Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku

Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku
Malam Terakhir


__ADS_3

Novia terbangun merasakan orang yang ada dalam dekapan nya menghilang. Tangan nya terus meraba raba ranjangnya terus mencari keberadaan sang suami yang menghilang. Akhirnya ia membuka matanya dan mencari sosok yang tadi tidur disampingnya.


"Kemana mas Andra kok gak ada," gumam nya sembari menyadarkan ingatan yang belum kembali sepenuhnya.


Novia pun bangkit dari ranjang, menuju wastafel untuk mencuci wajahnya yang kusut. Setelah mencuci muka nya ia masih belum tersadar ada bunyi gemercik air di arah kamar mandi yang terletak di samping dirinya yang hanya berbatas pintu kaca. Tak lama Novia pun tersadar akan suara air itu dan langsung menoleh kebelakangnya. Novia terkejut bukan main melihat suaminya yang tanpa sehelai benang sedang mandi. Air shower membasahi tubuh Andra yang gagah nan putih mulus, Andra terlihat sangat sexy. Novia langsung berteriak dan membalikkan tubuhnya.


"Aaaaaaaa............maaf mas aku gak tau kalo kamu lagi mandi," ucap Novia gugu dan reflek membalikkan tubuhnya membelakangi Andra.


Andra tergelak melihat tingkah sang istri. "Ngapain kamu membelakangi aku, kita ini suami istri gak apa apa toh kamu juga gak sekali dua kali kan melihat aku seperti ini," ledek sang suami.


Tanpa Permisi Andra menggendong tubuh istrinya membopongnya menuju bathtub yang berada di agak luar dari tempat mandi. Bathtub itu langsung menghadap ke laut, namun tetap aman karena itu resort pribadi khusus untuk berbulan madu.


"Aduh mas kan jadi basah baju nya," keluh sang istri saat di ceburkan ke bathtub.


"Sini aku bantu lepasin baju nya." tanpa basa basi Andra langsung memulai aksinya.


Setelah selesai melepas semuanya, Andra memposisikan Novia duduk di depan nya. Aset nya kini bersentuhan langsung dengan bagian belakang Novia, Andra memeluk istrinya itu dari belakang sambil sesekali mencium tengkuk leher dan bahu mulus istrinya.


Lalu tangan Andra dengan nakal memainkan kedua aset Novia yang cukup besar, Andra merem*s dan tak cukup sampai disitu ia juga memainkan aset bawah Novia. Memainkan benda kecil yang ada di bawah yang membuat Novia merancau tak karuan.

__ADS_1


"Emmmmm..............sayang," rancau Novia.


Lalu tak lama Andra membalikkan tubuh istrinya menaruhnya dalam pangkuan dan kini mereka berhadapan, kini aset Andra dan Novia saling bertemu. Andra ******* bibir mungil sang istri. Sudah tak tahan dengan pemanasannya Andra langsung bermain ke intinya. Andra mulai memasukkannya perlahan membuat istrinya mulai merancau, sepersekian detik Andra membiarkan aset nya tertanam dan mendiamkan nya. Lalu ia memeluk erat tubuh sang istri.


"Sayang, kali ini kamu yang harus memimpin karena kamu diatasku," bisik Andra di telinga Novia membuat Novia bergidik.


"Baiklah aku akan belajar ya," ucap nya sambil menahan wajah nya yang memerah menahan malu.


Novia pun mulai memompa dengan ritme yang sedang sampai ia mencoba dengan ritme yang cepat. Memutar gerakan nya dengan lihai, entah mendapat insting dari mana hal itu tiba tiba muncul karena ia ingin memberikan kenikmatan yang lebih untuk suaminya. Andra menrancau tak karuan, tangan nya yang awalnya ada di pinggang Novia kini beralih ke kedua aset Novia yang cukup besar. Aset Andra terasa di pijat dengan hebat, membuat merinding sekujur tubuh merasakannya. Satu jam kemudian mereka mencapai puncak nya. Novia ambruk di pelukan suaminya, Andra pun terkulai lemas menyandarkan kepalanya di pinggir bathtub sembari memeluk tubuh istrinya yang lemas. Andra mengecup puncak kepala istrinya dan mengelus lembut punggung sang istri yang terkulai lemas di bidang dada kekarnya.


"Makasih ya sayang, kamu tadi luar biasa," ucap Andra sembari mengecup puncak kepala istrinya.


Hari masih siang, matahari terik menyinari lautan yang membentang. Novia tengah asik menonton tv, sedangkan Andra tengah bermain ponselnya untuk memantau terus kondisi perusahaan. Novia yang jenuh melihat suaminya yang sibuk bermain ponsel pun beranjak dari tempat duduk nya lalu menuju pintu keluar resort yang mereka sewa.


"Kamu mau kemana sayang?" tanya Andra sembari menghampiri sang istri yang bersiap untuk pergi.


"Aku mau jalan jalan, jenuh ngeliat kamu bermain ponsel terus dari tadi," ucap Novia dingin.


Setelah selesai mengenakan hijabnya Novia beranjak mengambil alas kaki lalu membuka pintu keluar. Namun aksinya tercekat tatkala sang suami langsung memegang tangan nya, menahan agar istrinya tidak pergi keluar sendirian.

__ADS_1


"Kamu gak boleh keluar sendirian," ucapnya cemas.


"Ya terus aku harus ngapain mas? ngeliatin kamu main hp terus? aku bosen pengen keluar," rengek Novia saat dirinya tak diberi izin untuk jalan jalan keluar.


Mendengar itu Andra langsung menarik Novia dalam pelukan nya. "Iya maaf maaf sayang, aku nyuekin kamu ya dari tadi." Mencium puncak kepala istrinya. "Yaudah yaudah aku temenin yuk jalan jalan keluar." Mengusap lembut punggung sang istri.


Novia hanya mengangguk dan tersenyum bahagia tatkala sang suami mengikuti keinginannya. Mereka pun berjalan jalan menyusuri jembatan kayu panjang yang menghubungkan deretan resort ke tepi pantai. Tak lupa pula Andra mengajak Novia bermain di tepi pantai dan mengajaknya snorkeling menikmati pemandangan di dalam laut yang begitu indah, hingga tak terasa waktu sore pun tiba. Mereka menyudahi aktivitas bermain air dan lekas menuju resort menggunakan buggy car, karena Andra tau Novia pasti lelah.


Setelah sampai di resots Andra dan Novia langsung membersihkan dirinya, melakukan ritual sore hari mereka. Lalu setelah itu malam ini Andra meminta Novia berdandan cantik mengenakan hijab nya karena Andra bilang ia akan membawa sang istri pergi jalan jalan menikmati suasana malam di pulau itu karena malam ini adalah malam terakhir mereka berbulan madu besok mereka harus kembali ke indonesia.


Novia sudah siap dengan make up naturalnya dan baju yang sudah disiapkan oleh suaminya. Novia tampak cantik dan anggun membuat sang suami sampai tak hentinya berdecak kagum melihat kecantikan istrinya.


Lalu Andra mengajak Novia ke tepi pantai menggunakan buggy car karena lokasinya dari tepi pantai lumayan agak jauh. Setelah sampai Novia hanya bisa mematung melihat lilin lilin yang berjejer di tepian pantai dan ada dua kursi dan meja, ini nampak seperti acara dinner romantis. Andra memang sengaja menyiapkan ini semua untuk istrinya, sebagai permintaan maaf nya karena gagal untuk melanjutkan bulan madunya sampai waktu yang ia janjikan pada istrinya.


"Mas kamu nyiapin ini buat aku?" Novia menutup mulutnya menggunakan kedua tangan nya, matanya berkaca kaca menahan bulir air mata yang akan jatuh.


Memeluk tubuh istrinya dari belakang. " Iya sayang, maaf ya besok kita harus pulang kita pending dulu bulan madunya ya nanti kalau masalah kantor udah selesai kita kesini lagi," ucap Andra seraya mengecup puncak kepala istrinya.


"Iya mas gak apa apa, aku ngerti kok." Menyambut tangan hangat sang istri menuju meja makan yang telah Andra sediakan. "Silahkan tuan putriku," ucap Andra dengan lembut seraya menarik kursi untuk di duduki istrinya.

__ADS_1


Merekapun makan malam dengan penuh canda tawa dan senda gurau. Novia sangat beruntung dan bahagia memiliki suami seperti Andra di hidupnya, begitu pula Andra yang sangat bersyukur bisa memiliki istri yang sabar seperti Novia.


__ADS_2