SYSTEM DEWA

SYSTEM DEWA
Chapter 16.1 Para Naga


__ADS_3

Salah satu pasukan naga berlari ke arah Rael dengan terburu-buru dan was-was seperti sedang dikejar sesuatu yang menakutkan.


"Yang mulia! Ini gawat! Ini gawat!" Seru penjaga itu.


"Hei ada apa ini? Coba katakan apa yang terjadi?" Tanya Rael heran.


"Coba keluar dan lihat ke bawah yang mulia!" Ucap penjaga itu panik.


Rael pun melihat keluar untuk mengetahui apa yang terjadi sebenarnya.


"Ini... Kenapa ini bisa terjadi?! Bukankah ini adalah hutan iblis?!" Rael pun terkejut.


"Benar yang mulia! Sebelumnya, kita ada di pegunungan yang jauh dari benua para manusia. Lalu, tiba-tiba kita sudah berada di sini di. Di bawah juga ada sebuah kota misterius dengan pelindung sihir yang aneh. Bahkan, pelidung ini juga melapisi lembah naga kita seluruhnya. Sebenarnya siapa orang yang bisa membuat pelindung sihir sebesar ini?" Penjaga itu menjelaskan apa yang terjadi.


"Sebuah kota? Jangan-jangan itu... Yuu?!" Rael mulai menyadari sesuatu.


"Tidak mungkin kan kalau Yuu yang melakukannya? Aku harus bertemu dan bertanya padanya."


"Penjaga! Tetap disini dan jangan biarkan yang lainnya panik. Buat mereka semua tenang." Perintah Rael.


"Kemana anda akan pergi yang mulia?" Tanya penjaga itu.


"Ke bawah!" Jawab Rael.


Rael pun turun terbang ke bawah untuk menemui Kiryuu. Dia ingin meminta penjelasan kenapa kerajaannya di bawa kesini. Saat dia sampai, dia bertemu dengan ayahnya.


"Ayah! Apa yang kamu lakukan di sini? Apa yang terjadi dengan kerajaan kita?" Tanya Rael.


"Rael, pulanglah! Masalah sudah teratasi. Sekarang, kerajaan kita dan kota ini telah menjadi satu dengan aliansi bocah sialan itu. Aku akan kembali ke atas dan mengumumkan masalah ini adalah sebuah bentuk perjanjian." Jawab Iris.


"Perjanjian? Perjanjian apa yang telah kamu buat hingga kerajaan kita sampai disini?!" Rael semakin panik.

__ADS_1


"Nak, tenangkan dirimu. Bukan aku yang melakukan semua ini. Tapi bocah sialan yang bernama Narue Kiryuu itu. Dia dengan cerdasnya memanfaatkan kesukaanku pada kota ini. Jadi, aku membuat surat aliansi pasukan dengannya. Dengan begitu, kita akan tinggal di hutan ini mulai sekarang." Ucap Iris menjelaskan.


"Ta-tapi ayah! Bukankah ini terlalu mendadak?" Sahut Rael.


"Ya memang benar ini terlalu mendadak. Tapi jangan kawatir. Dengan tinggalnya kita disini, hidup kita akan jauh lebih baik dari sebelumnya. Sejak dulu, bangsa kita harus menghemat makanan dan sumber daya agar dapat bertahan hidup. Sudah tak terhitung berapa banyak sekutu kita yang mati karena lapar. Tapi, itu tak akan terjadi lagi. Dengan dibuatnya aliansi ini, kita semua sekarang adalah keluarga. Kita tak akan kelaparan lagi. Bocah itu sekarang juga sudah mengumumkan kedatangan kita. Mereka menyambut dengan sangat ramah. Belum pernah aku bertemu dengan orang yang menarik sepertinya. Bahkan, dia juga menjamin kebebasan kita yang artinya, dia tak membatasi kehidupan kita semua. Baiklah... Aku pergi dulu menemui ibumu."


"A-ayah!"


Iris meninggalkan Rael sendiri dan kembali ke atas.


"Kenapa jadi begini?


Apa yang sebenarnya Yuu rencanakan? Aku harus bertemu dengannya untuk mengetahui apa yang dia inginkan.


Rael pun pergi ke rumah Kiryuu untuk menemuinya.


Sesampainya di sana~


Lalu, pintu pun terbuka oleh seorang gadis kecil.


"Ha-halo... Bibi ini siapa ya? Kenapa bibi ingin mencari papa?" Tanya Yui membuka pintu sembari menyembunyikan separuh tubuhnya.


"Pa-papa? Gadis kecil... Siapa namamu? Aku ingin bertemu dengan papamu." Tanya Rael.


"Aku Yui. Kenapa bibi ingin bertemu papa?" Jawab Yui lalu balik bertanya lagi.


"Aku harus membicarakan sesuatu pada papamu dan ini sangat penting. Bisakah kamu membawaku padanya?" Ucap Rael.


"Baik! Ayo masuk, aku akan memanggil papa." Yui menunjukkan jalannya.


"Ngomong-ngomong, Yui-chan... Dimana Nanako-san sekarang? Kenapa dia tidak terlihat di dapur?" Tanya Rael.

__ADS_1


"Mama saat ini sedang melatih pasukan di gedung pelatihan."Jawab Kiryuu.


"Duduklah di sini. Aku akan memanggil papa sekarang." Kata Yui.


"Baiklah."


"Papaaa!! Ada tamu yang datang! Cepatlah turun kesini cepat!" Yui berteriak memanggil Kiryuu.


Kiryuu pun berlari menuruni tangga dan sempat terjatuh karena buru-buru.


"Aku datang... Eh? Rael? Apa yang kamu lakukan disini?" Tanya Kiryuu.


"Sebelum itu, aku ingin bertanya... Apakah dia ini benar-benar anakmu dan Nanako-san? Sejak kapan kalian melakukannya?" Tanya Rael dengan tatapan sinis.


"Bu-bukan begitu! Dia adalah anak angkatku. Aku tak bisa bilang padamu karena ini rahasia keluarga." Ucap Kiryuu.


"Oh begitu? Kalau begitu lupakan! Aku datang kesini karena ingin meminta penjelasan darimu kenapa kau memindahkan lembah naga ke sini?" Tanya Rael.


"Baiklah... Yui-chan, duduklah di pangkuanku sekarang."


Yui pun duduk di pangkuan Kiryuu sambil memakan gulali.


"Oke sekarang akan kujelaskan secara singkat. Pertama, aku sengaja melakukannya untuk membuat tali persaudaraan antar ras untuk dapat hidup berdampingan bahwa ras yang lebih kuat juga bisa bergaul dengan ras yang lebih lemah. Kedua, ini juga keputusan bersama ayahmu dan aku karena kedua pihak saling menguntungkan. Aku hanya membuat satu permintaan saja yaitu kalian hanya harus melindungi kotaku dari marabahaya. Sisanya terserah kalian karena aku tak membatasi kebebasan kalian. Semua penduduk di kota ini juga menerima kalian dengan ramah dan selalu terbuka untuk kalian. Dan terakhir,


aku membuat perjanjian ini untuk membantu kalian mengatasi krisis bangsa nagamu yang akhir-akhir ini mengalami kemunduran. Meski kalian jauh lebih kuat dari manusia, tapi manusia juga cerdas. Mereka akan membuat sebuah tim kuat untuk mengalahkan satu naga hingga akhirnya naga tersebut kalah telak dan mati. Ini merupakan masalah yang buruk. Bagaimana tidak, naga yang merupakan ras terkuat kalah oleh para manusia rendahan. Dengan dibuatnya aliansi ini, aku berjanji! Akan kubuat bangsamu kembali pada masa kejayaannya." Ucap Kiryuu menjelaskan.


"Kurang lebih, sekarang aku mengerti. Maaf sudah salah sangka. Memang benar akhir-akhir ini bangsaku mengalami kemudunduran. Jadi kuharap kau menepati janjimu itu."


"Serahkan saja padaku!" Sahut Kiryuu.


Dan begitulah... Pasukan baru telah dibuat. Semua pihak telah sepakat. Kota para monster telah menjadi sebuah kota yang terkuat dalam sejarah. Ini adalah awal dari legenda baru dari seorang murid SMA biasa yang direinkarnasi dengan, "SYSTEM DEWA."

__ADS_1


To Be Continued~


__ADS_2