Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku

Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku
Menghadapi Wanita Gatal


__ADS_3

Setelah berpamitan dengan ibu Devi, Tasya turun kebawah dan menghampiri Andra yang sedang duduk santai di balkon ruang keluarga. Tasya melanggak lenggok manja dan duduk dikursi samping Andra.


"Kamu!! Mau apa lagi kamu?!!" tanya Andra dengan nada meninggi.


"Andra kok kamu kasar gitu si, aku tau aku salah aku minta maaf aku pulang kesini mau memperbaiki semuanya ndra," ucap Tasya mengiba.


"Terlambat!!!! Kamu sudah terlalu menjijikan untuk aku jadikan istri, sudah berapa kali kamu ditiduri oleh lelaki bajingan itu!!!!" bentak Andra membuat Tasya kaget.


"A.......ku aku minta maaf ndra aku hilaf, tapi itu juga gak sepenuhnya salah aku. Kamu yang gak mau aku ajak....."


"Stop!!! Saya gak mau tidur sama kamu itu karena saya jaga kamu, saya dulu sayang sama kamu makanya saya menjaga karena saya fikir kamu wanita baik baik. Tapi ternyata!!!!! Kamu gak lebih dari seorang wanita murahan yang bisa kapan saja di tiduri oleh lelaki manapun!!!!" cecar Andra dengan emosi nya.


"Aku tau ndra kamu masih sayang kan sama aku," ucap Tasya dengan tangan yang mecoba ingin menyentuh lengan Andra.


Namun dengan cepat Andra menepisnya, karena ia takut Novia nanti bisa salah faham jika ia berdekatan dengan Tasya.


"Menjaulah jangan mencoba menyentuhku, hubungan kita sudah selesai sejak 2 tahun lalu kamu memilih pergi dengan pria itu!!!" tegas Andra.


"Tapi ndra aku sayang sama kamu, aku selama 2 tahun ini gak bahagia sama dia," ucap Tasya mengiba.


"Lantas apa urusan nya denganku, itu masalah mu bukan masalah ku!!!" ujar Andra dengan tegas.


"Sayang," panggil Novia dari dalam rumah.


"Iya sayang." langsung meninggalkan Tasya yang berdiri disana, lalu menghampiri istrinya. "Udah suapin mamanya? Loh kok baju kamu basah si sayang?" ucap Andra heran.


"Iya ini baru aja aku bersihin, tadi terkena muntahan mama. Tadi mama muntah pas abis minum obat, kata suster asam lambung mama lagi kambuh juga," jelas Novia dengan lembut.


"Ya ampun maaf ya sayang, gara gara mama kamu basah gini. Yaudah sebentar aku suruh faris belikan baju dulu ya untuk kamu."


"Ish apa si kamu mas, mamamu ya mamaku juga ngapain minta maaf. Aku udah biasa ngurusin orang tua sakit, kan nenekku juga sering sakit jadi aku sudah terbiasa. Aku cuma mau minta tolong aja, boleh ambilin bajuku di mobil mas? Aku bawa ganti kok tadi karena aku fikir kita bakalan nginep."

__ADS_1


"Oke siap tuan putriku yang cantik," ucap Andra sembari mencium kening Novia.


Andra pun pergi mengambil baju untuk istrinya. Sedangkan Novia masih berdiri di tempat nya menunggu suaminya kembali membawakan baju untuknya. Tak lama munculah tasya dari balkon ruang keluarga dimana Novia sedang berdiri di ruang keluarga itu.


"Loh kok belum pulang? Nunggu apa lagi mba?" tanya Novia ramah.


"Gua peringatin aja ya ke elo!!! Cepat atau lambat pasti Andra akan kembali lagi sama gue!!!" ucap Tasya sinis.


"Silahkan aja mba!!!! Kalau suami saya mau!!!! Mba fikir saya akan takut dengan celotehan mba yang gak penting ini!!"


"Oh berani ya kamu!! Oke kita liat aja, jangan sampai menangis ya kalau Andra jatuh kepelukanku!!" ucap Tasya dengan percaya dirinya.


"heh, percaya diri banget mba nya ya. Mba gak sadar ya? Suami saya aja tadi males disentuh sama mba!! bisa bisanya mba mikir suami saya akan jatuh kepelukan mba nya!! Bangun mba kalo ngehayal jangan terlalu over nanti gak tercapai bisa gila sendiri loh," ledek Novia sambil tersenyum santai.


"Kurang ajar kamu!!!!" Tasya hendak menampar Novia, namun dengan cepat Novia menangkap tangan nya.


"Denger ya mba, kalau sampe mba berani nyentuh saya. Saya pastikan mas Andra gak akan biarin mba hidup tenang, ingat itu!!!!"


"Wah istriku keren dan elegan," ucap Andra menghadiahi kecupan hangat di kening Novia.


"Kan sudah kubilang mas, ngeladenin perempuan kaya dia itu gak bisa pake emosi. Santai aja, nanti juga dia kebakaran jenggot sendiri," ujar Novia sembari tersenyum.


"Yaudah nih cepet bersihin badan nya nanti masuk angin loh, ayo kita ke kamar," ajak Andra seraya merangkul pundak sang istri.


Setelah berganti pakaian Novia kembali ke kamar mama mertuanya untuk mengecek keadaannya.


"Mama gimana keadaan nya? Apa yang sakit ma?" tanya Novia dengan perhatian.


Ibu Devi hanya menggeleng, badan nya semakin lemah karena muntah muntah.


"Novia pijitin ya ma." Dengan telaten Novia memijat kaki mertua nya hingga ibu Devia tertidur.

__ADS_1


Setelah melihat mertua nya tertidur pulas Novia keluar mencari suaminya di lantai bawah. Terlihat sosok tampan sedang duduk dikursi balkon ruang keluarga, sudah dapat dipastikan kalau itu suaminya. Novia pun menghampiri suaminya dan bergelayut manja di lengan Andra. Andra yang sedang fokus ke laptop langsung buyar konsentrasi nya, melihat tingkah gemas istrinya.


"Sayang, udah cek mama nya?" tanya Andra sembari menaruh laptop ke meja.


"Udah mas, mama udah tidur tadi aku pijitin," kata Novia yang masih bergelayut manja pada suaminya.


"Wah sekarang kaya nya ada satu pasien lagi nih yang musti kamu pijat," ujar Andra menyeringai.


"Mas capek? Mau aku pijat?" tanya Novia.


"Wah pengertian sekali istri mas ini, baru di kode aja langsung nawarin," kata Andra seraya mencium kening Novia.


"Yaudah yuk mas istirahat, udah malem loh besok lagi lanjutin kerjanya. Liat mukanya udah capek banget tuh, ayuk adek pijitin."


Mendengar ucapan istrinya Andra seperti mendapatkan angin segar. Inilah salah satu alasan kenapa dirinya bisa terjebak oleh cinta Novia, sifat dan prilaku nya jauh berbeda dari kakaknya. Bagi Andra, Novia wanita yang lembut, perhatian, dan penyayang, dan terpenting dia adalah sosok yang sabar dan tak pernah marah sedikitpun kepada Andra. Walau terkadang Andra kerap kali membuat masalah kecil atau terkadang pusing dengan setumpuk kerjaan, namun Novia tak pernah protes apalagi mempermasalahkannya, justru malah ia selalu membuat hati Andra teduh dan tenang.


Setelah sampai di kamar mereka Andra bersiap naik ke ranjang tempat tidurnya. Sebelum itu Andra melepas pakaian nya, karena ia sudah biasa tidur dengan telanjang dada meskipun memakai AC. Novia pun berganti dress pendek di atas dengkul nya membuat paha mulus putihnya sukses terekspos. Andra mulai berbaring di kasurnya disusul oleh Novia, tak lupa mereka mematikan lampu kamar dan menggantikan nya dengan lampu yang redup.


.


.


.


.


Maaf ya outhor jarang update terkendala karena sedang revisian skripsi agar cepat wisuda 💚


Doakan outhor semoga cepat wisuda ya, supaya bisa update bab yang banyak setiap harinya 💚


Salam hangat dari outhor 💚

__ADS_1


__ADS_2