
Di sebuah jalanan ada seorang wanita cantik yang wajahnya tampak kesal, dirinya tak habis fikir mantan kekasihnya yang dulu sangat mencintainya itu tiba tiba sudah menikah dan memiliki istri.
"Ah sialan!!!!! Akan ku buat wanita j*lang itu pergi dari kehidupan Andra!!!!" umpat wanita itu sambil memukul mukul stir mobilnya.
"Liat aja, aku gak akan pernah tinggal diam Andra!!! Kamu cuma akan menjadi milikku!!! Ucap Tasya menyeringai licik.
πΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Di tempat lain Andra dan Novia sampai mansion mereka, Novia tampak diam tak seperti biasanya yang ceria dan senang meledek suaminya. Andra pula diam, ia bingung harus dari mana ia menjelaskan prihal Tasya mantan kekasihnya itu.
Setelah masuk ke kamar mereka, Novia menuju ke ruang gantinya untuk berganti baju dinasnya yang super seksi membuat Andra tersenyum bahagia melihat nya. Andra tak meledek atau komentar apapun tentang istrinya, ia tau saat ini istrinya sedang cemburu melihatnya berpelukan dengan Tasya tadi. Andra langsung mendekati istri nya, menggendongnya dengan manja, lalu membawa istrinya duduk di atas pangkuannya.
"Mandi yuk," kata Andra berbisik di telinga Novia.
Mendengar itu Novia hanya mengangguk dan tersenyum. Tak mau membuang waktu Andra langsung mengunci pintu kamarnya lalu menggendong istrinya membawanya ke bathtub, lalu Andra mengisi bathub itu dengan air dan menambahkan sabun agar airnya berbusa.
Novia duduk di atas Andra dengan posisi saling berhadapan, membuat asetnya bersentuhan dengan aset milik istrinya. Tanpa di aba aba dengan ganas Novia ******* bibir suaminya, lalu pindah ke leher dan telinga suaminya. Membuat tubuh Andra merinding dan bergetar merasakan serangan dari istrinya. Setelah dirasa cukup pemanasan nya, Novia memulai aksinya dengan tubuh mereka yang sudah sama sama polos. Novia memulai kegiatan panas itu, dimana ia yang memimpin siang itu dengan posisinya yang berada di atas.
Tak lama merekapun mencapai puncak nya bersama. Tubuh Novia ambruk diatas suaminya, dengan sigap Andra langsung memeluknya erat. Beberapa menit mereka hanya terdiam dan saling berpelukan dengan fikiran mereka masing masing. Novia bermanja manja di bidang dada Andra, dan Andra hanya tersenyum melihat tingkah istrinya.
"Oh begini kalau istriku cemburu, luar biasa menggemaskan," batin Andra seraya tersenyum.
"Mas kamu sayang gak sama aku?" pertanyaan itu tiba tiba terlontar dari mulut Novia memecah keheningan kala itu.
"Sayang banget," kata Andra semakin mengeratkan pelukan nya.
"Bener mas?" tanya Novia lagi memastikan.
"Iya bener. Istri mas ini lagi cemburu ya?" goda Andra sambil mencubit hidung mancung istrinya.
"Enggak si, cuma aku gak mau rumput tetangga lebih menggoda. Aku gak mau kehilangan orang yang aku sayang lagi mas, aku gak punya siapapun yang sayang sama aku selain kamu. Kamu kan tau mas keluargaku hanya sayang dan perhatian kepada kakakku." Mengeratkan pelukan nya lalu menangis.
__ADS_1
"Hey istri mas yang cantik gak boleh nangis," kata Andra menangkup pipi istrinya. "Dengerin mas, mas gak akan pernah tinggalin kamu. Mas sayang banget sama kamu sayang," sambung Andra memeluk erat tubuh istrinya.
Andra menatap wajah istrinya dengan lekat lalu ******* dengan lembut bibirnya. Tangan nya mulai bergrilya menelusuri tubuh mulus istrinya. Hingga terjadilah olah raga panas itu hingga satu jam lamanya. Tubuh Novia ambruk memeluk Andra, dirinya terkulai lemas melayani suaminya yang perkasa itu. Dengan telaten Andra memandikan dan membersihkan tubuh mereka berdua, tak lupa pula Andra memakaikan baju untuk istrinya. Karena lelah mereka tertidur siang itu, dengan posisi Novia dalam dekapan Andra.
Jam menunjukkan pukul 2 siang, Novia menggeliat dari pelukan suaminya. Ia mencoba membuka matanya dan mencoba menyadarkan seluruh ingatan nya. Novia tersenyum tatkala melihat dirinya sudah memakai baju dengan rapih, pastilah suaminya dengan telaten mengurusnya tadi.
"Makasih ya mas ku yang ganteng," kata Novia sambil mencium kening suaminya.
"Sama sama sayang," jawab Andra dengan mata yang masih tertutup.
"Mas udah bangun?" tanya Novia heran.
"Dari tadi, terus mas sengaja gak bangun supaya puas mandangin istri mas yang cantik ini," goda Andra.
"Ih dasar mas ini," kata Novia dengan pipinya yang memerah.
"Astaga mas, udah jam 2 aku belum sholat dzuhur." Novia terperanjat dari tempat tidurnya ketika melihat jam dinding kamar nya menunjukkan pukul 2 siang.
Mereka pun akhirnya menunaikan kewajiban mereka sebagai manusia. Selesai sholat dzuhur Novia turun kebawah untuk menyiapkan makan siang untuk dirinya dan suaminya.
"Mas! Bikin kaget aja," ucap Novia kaget ketika tiba tiba suaminya memeluknya dari belakang. "Mas mau kopi?" tawarnya.
"Enggak, mas mau kamu." Mencium tengkuk leher istrinya.
"Mas inget kata dokter ya," kata Novia berbalik badan lalu mencium pipi suaminya.
"Iya iya maaf, abisnya kamu menggoda banget kalo pake daster pendek gini bikin si adik on terus," celoteh nya membuat Novia yang sedang mengiris sayuran tergelak karena mendengar celotehan lucu suaminya.
"Sayang, tadi papa telfon katanya mamah sakit. Abis makan siang kita kesana ya jenguk mama," kata Andra.
"Astagfirullah, mama sakit apa mas?" tanya Novia terkejut.
__ADS_1
"Biasa darah nya naik, gara gara kelakuan anak bungsunya itu semakim hari nyusahin aja bisanya," gerutu Andra.
"Hust mas gak boleh ngomong gitu, yaudah nanti kita jengukin mama ya. Sekalian mau buatin makanan untuk mama juga."
"Iya sayang makasih ya udah sayang sama mamaku." Andra mencium kening Novia.
"Ih apa si mas, mama kamu ya mamaku juga jadi gak usah bilang makasih," gerutu Novia.
"Emang gak salah aku pilih istri," goda Andra sambil menaikan salah satu alisnya.
"Ih apasih dasar raja gombal." Novia mencubit pinggang suaminya.
Setelah selesai memasak, mereka menikamati makan siang dengan suasana hening tanpa ada canda tawa lagi. Lalu selepas itu tanpa menunggu lama mereka langsung bersiap untuk menuju rumah papa dan mama Andra. Mereka berangkat tanpa supir dan bodyguard, karena Novia yang meminta nya. Novia merasa risih kalau banyak orang yang mengikuti nya.
Novia sudah membawakan makanan untuk mertuanya, karena menurut suaminya mamanya sangat suka makan soto ayam dan daging. Jadi Novia dengan semangat membawakan soto hangat untuk mama mertuanya, tanpa berharap mamanya akan baik kepadanya. karena Novia melakukan semua itu dengan ikhlas, dan apapun hasilnya ia serahkan semua nya pada Allah.
.
.
.
.
Yang setuju mama dan Novia baikan komen dibawah ya π
Siapa nih yang nunggu kelanjutan cerita Vano dan Caca? komen dibawah ya.
Jangan lupa like dan komen nya supaya outhor semngat terus update nya π
Salam hangat dari outhor π
__ADS_1