
Dan, pada saat itu juga, Marquis berhasil menghindarinya lalu tersenyum tipis.
"Apa?!" Rey terkejut ternyata serangannya tidak kena.
Lalu,
"Hehe... Ini giliranku! Heyaa!! Rasakan itu!!"
Marquis melemparkan kapak besarnya dengan sekuat tenaga. Sebuah serangan yang dapat menghancurkan batu dan digunakan untuk menjatuhkan lawannya.
Namun, Rey tertawa tanpa rasa takut.
Tepat setelah marquis melemparkan kapaknya dan menari di udara, ternyata Rey sudah memperhitungkannya sehingga gerakannya mudah untuk dibaca.
Dan pada saat itu juga, dia menggunakan salah satu skillnya dan diam-diam menghilang.
BOOMM!!
Kapak itu menghantam tanah hingga menyebabkan sebuah lubang kaldera kecil.
Beberapa saat kemudian,
"Apa aku berhasil? Tidak! Dia tidak mungkin kalah begitu saja ini tidak benar! Pasti ada yang salah... Kiri? Kanan? Belakang? Atas? Dimana dia?" Marquis terus bergumam sambil membalikkan badannya ke berbagai arah.
Tepat setelah Marquis menyadari arah terakhir yang lupa dia ingat, secara tiba-tiba, Rey muncul dari dalam tanah dan meluncur ke arah Marquis kemudian meninjunya.
BUKK!!
"Guhk!!"
Pada saat itu juga, banyak gigi-gigi di rahang bawahnya terlepas dan dia pun memuntahkan darah.
Setelah itu, Marquis dikirim terbang hingga terpental ke atas dengan sangat cepat lalu, Rey pun melompat mengikuti Marquis yang terbang dengan bantuan akselarasi dari sihirnya untuk menciptakan gelombang kejut yang dapat menghasilkan dorongan.
WUUSHH!!
Rey melayang di udara bersama Marquis yang masih tak dapat bergerak karena pukulan barusan sekaligus gaya pegas yang membuat tubuhnya bagaikan terikat oleh udara sehingga seluruh gerakannya terkunci.
Dan kemudian,
"Hehe, sudah berakhir!" Rey tersenyum tipis lalu mengangkat kedua kepalan tangannya ke atas dan mengayunkannya ke perut Marquis.
BUKK!!
"Uhuk!!"
Seketika, hantaman yang Rey lancarkan membuat Marquis tak sadarkan diri kemudian jatuh dengan cepat ditambah gaya dorong dari hantaman itu, cara dia terjatuh bagaikan peluru pistol yang melesat dengan kecepatan suara.
Dan tentu saja, Rey menang!
{Game over! Winner, Rey!}
Pemenang pertandingan pertama adalah Rey.
Ketika dia asik menikmati kemenangannya, Marquis yang masih jatuh terkapar dan tak sadarkan diri dibawa oleh para petugas ke ruang istirahat untuk disembuhkan.
Penonton bersorak sorai gembira dengan pertarungan yang sengit antara keduanya.
Dia layak sebagai pemenang pertama, itu adalah pertandingan yang hebat.
Kemudian, pertandingan di hentikan sebentar selama istirahat makan siang.
Diatas semua itu, nampaknya kios-kios makanan yang ada disana diterima dengan baik.
__ADS_1
Ada juga mereka yang kembali ke kota yang telah makan di kereta kuda, masing-masing individu berbeda.
\=\=\=Cerita bersambung di bawah ini\=\=\=
"Menarik! Sungguh menarik!" Gumam Kiryuu.
"Hehe, bagaimana tuan muda? Tidakkah menurut anda itu tadi pertandingan yang hebat?" Tanya Loren pada Kiryuu yang sejak tadi ikut menonton.
Lalu, menjawab pertanyaan loren, Kiryuu menepuk pundaknya dan berkata...
"Kufufufu... Sangat hebat, pak tua sialan! Kau melakukannya dengan sangat baik! Kerja yang bagus, dan terima kasih juga telah menyajikan pertunjukan yang amat menarik ini." Katanya sambil tertawa senang sekaligus mengucapkan terima kasih yang bersamaan dengan ejekan candaan kecil.
"Hahaha! Tentu saja! Aku telah bekerja keras untuk ini... Sambil menunggu pertandingan selanjutnya, kenapa kita tidak minum dulu?" Tanya Loren menawarkan untuk minum bersamanya.
"Fufu, baiklah..." Jawab Kiryuu menerimanya.
Sesaat ketika mereka akan memulainya, para eksekutif yang lain telah datang, mereka adalah para raja dari negara-negara dan wilayah yang berbeda yang Loren undang untuk ikut dalam perjamuannya.
Bersamaan dengan itu, salah satu dari mereka menyapa Loren dengan wajah seperti teman lama yang sudah lama tak bertemu.
Mereka pun saling berpelukan satu sama lain.
"Hahahaha!! Teman lama, sudah lama sekali! Senang bertemu denganmu lagi... Bagaimana kabarmu?" Tanya Ardel (Dominuse de Fardel) yang merupakan seorang raja dari kerajaan Norden sekaligus teman lama Loren.
"Aku baik... Dimana yang lainnya? Loren menjawab kemudian balik bertanya.
"Oh, mereka tadi ada dibelakangku... Eh itu mereka." Kata Ardel mengacungkan jempolnya ke belakang.
"Yo, sudah lama ya, Loren-dono." Sapa Regia (Efilonia von Doregia) yang merupakan seorang ratu sekaligus pemimpin dari kerajaan Einsberg.
"Oh, Regia-dono... Silahkan, silahkan duduk disini." Ucap Loren menawarkan kursi di sebelah kanannya.
Karena bentuk mejanya adalah persegi panjang tetapi sudutnya berupa setengah lingkaran, maka ini bisa desebut meja bundar tetapi bagian kiri dan kanannya itu lurus sedangkan sudut lainnya setengah lingkaran.
"...."
"Se-selamat datang, Filon-dono (Walz von Defilon: King of Blood moon kingdom)." Sapa Loren canggung.
"Humph!"
Tampaknya,raja Filon adalah orang yang arogan dan congkak.
"Hei, Filon-dono... Apa anda tidak dengar? Loren-dono tadi berbicara denganmu!" Tegur Regia pada Filon.
"Humph! Diamlah kau jal*ng! Kau terlalu berisik!" Ledek Filon kesal.
"Nani?!" Regia pun naik pitam dan berdiri dari kursinya!"
"Beraninya kau!!"
"Ka-kalian berdua... Tolong tenanglah... Jangan bertengkar..." Loren mencoba menenangkan situasi tegang diantara mereka berdua.
Kemudian, saat mereka masih sangat ribut dan saling berdebat, Kiryuu mulai muak dan marah.
BLEDERR!!
Meja yang Kiryuu pukul hancur dan tengahannya terbelah. Keempat orang itu menjadi terkejut dan merinding ketakutan setelah merasakan aura membunuh yang Kiryuu keluarkan.
Tetapi, Filon tetap bersikukuh dan malah memprovokasi Kiryuu secara terang-terangan dihadapannya.
"He-hei bocah!! Apa yang kau lakukan disini?! Bagaimana mungkin bocah sepertimu bisa berada di ruang penting kami?! Pergi dari sini sebelum aku menyuruh pengawalku mematahkan kakimu?!" Ucap Filon mengusir Kiryuu.
"Oh? Kalau begitu, kalian semua, berlutut di hadanku!!"
__ADS_1
Dengan ucapan yang Kiryuu keluarkan, seketika mereka mendengar apa yang Kiryuu ucapkan tiba-tiba jatuh ke lantai dan tak bisa bergerak karena perkataan yang dia keluarkan menekan seluruh ruangan.
"Aaakh!!" Filon berteriak kesakitan karena wajah terbenam di lantai yang keras.
"Fufu, anjing seperti kalian berani berlagak di depanku? Terimalah hukuman kalian!!"
Perkataannya seketika telah membuat tekanan gravitasi semakin berat dan berat hingga semuanya tubuh mereka terbenam di lantai.
"Baiklah, itu cukup!"
Kemudian tekanan mulai mereda, mereka semua pun mengangkat tubuh dan wajahnya yang terbenam pada beton yang keras dan terluka.
"Uhuk! Uhuk!!" Regia batuk.
"Wuek!!" Filon memuntahkan serpihan beton kecil yang masuk kemulutnya.
"Kuh... Ini sakit!" Ardel memegangi kedua lututnya yang lecet tergesek beton yang keras.
Sementara itu,
"Kalian terlalu berisik dan menggangguku! Aku meminta kalian untuk tenang tapi malah di sepelekan, ini pantas untuk kalian! Raja tapi kelakuannya masih sama seperti seorang anak-anak. Apa kalian layak menyebut diri kalian seorang raja?"
Dengan pertanyaan itu, mereka semua terdiam membeku dan tak bisa berkata-kata.
Apa yang akan terjadi selanjutnya?
To Be Continued~
Gini-gini ya tod, buat para reader yang selalu protes sama jalan ceritanya di awal-awal, lu punya mata gak bro? Dibilangin lagi revisi dan udah tercantum jelas di kolom sinopsis masih aja ngeyel. Budayakan membaca sinopsis lah...
Ini genre komedi dibalut dengan fantasy sama action. JANGAN HARAP BAKAL ADA ROMANCE KECUALI EPS SPECIALNYA. Kenapa sih selalu aja ada reader bngsd yang nyuruh-nyuruh buat ubah inilah, itu lah,
Ini cuman cerita yang gua bikin sesuka hati gua. Siapa bilang novel itu harus selalu sama dengan yang lainnya. Plot twist yang sama gitu? Alur yang sama juga gitu? Zero to hero gitu? Gblk! Ditambah lagi yang namanya masuk dunia isekai musti bingung dulu gitu? Kek novel² isekai yang lain gitu? Klise t*lol!:v
Kemaren, ada yang nyuruh buat ubah unsur dunianya jadi satu world dan jangan campurin sama dunia modern. Dia bilang aneh katanya.
Fufufu, lalu kenapa huh? Ngjk tawuran?:v
Perasaan gua malah makin seru kalo ditambahin unsur double universe. Dunia yang cuman satu universe malah bosenin menurut gua.
Ribuan bahkan ratusan ribu author dah sering pake plot kek gitu. Bosen gua jalan ceritanya itu-itu mulu. Lu gak bosen apa?
Dah basi juga b*go!:v
Yang namanya novel itu semuanya berasal dari isi pikiran dan imajinasi authornya sendiri dan bebas mencurahkan apa yang dipikirkan mereka.
Pembaca tak berhak mengatur-ngatur author seenak jidat mengubah sesuatu yang sudah ada.
Pembaca seharusnya memberi saran yang benar, kritikan yang tidak menyakiti yang lain dan authornya, memberi masukan, dll.
Apa kurang jelas ya tulisannya? Gua itu masih pemula. Jadi tolonglah, jika ada kesalahan atau apapun itu tolong dimaklumi.
Dan juga, untuk para author yang sudah sukses dll, tolong juga beri sarannya untuk saya yang masih pemula ini 😞
F*ck buat reader bgsd yang ngasih saran gak ngotak! Dasar buta map:v
Dan makasih juga buat mereka-mereka yang dah setia nemenin ini novel dari awal ampe sekarang 🙏.
Terakhir, sekali lagi saya ucapin terima kasih :v
Segitu aja dulu debatnya:v
Gak terima? Kuy lah gelud:v
__ADS_1
Adu bacot? Ayok! Siapa takut! Jangan pernah meremehkan bacotan anak meme yang pedas. Siap-siap kalah argumen+surrender lu:v