Surat Cinta 2000

Surat Cinta 2000
Bertunangan


__ADS_3

Karena cinta pasti akan kembali kerumahnya.


Karena cinta akan tetap kembali walaupun seribu hari kamu lewatkan dengan dia, dia, dan dengan dia yang lainya.


Karena cinta akan tetap kembali ke tempatnya.


Karena cinta tahu, kemana dia harus pulang.


Kemanapun cinta itu akan pergi sejauh apapun ia ingin berlayar bahkan hingga ke negri tetangga, ke negri dimana hanya bidadari cantik hidup.


Pada akhirnya dia akan kembali berlabuh pada dermaga yang memang diciptakan khusus untuknya.


Karena dia tahu di tempat yang memang khusus disediakan olehnya ia menemukan kenyamanan sekalipun tidak ada satu bidadari yang menunggunya dan hanya aku siburuk rupa yang bersedia menunggunya lama.


Kisah Nandini dan Aditya mengajarkan kita tentang sebuah penantian cinta dengan segala ujian yang mereka lalui, walaupun sempat putus asa, tapi hati mereka sebenarnya tak pernah putus asa.


Malam ini Nandini begitu cantik dengan balutan gamis warna peach, furing beserta mutiara-mutiara indah menghiasi bajunya. Nandini tidak menyangka jika malam ini akan diadakan pertunangan dirinya dan Aditya.


Seminggu sebelum acara malam ini, Aditya sudah meminta izin kedua orangtuanya, walaupun sedikit alot karena mereka merasa Nandini dan Aditya masih terlalu dini. Namun dengan kegigihan Aditya yang terus saja meyakinkan kedua orangtuanya, akhirnya orangtua kedua belah pihak pun sama luluhnya.


Aditya berjanji akan lebih fokus lagi mengurus perusahaan, karena sudah ada tanggung jawab mencari uang untuk biaya pernikahan. Nandini juga berjanji akan menyelesaikan sekolah menengah atasnya dan melanjutkan kuliahnya. Jika memang di tengah jalan harus menikah pun tak apa, banyak yang sudah berumah tangga sambil kuliah, termasuk authornya 😆 rasanya, mantap, eh salah, mumet😆


😆.


Keluarga Aditya datang menggunakan pakaian rapi, karena ini hanya pertunangan untuk mengikat keduanya, jadi tidak serta merta membawa pihak keluarga besar. Keluarga Nandini menyambutnya dengan hangat.


Nandini dibawa keruang tengah oleh Mas Adam. Nandini sempat melirik kearah Mas Adam. Mas Adam juga rencananya selesai kuliah akan melamar pacarnya.

__ADS_1


Nandini dan Aditya saling tatap. Padahal setiap hari di kantor juga bertemu, dasar yang mereka berdua itu. Papah Aditya menyampaikan niatnya untuk mengikat Nandini untuk dijadikan pasangan masa depan Aditya kelak. Dari pihak orangtua Nandini menyetujuinya, begitu juga dengan Nandini. Mama Aditya memasangkan cincin dijari manis Nandini. Nandini begitu bahagia. Tidak banyak acara karena memang hanya pertunangan biasa, bukan lamaran. Setelah itu mereka makan bersama.


Nandini merasa aneh namun nyata. Setelah cicin melekat di jari manis sebelah kiri, Nandini merasa dirinya lebih dewasa dari sebelumnya. Ada perasaan berbeda setelah bertunangan.


Selesai makan Nandini dan Aditya ngobrol berdua. Orangtua mereka juga mengobrol agar lebih saling mengenal.


"Din, tau gak kenapa bumi itu bulat?" tanya Aditya pada Nandini.


"kenapa coba?"


"karena kamu lari kemana aja tetap akhirnya bertemu sama Mas." Aditya tersenyum, begitu juga Nandini yang langsung menutup mulutnya saat sedang tersenyum.


"Mas kamu tau nggak kenapa air dan minyak gak bisa bersatu?" Nandini rupanya tidak mau kalah dengan Aditya.


"Kenapa memang?" Aditya sengaja menjawab seperti itu karena ingin tahu kelanjutan gombalan Nandini.


"Itu karena mereka gak saling cinta kayak kita."


"Mas nggak nyangka tau, akhirnya Mas bisa mengikat kamu, ingat lhoo sayang, sudah di ikat, jadi jangan macam-macam, jangan balas-balas lagi tuh sms ataupun angkat telfon dari siapa itu kakak kelas kamu itu lah."


"Iya iya, takut banget ih." Aditya mulai menunjukan sifat protektif nya, tapi entah mengapa Nandini justru senang, karena menurut Nandini itu justru menunjukkan kalau Aditya begitu mencintainya, tidak ingin bermain-main lagi dalam hubungan ini.


Karena sudah larut malam akhirnya Keluarga Aditya berpamitan pulang. Nandini pun kembali ke kamarnya dengan hati berbunga-bunga, rasanya masih belum percaya jika akhirnya Aditya akan begitu serius dengan hubungan yang sempat kandas itu.


Surat nyasar itu akhirnya berbuah manis. Nandini masih tidak menyangka, berawal dari surat, turun ke hati, berkomitmen hingga saat ini.


Nandini selalu meyakini Tatapan mata Aditya mengisyaratkan bahwa kau akan jatuh ke dalam pelukan ku lagi, menghidupkan semua cinta – cinta dan impian yang lama sendiri ku pendam. Aku menunggu di lorong panjang yang penuh kehampaan ini sebab slalu ada ruang di hati kecil ku. Maka esok lusa jika kau adalah cinta sejati, kau pasti akan kembali dengan cara mengagumkan, ada saja takdir hebat yang tercipta. "Karena Hawa tercipta untuk Adam dan tulang rusuk takkan pernah tertukar…" 

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


( Ending nya bahagia yes, surat cinta 2000 hanya bisa saya tamat kan sampai sini, karena entahlah, ini novel terlama yg saya buat, susah sekali memunculkan ide nya, klo muncul ide akan saya tambahin bonus chapter, terimakasih sudah sabar menunggu, lain kali saya akan fokus 1 novel saja setiap nulisnya, biar maksimal, ga kepikiran yang lain gitu, mksh bnyk pkoke😘😘😘)

__ADS_1


Salam sayang,


Santypuji


__ADS_2