Sweater Abu-abu

Sweater Abu-abu
Nasi Goreng Istimewa Buatan Hana


__ADS_3

Suasana ruang kantor yang hangat siang itu membuat Taehyung menyandarkan kepala seraya menutup mata, bayangan paras manis dari wajah Hana nampak senantiasa menghantui pikirannya.


Pria itu kembali tersenyum, sebelum akhirnya ia dikejutkan oleh seseorang yang tiba-tiba memasuki ruangan nya.


"Maaf Tuan, saya sudah mencegah nya !"


"Tapi nona ini bersikeras untuk menemui Tuan tanpa janji temu sebelumnya !" seorang asisten bawahan Taehyung nampak tertunduk dengan raut wajah khawatir.


"Kau boleh pergi sekarang." Taehyung nampak tersenyum santun pada asisten nya.


"Aku tahu Oppa pasti merindukan ku !" gadis dengan mata biru serta rambut blonde itu seketika mendekati Taehyung dengan melayangkan ciuman di bibirnya.


"Apa yang kau lakukan Celine ?" Taehyung mendorong kasar tubuh gadis yang sempat duduk dipangkuan nya.


"Diriku sangat merindukanmu Oppa !" gadis itu kembali berucap dengan kesal karena Taehyung tak menanggapi hangat kehadirannya.


"Kapan kau kembali ?" Taehyung kembali melontarkan pertanyaan dengan memalingkan wajahnya.


"Baru tadi malam, dan diriku sama sekali tak sabar untuk menemui mu !" Celine kembali mencoba untuk memeluk tubuh Taehyung, namun pria itu kembali menghindar.


"Maaf, tolong jangan bersikap seperti ini !" rahang tegas Taehyung kembali menampilkan wajah seriusnya.


"Tapi kenapa ?, bukankah Oppa mencintaiku ?" raut wajah gadis itu nampak berubah dengan seketika.


"Itu dulu, dan diriku terpaksa menerima perasaan mu karena Jungkook, kakakmu !"


"Jadi maksud Oppa ?, ..." kalimat gadis itu kembali terpotong oleh ucapan Taehyung.


"Aku tak menaruh hati sedikit pun padamu Celine !, dan diriku juga sudah memiliki kekasih !"


"Jadi tolong menjauh lah dariku !" Taehyung kembali beranjak dan membukakan pintu ruang kerjanya untuk mempersilahkan Celine keluar.


"Kau benar-benar keterlaluan Oppa !" derai air mata Celine nampak tumpah seketika mengiringi langkah kakinya untuk pergi meninggalkan ruang kerja Taehyung.


Taehyung kembali menghela nafas, gadis kesayangan dari sahabat masa kecilnya itu kini hadir kembali dan mungkin bisa membuat rusuh hubungan nya bersama Hana.


Pesona ketampanan Taehyung memang begitu luar biasa, ia mampu dengan mudah memikat hati seorang wanita.


Sikap ramahnya justru selalu disalah artikan sebagian gadis yang kenal dekat dengannya sebagai rasa cinta.


"Kemana dirimu Hana ?" pria itu kembali terduduk lesu dengan menggenggam ponsel ditelinga untuk menghubungi kekasih hatinya.


***

__ADS_1


"Hyeong bisakah diriku ikut pulang bersama mu ?" Jungkook, pria yang baru saja kembali bertemu dengan Yoongi nampak berucap manja dihadapan Yoongi juga Hana.


"Kau ini selalu merepotkan diriku Jungkook a !" pria pucat kakak lelaki Hana itu kembali berbicara ketus tanpa memperhatikan pria muda yang tiba-tiba duduk dan menyerobot masuk kedalam mobilnya.


Hana hanya kembali tersenyum melihat tingkah konyol sahabat dari kakaknya.


"Haruskah diriku duduk dibelakang untuk menemani mu Hana ?" pria bergigi kelinci itu kembali menoleh kebelakang sebelum membenarkan posisi seat belt pada tubuhnya.


"Kau pikir diriku ini sopir ?" lagi-lagi Yoongi berbicara dengan nada ketus terhadap Jungkook.


"Kau ini sungguh galak sekali Hyeong !"


"Tak pernah berubah dari dulu !" Jungkook kembali berucap dan menggerutu seorang diri.


"Kalau kau tak suka, turun lah sekarang !" Yoongi kembali terkekeh saat mendengar kalimat dari sahabat yang lebih muda darinya.


Kedua pria itu kembali saling mendorong satu sama lain didalam mobil, tingkah Jungkook yang sedikit kekanakan memang membuat Yoongi turut mencair setiap kali mereka bertemu.


"Apa kita tak akan pulang ?" Hana akhirnya membuka suara setelah lama terdiam.


Kedua pria itu pun akhirnya menoleh seketika dan menghentikan candaan konyol mereka.


***


Taehyung akhirnya beranjak, pria itu memilih untuk pergi menemui Hana di kediaman Yoongi.


"Diriku sungguh merindukanmu Hana !" Taehyung seketika memeluk tubuh Hana tanpa menghiraukan keberadaan Yoongi yang berada di samping Hana.


"Aaahhh, sudah !" pria pucat kakak lelaki Hana itu akhirnya melangkah untuk mendahului Taehyung juga Hana.


"Kenapa Tuan kemari ?" Hana tersenyum seraya mengusap perlahan tangan kekasihnya.


"Apa salah jika diriku datang kemari Hana ?" Taehyung masih saja setia memeluk tubuh gadisnya, dengan menyandarkan dagunya pada pundak Hana.


"Bukan seperti itu Tuan !" Hana membalikkan badannya perlahan, gadis itu kembali mengusap lembut pipi Taehyung.


"Bukankah seharusnya Tuan berada di kantor sekarang ?" senyuman Hana sama sekali tak luntur setiap kali menatap wajah tampan Taehyung.


"Mau ikut bersama ku ?" pertanyaan random kembali keluar dari bibir Taehyung.


"Ikut ?, kemana Tuan ingin mengajak ku pergi ?" gadis itu kembali menanggapi kalimat kekasih hatinya dengan raut wajah penuh tanya.


"Mau makan ice cream di apartemen ku ?" Taehyung kembali berujar genit dengan menggigit bibir bawahnya.

__ADS_1


"Saya tidak bisa jika sekarang Tuan !" Hana akhirnya berucap dengan kecewa dalam menanggapi kalimat jebakan dari pria tampan yang masih setia memperhatikan paras manisnya.


"Bagaimana jika nanti malam ?" Taehyung kembali melontarkan pertanyaan pada Hana yang masih nampak kebingungan.


"Saya bisa flu Tu ...," Hana membekap mulutnya seketika saat menyadari semuanya.


"Tuan ini sungguh mesum sekali !" gadis itu kembali berdecak kesal dan seketika mendorong tubuh kekasihnya.


Taehyung kembali terkekeh dengan tingkah Hana, sebelum akhirnya beranjak untuk menyusul Hana yang telah melangkah memasuki kediaman nya.


"Dimana diriku harus meletakkan ini Hana ?" Yoongi seketika berujar tanya saat mendapati Hana memasuki ruang dapur mereka.


"Biarkan saja kak, nanti akan saya rapikan !" gadis itu nampak kembali mengeratkan ikat rambutnya.


"Sayang diriku sungguh lapar, apa kau tak akan membuat sesuatu untuk ku ?" Taehyung turut menyusul Hana dan mendudukkan dirinya di ruang makan.


"Kau ini bukankah sudah menjadi pemimpin perusahaan besar ?"


"Kenapa mengemis makanan pada adikku ?" Yoongi nampak berucap ketus menanggapi kalimat Taehyung.


"Setidaknya ajaklah adikku ke luar untuk makan !"


"Jangan justru menyusahkan nya !" pria pucat itu kembali nampak berbicara dengan tegas dihadapan kekasih adiknya.


Taehyung yang mendengar kalimat Yoongi seketika menampilkan raut wajah cerah dengan mata berbinar.


"Sayang kita pergi sekarang !" pria itu kembali beranjak dan menarik perlahan tangan Hana.


"Hyaaaaaakk, apa maksudmu ?" kakak lelaki Hana akhirnya meninggikan suaranya pada Taehyung.


"Bukankah dirimu telah memberikan izin untuk diriku membawa pergi Hana Hyeong ?" pria tampan kekasih Hana itu tak kalah semangat dalam memberikan alibi nya.


"Bukan saat ini juga Tae, Hana baru saja makan siang bersama ku !" Yoongi kembali menghampiri Taehyung dan menarik telinga pria itu.


"Kak sudah lah !" Hana kembali menengahi percekcokan kecil antara kakak lelaki dengan kekasihnya.


"Apa Tuan ingin pasta atau yang lainnya ?" Hana kembali menatap Taehyung untuk meminta kejelasan menu makan siang yang pria itu inginkan.


"Bagaimana jika nasi goreng udang wortel Hana ?" Taehyung berucap dengan antusias dengan mata berbinar-binar.


"Jangan memasukkan udang, kau tahu Hana alergi bukan ?" Yoongi kembali turut bersuara dan menyampaikan isi hatinya.


"Apa kakak juga menginginkan nya ?" Hana seketika menoleh dan menatap kakak lelakinya untuk bertanya.

__ADS_1


Pria dingin itu hanya kembali mengangguk, mengiyakan kalimat pertanyaan dari adik bungsunya.


Siang itu rasa cemas Taehyung nampak tertutup dengan makan siang istimewa bersama Hana juga Yoongi di kediaman mereka.


__ADS_2