
Pagi hari pukul 7 pagi Novia tengah menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya. Ditatanya semua masakan nya di meja makan, lalu tak lama Andra turun dengan pakaian santai nya.
"Loh mas kok pake baju santai? Emang gak kerja mas?" tanya Novia saat melihat suaminya berpakaian santai.
"Enggak, kan mas udah janji mau anter kamu ke dokter buat check up," Jawab Andra santai sembari menempati tempat duduk nya.
"Oh beneran jadi ya ke dokter nya?" ucap Novia sembari terkekeh.
"Iya dong, mas kan mau masukin Andra junior biar cepet berkembang di dalam sini," kata Andra sambil mengusap lembut perut sang istri.
"Hem iya mas, insyaallah kita sama sama berdoa ya semoga lekas diberi dede bayi sama Allah. Biar rumah ini rame, biar aku gak kesepian kalo ditinggal kamu kerja." Mengusap lembut bahu suaminya.
"Aamiin, jangan lupa berusaha juga," goda Andra.
"Ih itumah emang mas nya aja yang doyan minta jatah," ledek Novia.
"Ya gak apa apa dong minta jatah sama istri sendiri mah, yang gak boleh itu minta jatah sama istri orang," kata Andra lalu tergelak.
"Ish apa si mas, awas aja berani macem macem. Aku tinggalin kamu kalo berani selingkuh dari aku, komitmen kita dari awal kan apapun kesalahanmu akan ku maafkan kecuali perselingkuhan!!" kata Novia menggerutu.
Mendengar celotehan sang istri Andra langsung menarik tubuh seksi istrinya ke pangkuan nya. Hal itu membuat Novia syok dan langsung terdiam dari celotehan nya.
"Mas jangan begini, nanti kalo bik Lasmi tiba tiba kesini bagaimana," ucap Novia merasa risih dengan posisinya.
"Abis kamu malah ngomel," ucap Andra seraya mencium tengkuk leher istrinya.
"Aduh mas geli," kata Novia bergidik menahan hembusan nafas suaminya.
"Dengar ya sayang, aku gak akan pernah selingkuh. Kalau aku sampai selingkuh berarti aku yang bodoh karena menyianyiakan istri sebaik dan sesempurna kamu." Memeluk erat tubuh istrinya.
"Udah ah, yuk makan nanti kesiangan lago pergi ke dokternya," ucap Novia mengalihkan pembicaraan.
Mereka pun makan dengan suasana hening, hanya ada beberapa obrolan yang di lontarkan oleh kedua nya. Setelah selesai menyantap sarapan nya, mereka bersiap siap untuk pergi ke dokter. Setelah sampai dirumah sakit, Andra dan Novia langsung masuk ke ruangan dokter yang notabane nya adalah sahabat baik Andra.
Carren atmajaya adalah dokter paras cantik, badan nya juga ideal bak seperti model bintang film. Andra dan Carren bersahabat dari sewaktu mereka masih duduk dibangku SMA, kini mereka sudah sama sama memiliki keluarga. Carren adalah ibu dua orang anak, suaminya bekerja sebagai pengusaha batu bara dan minyak bumi. Tentu baginya kehidupan nya lebih dari kata mewah, namun Carren bukanlah wanita yang sombong dan angkuh malah justru sebaliknya. Dia ramah dan humble pada semua orang, tak pernah membeda bedakan status sosial seseorang.
"Selamat pagi tuan Andra," sapa Carren saat sahabatnya itu memasuki ruangan nya dengan istrinya.
"Ah gak usah terlalu formal, kaya sama siapa aja," ujar Andra kesal karena sahabatnya ini sering kali meledeknya.
__ADS_1
"Wah wah ada pasangan pengantin baru nih," ledek Carren.
"Ah kamu bisa aja ren, aku kesini mau memeriksakan keadaan istriku. Kemarin dia sempat pingsan dan di rawat di rumah sakit, dan sekarang aku ingin mengeceknya," jelas Andra.
"Oh, kalau begitu ayo Nov aku periksa dulu," kata Carren menuntun Novia ke ranjang tempat pemeriksaan.
Dengan teliti Carren memeriksa kondisi Novia. Carren dan Novia sudah saling mengenal, mereka pernah mengobrol sewaktu pesta pernikahan nya dengan Andra. Jadi Carren sudah sedikit tau tentang Novia, bahkan mereka sudah akrab walau baru sekali bertemu. Selesai Carren memeriksa Novia, mereka kembali ke meja kerja Carren disana sudah ada Andra yang setia menunggu istrinya.
"Gimana keadaan istriku ren?" tanya Andra.
"Kondisi nya baik, tekanan darahnya stabil dan detak jantung nya juga normal. Istrimu sudah sehat, tapi jangan terlalu capek nanti takutnya drop lagi. Karena melihat dari riwayat Novia ini, dia punya anemia dan gak bisa terlalu capek," kata Carren.
"Tapi kalo olahraga ranjang boleh kan?" tanya Andra menyeringai.
"Ish kau ini ndra itu aja yang ada difikiranmu," kata Carren menggeleng, ia sudah tak heran dengan Andra karena mereka sudah bersahabat bertahun tahun lamanya bahkan dengan suami Carren pun Andra sangat akrab.
"Apa si mas kan malu," ucap Novia dengan wajah yang memerah.
"Ya gak apa apa sayang, namanya juga suami istri ya perlu konsultasi masalah seperti itu juga dong," ledek Andra.
Mendengar pernyataan sahabatnya, Carren hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
"Kalau untuk itu boleh ndra, tapi jangan terlalu sering. Takutnya tubuh Novia masih tidak bisa menerimanya, ya seminggu 3-4 kali aja lah," ujar Carren.
"Dasar mantan bujang lapuk ya begitu, gak bisa banget kalo gak mesum," kata Carren balik meledek.
"Enak aja aku masih muda tau, yasudah cepat tulis resepnya," kata Andra kesal.
Carren pun menulis resep vitamin dan obat supaya kondisi kesehatan Novia tetap terjaga.
"Oke terimakasih, salam ya untuk Bima lama gak ketemu dia," kata Andra.
"Iya sama sama, iya mas Bima lagi sibuk pulang aja sudah tengah malam dan pagi nya harus berangkat kerja lagi. Nanti kalau kami punya waktu maen deh ke rumah kalian, kan belum pernah maen kerumah pengantin baru," ledek Carren.
"Iya maen maen dong mba, bawa anak anak sekalian. Aku juga kadang kesepian kalo mas Andra lagi kerja," pinta Novia.
"Iya gampang nanti aku sama anak anak maen kesana kalo libur."
"Yaudah makasih ya mba, kita pamit dulu," kata Novia.
__ADS_1
"Balik ya ren," sambung Andra.
"Iya hati hati ya kalian," kata Carren.
Setelah menebus obat Andra dan Novia pun menuju parkiran menuju mobil mereka untuk pulang. Namun, tiba tiba Novia bertabrakan dengan gadis cantik dengan postur tubuh bak seperti model.
"Aduh gimana si kalau jalan tuh pake mata dong!!!!" Ujar Wanita cantik itu memarahi Novia.
"Maaf ya mba, saya gak sengaja," kata Novia mencoba meminta maaf.
"Andra," kata wanita cantik itu setelah melihat suami Novia yang berdiri tepat di samping nya, memegang tubuh istrinya agar tak jatuh.
"Tasya," kata Andra tak kalah kaget nya.
Melihat itu Novia hanya diam, ia bingung siapa sebenar nya wanita canti di hadapan nya ini kenapa suaminya bisa mengenalnya.
"Wah lama gak bertemu ya," ujar Tasya sambil memeluk tubuh Andra, namun bukannya membalas Andra malah tampak risih.
"Kamu kenapa si ndra sombong banget," ujar Tasya.
"Kenalin ini istriku, Novia," kata Andra merangkul istrinya dengan mesra.
"Oh, Tasya," kata tasya ketus.
"Novia," jawab Novia dengan ramah.
"Oh jadi udah berhasil move on ya lo dari gua." Tasya menyeringai sambil memandangi Novia dari atas ke bawah dengan tatapan tak suka.
Andra hanya tersenyum mendengar celotehan mantan kekasihnya itu.
"Yaudah ya, kita pamit duluan. Istriku mau istirahat dia capek," ujar Andra langsung membukakan pintu mobil untuk istrinya.
Melihat itu tentu saja Tasya memandang nya dengan tatapan tak suka. Tasya adalah mantan kekasih Andra sebelum ia berpacaram dengan Novia, mereka putus karena Tasya pergi begitu saja meninggalkan Andra dan pergi dengan selingkuhannya ke Bali. Kini Tasya sudah putus dengan selingkuhan nya itu dan berniat kembali untuk mengajak Andra untuk bersamanya, namun melihat Andra sudah beristri tentu saja membuatnya kecewa dan kesal.
.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa like dan komen nya ya supaya outhor tambah semangat update nya 💚