Sweater Abu-abu

Sweater Abu-abu
Masa Lalu Yang Semakin Menjauh


__ADS_3

Taehyung sengaja membawa Hana kembali ke rumahnya sebelum makan malam, mereka tiba dirumah bersamaan dengan Yoongi yang juga kembali pulang dari konsultasi kesehatannya.


"Kakak sudah kembali ?" gadis itu bertanya seketika saat tubuhnya telah menginjak tanah dengan sempurna, meskipun kedua tangannya masih berada pada pundak Taehyung sang kekasih.


"Waah, kalian selalu membuat orang lain iri !" pria pucat kakak lelaki Hana itu nampak tersenyum dan memalingkan wajahnya.


"Maaf Hyeong !" Taehyung yang merasa tak enak hati akhirnya melontarkan pernyataan maaf pada lelaki pucat di hadapannya.


"Kenapa harus minta maaf Tae ?" Yoongi nampak mendekati Taehyung dan menepuk perlahan pundak pria itu


"Justru diriku merasa senang karena kau lah yang selama ini menemani Hana !"


"Diriku sungguh minta maaf, untuk keributan-keributan yang telah ku perbuat sebelumnya !" kakak lelaki Hana itu nampak kembali tersenyum getir mengingat semua kesalahan masa lalunya.


"Hyeong tolong jangan kembali membahas hal yang telah lalu !" Taehyung kembali meraih pundak Yoongi dan mengajak pria itu untuk melangkah masuk ke dalam.


"Semua orang pernah mengalami hal buruk di masa lalu, tak terkecuali diriku !" Taehyung turut tertunduk mengingat kehidupan kelam pada masa lalunya.


Taehyung juga kakak lelaki Hana nampak menampilkan sikap kehangatan yang luar biasa malam itu.


Hana hanya tersenyum melihat keakraban diantara keduanya,


Ia bahkan nampak tertinggal di belakang karena Taehyung dan Yoongi yang terlihat asik dengan pembahasan topik pembicaraan mereka.


"Mereka ternyata bisa sedekat ini ?" Hana kembali berucap dalam hati, gadis itu nampak begitu bersyukur atas segala kebahagiaan yang ia rasakan belakangan ini.


"Hana ?" Taehyung juga Yoongi nampak kembali menoleh dan mencari keberadaan Hana saat menyadari bahwa gadis itu tak lagi berada di samping mereka.


"Kalian terlalu sibuk sehingga meninggalkan diriku sendirian di belakang Tuan !" Hana tersenyum lembut dan mencoba untuk menggoda kakak lelaki juga Taehyung kekasihnya.


"Hyeong maaf, gadis itu lebih penting buatku sekarang !" Taehyung akhirnya berjalan mundur untuk kembali menghampiri Hana.


"Aaaah, sudah !" Yoongi nampak tersenyum tipis sebelum akhirnya pergi dan melangkah menuju kamarnya.


Malam itu Taehyung akhirnya membongkar koper miliknya, pria itu nampak memilih dan mengeluarkan barang milik Hana sebelum akhirnya membereskan dan memasukkan kembali barang bawaannya.


"Sayang aku harus kembali ke rumah sekarang !" pria tampan itu nampak menggenggam tangan Hana dan menatap dalam manik mata gadis yang berada dihadapannya.

__ADS_1


"Ingat untuk meminum obat mu dengan tepat waktu !" Taehyung berucap serta memperingatkan Hana sembari membelai lembut surai rambut kekasihnya.


"Apa Tuan tak ingin menginap lagi untuk semalam ?" Hana nampak bertanya dengan raut wajah cemas.


"Kau masih merindukan ku cantik ?" Taehyung tersenyum saat mendapati ekspresi kekhawatiran yang terpancar dari wajah Hana.


"Masalah nya Tuan mengendarai motor besar !"


"Kenapa tidak membawa mobil saja saat kemari, Tuan akan kesulitan karena harus membawa koper bukan ?" Hana kembali menghela nafas untuk menenangkan dirinya sendiri.


"Hey, diriku sudah terbiasa dengan hal seperti ini !"


"Tenanglah !" Taehyung akhirnya menarik tubuh Hana dan memeluk tubuh gadis itu seketika.


"Diriku pasti akan baik-baik saja !" pria itu kembali berucap untuk meyakinkan Hana, kekasih hatinya.


"Akan ku kabari jika diriku telah sampai rumah !" Taehyung akhirnya mencium lembut kening Hana, sebelum akhirnya melangkah dan menaiki motor besarnya.


"Berhati-hatilah dalam berkendara Tuan !" Hana tersenyum serta melambaikan tangannya untuk mengantar kepergian Taehyung dari rumahnya.


Tiga hari berlalu, semua nampak berjalan normal seperti biasanya.


Bel pintu rumah Hana kembali berbunyi sore itu, Hana yang semula sibuk dengan kegiatan beres-beres nya akhirnya beranjak seketika untuk membukakan pintu rumahnya.


"Hana ?" Namjoon tersenyum ketika Hana membuka pintu dan menampakkan dirinya.


"Tuan !, Kak Jihyo masih dikamar untuk mempersiapkan diri !" gadis itu kembali tersenyum dan memberikan penjelasan pada Namjoon tentang kegiatan kakak perempuannya.


"Kakak berpesan supaya Tuan bersedia untuk menunggunya sebentar !" Hana kembali berbicara dengan ramah dan mempersilahkan Namjoon untuk turut memasuki ruangan.


Namjoon hanya mengangguk dan tersenyum dalam menanggapi kalimat Hana.


"Apa Tuan ingin minum sesuatu ?" gadis itu kembali berujar tanya pada Namjoon.


"Tidak perlu Hana, terima kasih !" pria ber_dimple itu nampak kembali tersenyum dan menolak tawaran Hana.


Hana turut tersenyum mengangguk sebelum akhirnya melangkah pergi dari hadapan Namjoon.

__ADS_1


"Hana," relung hati Namjoon nampak kembali memanggil nama gadis yang kini berbalik arah dari hadapannya.


"Senyum tulus di wajahnya,"


"Masih tetap sama seperti dulu !" Namjoon nampak berbicara seorang diri dalam hati.


"Kenapa kita jadi se_asing ini Hana ?" pria itu kembali bergumam perlahan dengan tetap memperhatikan langkah Hana yang semakin menjauh dari dirinya.


Namjoon nampak termenung, walau bagaimanapun Hana pernah menjadi gadis yang begitu istimewa dalam hatinya, begitu banyak kenangan manis yang tak mudah ia lupakan begitu saja tentang Hana.


"Tidak Joon !, jangan lagi !"


"Kau sudah memiliki Jihyo sekarang !" hati kecilnya nampak kembali mengingatkan dan membuat pria itu sadar seketika.


"Kau kemari Joon ?" Yoongi akhirnya muncul dan menyapanya.


"Iya Hyeong, diriku sudah berjanji untuk mengajak Jihyo menonton film bersama !" Namjoon berucap dan menjawab pertanyaan Yoongi seketika.


"Oppa sudah lama ?" Jihyo turut hadir dan muncul dihadapan Namjoon serta memeluk tubuh pria itu seketika.


"Tidak juga sayang !" Namjoon nampak tersenyum saat Jihyo datang dan menghampirinya.


"Oppa !, kita makan terlebih dahulu !"


"Aku baru mencoba sebuah resep baru hari ini !" Jihyo nampak berujar dan mencoba untuk meraih tangan pria pujaannya.


"Apa masih sempat ?" Namjoon nampak tak yakin karena jadwal film nya.


"Lagipula film nya masih satu jam lagi, ayolah !"


"Oppa tak ingin mencicipi hasil masakan ku ?" Jihyo merajuk dengan raut wajah masamnya.


Namjoon akhirnya mengangguk dan mengiyakan perkataan gadis tunangannya, pria itu turut melangkah mengikuti Jihyo menuju ruang makan.


Atensi Namjoon kembali teralihkan pada keberadaan Hana yang masih nampak sibuk berkutat dengan segala perabot dapur, gadis itu tak pernah nampak santai dari dulu.


Namjoon hanya menghela nafas, ia nampak tersenyum tertunduk.

__ADS_1


Rasa hatinya kembali getir saat matanya tak sengaja menatap kamar di kolong tangga milik Hana, ruangan itu kembali membuat ia mengingat semua masa pahit Hana saat bersamanya.


__ADS_2