Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku

Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku
Honeymoon #2


__ADS_3

Ke esokan paginya Andra dan Novia segera pergi berbulan madu ke pulau yang sangat di dambakan oleh Novia. Setelah sampai disana Novia tampak bahagia dan tak henti henti nya tersenyum kepada suaminya.



"Mas makasih ya, resortnya bagus banget." Memeluk sang suami dengan erat.


"Aku malah berfikir ini terlalu sempit, sepertinya Faris salah memesan resots," ucap Andra seraya melihat sekeliling ruangan.


"Enggak mas ini udah bagus kok, gausah besar besar segini aja cukup." Mencium pipi sang suami.


"Hemmm baiklah, kalo kamu bahagia aku ikut bahagia. Tapi lain kali aku akan mengajak kamu kesini lagi dengan memesan resort yang lebih bagus dari ini." Menoel hidung mancung istrinya.


Saat mereka sampai hari memang sudah sore dan sebentar lagi akan senja. Jadi, Novia dan Andra memutuskan untuk langsung mandi dan merebahkan tubuh nya di kasur. Novia tidur dalam pelukan hangat suaminya, sampai beberapa saat ia terbangun. Novia melihat langit sudah gelap dan pintu masih terbuka, pemandangan laut yang begitu indah di malam hari. Novia duduk di kursi santai di tepi kolam renang yang langsung menghadap ke laut yang begitu bersih nan indah.



Tak lama Andra yang menyadari istrinya tak lagi dipelukan nya pun langsung terbangun dan bangkit dari tidurnya. Ia mencoba mencari keberadaan Novia, sampai pandangan nya fokus kedepan melihat wanita yang terbaring dikursi santai menghadap ke laut. Andra langsung menghampiri istrinya, lalu duduk di samping istrinya yang tengah terbaring santai.


"Sedang apa kamu sayang?" tanya Andra seraya mengelus pipi mulus Novia.


"Lagi menikmati suasana pantai sayang," jawab Novia seraya menyambut lembut tangan suaminya yang berada di pipinya. "lihat sayang langit nya begitu indah." Novia menunjuk ke langit yang bertabur bintang nan indah.


"Kamu bahagia sayang?" tanya sang suami dengn lembut seraya menatap lekat wajah cantik istrinya.


"Sangat," jawab Novia tanpa ragu.


Andra membungkukkan badan nya wajah dirinya dan Novia beradu hingga bibir mereka pun saling bertemu. Andra menghentikan aktivitas nya karena dirasa oksigen nya mulai menipis, ditatap lekat wajah istrinya.


"Sayang, bolehkah?" bisik Andra di telinga Novia membuat sekujur tubuh Novia merinding.


"Disini?" tanya Novia sambil menyunggingkan alis tebalnya.


"Hmm ya," jawab Andra dengan suara lembutnya.

__ADS_1


"Aku malu, jangan disini nanti kalau ada yang melihat bagaimana?" ucapnya polos.


Andra tersenyum manis. "Siapa yang akan melihat kita sayang, ini resort khusus untuk berbulan madu apakah kamu fikir akan ada nelayan yang lewat." Andra tergelak.


"Tapi aku malu mas ini diluar," ucap Novia dengan wajah polosnya.


"Hmm baiklah kita akan berolahraga didalam." merapikan anak rambut istrinya lalu menggendongnya menuju kasur.


Andra meletakkan tubuh istrinya dengan lembut dan hati hati.


"Sayang tutup pintunya dulu," pinta Novia.


Andra tersenyum melihat tingkah polos sang istri. "tidak ada yang akan melihat kita sayang, suasana pantai nya begitu indah nikmati saja pemandangan nya sembari berolahraga," ucap Andra nakal.


Lalu Andra melakukan aktifitas nya yang tadi ia lakukan di kursi santai. Andra terus ******* bibir mungil Novia, tangannya mulai nakal memainkan aset milik Novia. Novia merancau menikmati permainan suaminya yang gagah. lalu tak menunggu lama Andra langsung memasukkan asetnya menuju aset milik Novia. Novia dibuat gila oleh suaminya malam itu, hingga tak berhenti merancau hebat.


Hingga mereka mencapai puncaknya bersama, Andra merancau merasakan pelepasan yang luar biasa. Novia pun menggenggam erat tangan sang suami dan memegang kuat bantal yang ia gunakan sebagai bantal kepalanya. Andra ambruk disamping istrinya lalu langsung memeluk sang istri dan mengecupi pipi nya dengan manja


"Mas kamu berbeda malam ini," ucap Novia heran.


Jam menunjukkan pukul 11 malam, Andra terbangun dari tidurnya. Ia mencoba melepaskan pelukan istrinya dengan hati hati karena takut sang istri terbangun. Andra pun berenang untuk merileks kan tubuhnya yang baru saja bertempur hebat dengan istrinya. Tak lama asisten Faris menelfon nya, yang membuat ponsel di kursi santai dekat kolam pun berbunyi. Andra pun menyudahi sesaat aktivitas renang nya dan langsung menuju ponselnya yang tengah berbunyi.


"Hallo, ya ris katakan ada apa?" tanya Andra dengan tegas, karena dari awal ia sudah bilang bahwa selama bulan madu Andra tak mau diganggu.


"Maaf tuan muda saya mengganggu waktu bulan madu anda, saya ingin melaporkan tentang kondisi perusahaan saat ini," ucap sang asisten dengan ragu.


"Iya, katakanlah kenapa dengan perusahaan kita?" tanya nya dengan nada yang masih dingin.


"Perusahaan kita kalah tender tuan dengan perusaan (Angkasa Jaya) kita kalah tender miliyaran tuan," jelas Faris.


"Apa?! Kenapa bisa terjadi kecerobohan seperti ini?! siapa yang mewakili perusahaan kemarin dalam rapat dengan klien?!!" tanya Andra bertubi tubi kepada asisten nya dengan nada kesal dan kecewanya.


"Tuan muda kedua, tuan." Dengan ragu Faris mengatakannya.

__ADS_1


"Kenapa bisa dia?!!! saya kan sudah menyuruh kamu yang mewakilinya!!" Andra sangat kecewa.


"Maaf tuan, tuan besar lah yang menyuruh saya untuk mundur dan digantikan oleh tuan muda kedua. Tuan besar bilang untuk membiarkan tuan muda kedua belajar tentang perusahaan," jelas Faris dengan detail.


"Baik, saya mengerti. Maaf sudah memarahimu aku terbawa emosi," ucap Andra seraya mengendalikan amarahnya.


"Tidak apa-apa tuan saya mengerti," ucapnya dengan hormat.


"Aku minta padamu, lain kali jika ada meeting dengan klien seperti kemarin kamu saja yang mewakili perusahaan, kamu lebih berkompeten daripada adik saya. Jika ada perintah dari tuan besar kamu langsung lapor ke saya nanti saya sendiri yang akan menangani tuan besar dan adik saya. Awasi terus perusahaan jangan biarkan tikus kecil itu membuat kacau perusahaan, saya akan pulang lusa," pinta Andra dengan tegas.


"Baik tuan," ucapnya dengan patuh.


Tanpa sadar teriakan Andra telah membuat istrinya terbangun. Novia yang saat itu hanya menggunakan kimono nya, menghampiri sang suami yang duduk tegak di kursi dekat kolam seperti sedang mengontrol emosi nya.


"Mas........mas baik baik aja?" tanya Novia dengan lembut seraya memegang pundak kekar sang suami dari belakang.


Andra yang tadi terlihat sedang emosi, langsung berdiri meraih pinggul ramping istrinya lalu tersenyum seolah tidak terjadi apapun. "Aku tidak apa apa sayang," ucap Andra seraya menoel hidung mancung istrinya. "Maaf ya sudah membuat kamu terbangun." mengecup kening sang istri dengan lembut.


"Aku khawatir dengan kondisi kamu pada saat kamu berteriak tadi, makanya aku langsung terbangun." Mengelus lembut dada kekar suaminya.


"Aku baik baik saja sayang hanya ada sedikit masalah dikantor, tidak perlu khawatir." Mengecup puncak kepala sang istri.


"Kamu berenang? badanmu basah begini dan lihatlah kamu pakai celama yang begitu pendek dan ketat mas," ucap Novia malu melihat suaminya berpakaian seksi.


Andra tersenyum merasa lucu. "Aku gerah makanya tadi aku berenang, mari kita berenang bersama," pinta suaminya.


"Baiklah aku akan memakai baju dulu, gak mungkin kan aku berenang menggunakan kimono tanpa baju seperti ini," ucap nya sembari merenggangkan pelukan Andra.


"Lepas aja kimono nya sayang," goda Andra.


Tanpa menjawab Novia langsung menepis tangan suaminya yang tengah berada di pinggangnya.


"Sayang bajumu sudah aku siapkan di sofa pakai ya sayang, ini perintah dari suamimu kalau ditolak kamu yang berdosa," ledek Andra dengan nakal.

__ADS_1


"Hmmm........hmm baiklah," ucap Novia asal tanpa tau baju apa yang disiapkan oleh suaminya.


__ADS_2