.


"Sayang, boleh gak kalo sekarang?" tanya Andra dengan penuh harap.


Jantung Novia berdegub kencang, ia bingung harus menjawab apa. Sejujurnya ia masih takut karena ini pertama kalinya untuk Novia melakukan itu. Tapi disisi lain Andra adalah suaminya, yang pasti membutuhkan hal itu dari dirinya.


"Sudahlah cepat atau lambat pun ini pasti akan terjadi bukan," ujar Novia dalam hatinya.


Andra mendekatkan tubuh kekarnya dengan sang istri. Kemudian Andra memeluk Novia dari samping, melingkarkan kedua tangan nya di pinggul ramping Novia. Lalu Andra meletakkan dagu nya dipundak Novia, membuat nafasnya berhembus di leher jenjang Novia yang putih mulus. Hal itu membuat bergidik menahan geli yang teramat sangat.


"Sayang bolehkan?" tanya Andra lagi meyakinkan.

__ADS_1


"Iya mas, lakukanlah." Mengelus pipi mulus Andra dengan lembut.


Mendengar jawaban itu Andra seketika langsung bersemangat dan menc*umi leher jenjang istrinya, membuat Novia menggeliat menahan geli namun membuat tubuhnya merinding. Andra perlahan melucuti baju nya dan baju Novia. Pagi itu Novia hanya memakai baju lingrie yang dibelikan Andra, sebenarnya Novia tak mau memakainya namun Andra terus merengek seperti anak kecil yang minta dibelikan permen. Sampai akhirnya Novia pun menuruti kemauan suaminya. Hal itu juga yang membuat Andra semakin ingin melakukan kewajiban nya memberikan nafkah batin kepada istrinya karena tak tahan lagi melihat tubuh seksi Novia saat menggunakan baju lingrie tersebut.


__ADS_2