Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku

Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku
Kamu Sangat Menggoda


__ADS_3

Novia tak tega melihat sang suami yang menahan hasrat nya, apalagi sudah lama ia tak melakukan olahraga panas seperti biasanya. Biasanya mereka hampir setiap hari bahkan sehari bisa dua kali melakukan nya, tapi ini sudah hampir satu minggu mereka tak melakukannya. Tentunya Novia tau betul bagaimana tersiksa nya sang suami, begitu pun dirinya yang sangat menginginkan itu. Rasanya tubuh Andra benar benar candu untuknya, begitu juga Andra yang candu dengan tubuh Novia.


"Sini mas biar aku bantu keluarin," bisik Novia ditelinga suaminya dengan tangan yang sudah masuk ke dalam dan memegang benda pusaka milik Andra.


Hal itu tentu membuat Andra tak bisa lagi membendung rasa ingin nya, istri nya benar benar sangat menggoda. Tangan Novia mulai bermain nakal di dalam sana, membuat Andra sedikit kewalahan.


"Ssstttttt.............hah," erang Andra saat benda pusakanya dipijat dengan tangan istrinya.


Andra mulai ******* bibir mungil istrinya yang pink merona. Tangan nya pun tak kalah sibuk merem*s dua gundukan besar milik Novia. Sampai dirasa lahar panas milik Andra akan keluar, ia memeluk tubuh istrinya dan terus ******* bibirnya dengan ganas.


"Akhh........ssttt." Badan Andra bergetar, dan langsung memeluk tubuh istrinya.


Mata Andra meremang merasakan nikmatnya pelepasan yang sudah lama tak ia rasakan. Bagi Andra untuk saat ini begini saja sudah cukup baginya, karena ia lebih mengedepankan kesehatan istrinya.


"Udah enakan mas," ucap Novia menatap suaminya lalu tersenyum manis.


Lalu Andra tersenyum menatap wajah istrinya. "Kamu gak usah dulu ya sayang, besok kita ke dokter dulu. Kalo kata dokter kamu udah benar benar sehat, mas akan puaskan kamu sampai gak bisa turun dari ranjang," ucap Andra seraya mencium kening istrinya.


"Iya mas aku tau, yang terpenting buat aku kamu yang puas. Kalo aku mah besok besok juga bisa, aku gak tega sama kamu udah lama gak dikasih jatah mukanya kusut," ledek Novia membuat Andra tergelak.


"Kamu ini memang seneng banget kalo suruh godain mas ya," ucap Andra seraya menoel hidung mancung istrinya.


"Yaudah bersihin dulu mas ke kamar mandi, aku ambilin celana baru untuk kamu," pinta Novia membuat Andra mengangguk dan langsung beranjak untuk membersihkan cairan yang membasahi celana nya.


Setelah selesai berganti celana, Andra mengajak Novia untuk tidur. Andra membawa Novia dalam dekapan hangat nya. Namun, di saat jam menunjukkan pukul tiga pagi Novia terbangun, Ia terbangun dari mimpinya. Nafasnya terengah engah tak beraturan, membuat lelaki tampan yang tertidur di sampingnya terusik.


"Kenapa sayang? " tanya Andra yang bangun dan langsung memeluk istrinya.


"Aku........aku......"ucapnya terbata bata.


"Kenapa sayang? Bicaralah," ucap Andra dengan lembut.


"A.....ku bermimpi mas Satrio, mas," ucap Novia dengan ragu, takut kalau suaminya marah.

__ADS_1


"Mas Satrio? Kenapa sayang dengan mas Satrio?" tanya Andra dengan lembut.


"Mas gak marah kalau aku cerita?" tanya Novia ragu.


"Enggak sayang, mas memakluminya mas tau dia pernah ada di dalam hatimu. Tapi yang terpenting kamu sekarang udah punya mas." Andra tersenyum manis.


"Mas Satrio datang kerumahku, terus dia memeluk aku mas. Dia bilang dia rindu sama aku, dia juga memakai baju berwarna putih bersih, tubuhnya wangi banget mas," jelas Novia.


"Itu tandanya dia ingin kamu mengirimkan doa untuk dia sayang," ucap Andra seraya mengelus pipi mulus istrinya.


"Mas gak marah dengan mimpiku?" tanya Novia ragu.


"Enggak, kenapa mas harus marah. Itukan cuma mimpi aja, kalo di dunia nyata dia memeluk kamu baru mas marah, karena gak ada laki laki lain yang boleh meluk kamu selain mas," ledek Andra.


"Ih mas, kalo itu aku juga tau," ucap Novia mengerucutkan bibir mungil nya.


"Yasudah ini kan masih jam tiga, kita bersihin badan dulu terus kita sholat tahajud doa in Satrio," ucap Andra dengan lembut.


"Makasih mas, kamu memang suami yang baik." Novia memeluk Andra dengan haru.


Akhirnya mereka membersihkan diri, lalu melaksanakan sholat tahajud. Mereka melaksanakan sholat dan mendoakan Satrio agar tenang disisinya. Setelah selesai sholat, mereka kembali ke ranjang. Namun kali ini mereka tak tidur, mata mereka tetap terjaga. Andra membawa Novia dalam dekapannya, dan Novia mengelus elus bidang dada kekar suaminya. Mereka tak tidur bukan tanpa alasan, karena satu setengah jam lagi waktu subuh akan tiba mereka takut tak terbangun jika tidur lagi.


"Mas, selama menikah aku belum sempat bilang sesuatu sama kamu," ucap Novia memecah keheningan.


"Bilang apa sayang?" tanya Andra dengan tangan yang sedari tadi sibuk mengelus punggung istrinya.


"Mas kamu tau? aku sangat sayang sama kamu. Aku gak tau kapan perasaan ini terus tumbuh, dan sekarang aku sudah benar benar mengikhlaskan mas Satrio. Dan rasa sayang aku sama kamu sama besarnya seperti dulu aku menyayangi mas Satrio, malah lebih besar," ucap Novia tanpa ragu.


Andra tersenyum bahagia mendengar pernyataan istrinya. "Mas juga sangat menyayangimu, melebihi diri mas sendiri," ucap Andra lalu mencium dengan lembut kening istrinya.


"Makasih ya udah mencintai dan menyayangi mas." Memeluk erat tubuh istrinya.


"Gak perlu terimakasih mas, itu memang sudah seharusnya." Mencium sekilas bibir Suaminya.

__ADS_1


Lalu Andra membawa kembali tubuh istrinya dalam dekapannya. Dan Novia merasakan ada sebuah tonjolan keras dibawah sana.


"Mas, aku gak ngapa ngapain loh! Kok si adek bangun si?" tanya Novia heran.


Andra tersenyum lalu tekekeh. "Itu karena kamu sangat menggoda sayang, dulu mas gak begini. Setiap kali pacaran, diajak berhubungan badan mas selalu menolak dan setiap kali di goda mas selalu bisa menahan nya. Bahkan kan kalo kamu mau tau, si adik tak merespon nya sama sekali. Tapi entah kenapa kalau di goda kamu, atau hanya sekedar disentuh aja si adik langsung bangun," ujar Andra.


"Hah serius mas? Jadi mas gak pernah melakukan hal aneh dengan mantan mantan mas?" tanya Novia heran.


"Enggak, karena aku seperti gak terpancing aja. Dan memang prinsipku juga malas untuk yang aneh aneh sayang."


"Hihi mas ku memang the best," ucap Novia seraya menghujami kecupan di seluruh wajah Andra.


"Sayang, jangan begini. Aku gak bisa janji akan menahan nya kalo begini."


"Hehe iya iya mas, maaf ya."


Setelah mengobrol cukup lama akhirnya suara Adzan berkumandang. Mereka beranjak dari tempat tidurnya, lalu mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat subuh berjamaah.


.


.


.


.


Hi readers, jangan lupa like dan komen nya ya 💚


Supaya outhor tambah semangat update nya 💚


Kira kira kalau outhor crazy up pada setuju gak nih?


komen di bawah ya kalau setuju.

__ADS_1


Salam hangat dari outhor 💚


__ADS_2