
Doni membuka tutup mulut Nova. "Kali ini gw kepengen denger setiap desahan dari mulut lo."
Doni membuka paksa blouse milik Nova. Dia tarik baju Nova ke atas. Karna Nova yang sengaja agak membungkukkan badannya, itu membuat Doni kesulitan membukanya. Doni langsung menjambak rambut Nova.
"AAAAWWW!!!! Jangan, gw mohon jangan lakukan Don!!" Suara Nova yang terdengar sangat jelas. Membuat Reno jadi gelagapan dan segera bangkit untuk menyelamatkan Nova.
BRAAAKKK !!!!
Reno mendobrak pintu ruangan dengan paksa. Membuat beberapa penjaga terkejut. Termasuk Doni dan Nova.
"Pak Reno." Ucap Doni dengan sangat terkejut
"Reno." Nova pun terkejut.
Mata Reno membulat seketika saat melihat Nova duduk terikat dengan baju yang sudah sedikit terbuka. Apa lagi payud*ranya terlihat separu karna baju yang dia kenakan sudah terkesiap ke atas. Hanya ada BH warna hitam yang menutupi separu payud*ranya.
"Pak Doni? Apa yang anda lakukan? Tak menyangka seorang terhormat seperti anda melakukan hal keji seperti ini!" Teriak Reno. Dia berjalan dengan sempoyongan mencoba mendekati Nova.
"Pak Reno apa hubungan anda dengan Nova? Kenapa anda bisa ada disini?" Tanya Doni kemudian. Reno adalah teman bisnis Doni.
"Heh!! Lepasin Nova!! Jangan coba-coba lo sentuh dia!!" Teriak Reno lagi.
"Hahahahh...Nggak nyangka ya, ternyata banyak orang-orang hebat yang berdiri dibelakang lo." Ucapnya dengan menatap Nova. Dia mendekati Nova, jongkok disamping Nova. Tangan Doni mulai mendekati payud*ra Nova.
"Anj*ng!!!!! Jangan sentuh dia!!!" Reno mulai menghajar beberapa anak buah Doni yang menghalanginya. Dia ternyata masih kuat. Hingga dua orang tersungkur.
"Gw bener-bener akan melahap Nova jika lo terus gebukin anak buah gw!!!" Teriak Doni yang tau anak buahnya mulai kewalahan.
"Hiks...hiks...hiks..." Nova hanya bisa menangis.
__ADS_1
Akhirnya tangan Reno dipegangi oleh kedua anak buah Doni. Yang lainnya menggebuki Reno dengan tanpa ampun. Melihat Reno digebukin hingga mengeluarkan darah dan terlihat sangat tak berdaya. Membuat hati Nova merasakan perih juga.
"Berhenti!!! Doni hentikan!!! Reno nggak tau apa-apa!!! Gw mohon hentikan Don!!! hiks hiks"
"Gw jadi penasaran, apa sih hubungan elo sama Reno? Dia selingkuhan elo ya?"
"Lo lihat tuh. Reno nurut banget kan digebukin. Itu cuma buat elo Nov. Gila ya. Gw semakin penasaran." Doni mengambil pisau kecil dari saku celananya. Dia berjalan mendekati Reno yang sudah meringkuk dilantai.
"Reno! Pergi Ren! Gw mohon jangan begini!! Reno bangun Ren!!" Teriak Nova. Ya memang sebenarnya dia teriak. Tapi tenaganya sudah habis. Tubuhnya terasa sangat lemas karna tadi pagi hanya minum susu saja. Dan juga efek dari hamilnya.
Mendengar suara Nova yang hampir tak terdengar, Reno berusaha untuk bangun. Tapi sangat sulit. Terasa tulang-tulangnya yang retak, membuatnya kesulitan untuk bangun.
"Ayo berdiri lo. Sini lawan gw." Tantang Doni dengan memegang pisau kecil ditangan kanannya.
Dengan penuh perjuangan, akhirnya Reno tetap bisa berdiri didepan Doni. Nova yang melihat itu, tangisnya semakin menjadi-jadi.
"Doni!! Hentikan semua ini Don!! Jangan sakiti Reno. Cukup gw aja. Jangan sakiti Reno!! Dia nggak tau apa-apa Don. Gw mohon Don. Hiks hiks..Reno, cepet pergi dari sini Ren." Nova menangis tanpa henti. Memang dia sudah mencintai Choky. Tapi melihat Reno seperti ini karna dirinya, itu sangat menyakitkan.
Reno mengumpulkan sisa-sisa kekuatannya. Dia mulai mengeratkan kepalan tangannya. Melihat keadaan Nova yang sudah seperti itu, membuat emosinya kembali menyala. "Aaaa....." Reno berlari kearah Doni, hendak menendang tubuh Doni, tapi bisa dengan mudah Doni menangkisnya. Hingga Doni mampu menancapkan pisau kecil itu kepunggung Reno.
"Reno." Ucap Nova dengan lirih. Perlahan Reno ambruk. Lututnya jatuh kelantai, menopah tubuhnya yang sudah penuh dengan luka. Sekilas Reno menatap Nova. Lalu dia tersungkur. "RENOOOO!!!!" Teriak Nova dengan sekuat tenaganya. Berharap dengan teriakannya, Reno bisa kembali bangun.
"Angkat tangan!!" Beberapa pasukan polisi memasuki ruangan dengan membawa senapan ditangannya. Disusul Wilda, Choky serta anak buah Wildan.
Doni sangat terkejut melihat ada banyak polisi datang. Salah satu polwan langsung berlari mendekati Nova. Membenarkan baju Nova dan membuka tali pengikatnya.
"Panda!" Choky berlari mendekati Nova.
Tapi setelah tali yang mengikat kaki dan tangannya sudah hilang, Nova langsung berlari kearah Reno yang sudah tersungkur. Nova membalikkan tubuh Reno, dia membantu Reno untuk bersandar pada kakinya.
__ADS_1
"Reno, bangun Ren. Aku mohon jangan begini Ren." Nova menggenggam erat tangan Reno. Dia merasa sangat bersalah. Karna ini semua Reno lakukan untuk menyelamatkannya. Choky berdiri dengan seribu tanya memperhatikan Nova yang sesenggukan menangisi keadaan Reno.
Perlahan Reno membuka matanya. Dia menatap Nova sambil tersenyum. "Kamu baik-baik saja kan Nov." Tanyanya dengan lirih.
"Iya Ren, aku baik-baik saja. Jadi kamu juga harus baik-baik saja. Kamu harus bertahan ya."
Kembali Reno tersenyum. Dia merogoh saku celananya. Dia keluarkan barang tipis yang dia bawa dari rumah tadi. Dia berikan barang itu pada Nova. Sebuah tespack milik Nova tadi pagi yang akan dia berikan pada Choky.
"Aku sudah tau. Tolong jaga bayinya baik-baik." Ucap Reno sambil tersenyum.
Nova menerima tespack itu. "Kok ini bisa di kamu??" Sejenak Nova menghentikan tangisnya.
Choky yang melihat itu, langsung mengepalkan tangannya. Dia berjalan kearah mereka. Dia tarik kerah baju Reno. "Apa maksud semua ini HAA???"
"Choky! Kamu apa-apaan sih!?? Reno terluka." Teriak Nova yang memang membela Reno.
"Apa yang sudah kalian lakukan dibelakangku??! Apa??!!" Teriak Choky dengan tatapan membunuhnya.
Reno malah tersenyum menyeringai. "Lo pikir sendiri!"
"Bangsa* LOO!!" Choky menonjok kepala bagian atas telinga Reno. Membuat Reno benar-benar pingsan.
"Choky!! Kamu benar-benar gila ya." Nova kembali mendekati Reno. "Reno, bangun Ren. Maafin aku Ren." Tapi Reno tetap diam tak bergerak.
Dan beberapa tim medis datang mengangkat Reno, mereka menggotong tubuh Reno masuk kedalam mobil ambulan.
Choky segera menarik tubuh Nova untuk berdiri. Nova yang dari tadi sudah merasa sangat lemas, pandangannya tiba-tiba kabur.
"Panda, apa maksud semua tadi? Kamu hamil?? Kamu hamil anak Reno??"
__ADS_1
Nova langsung jatuh kepelukan Choky. Dia pingsan.