SYSTEM DEWA

SYSTEM DEWA
Chapter 19 Kunjungan Raja Dari Kerajaan Fulio. Apa Tujuannya?


__ADS_3

"Orang itu benar-benar sangat mengerikan! Dia bahkan membunuhku tanpa ragu sama sekali. Sebuah keajaiban kita bisa pulang hidup-hidup. Kita tak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang dia berikan." Ucap Loki.


"Kamu benar! Kita harus kembali ke tuan Camelleon dan memberi tahunya agar tak mengganggu orang itu. Aku kawatir jika nanti tuan Camelleon juga tak bisa mengatasi orang itu." Ujar Opris.


"Apakah dia benar-benar sekuat itu sampai-sampai tuan Camelleon juga tak bisa melawannya? Jika benar, maka dia bisa menguasai seluruh dunia kapanpun dia mau. Tapi, sepertinya sejauh ini dia hanya bersantai dan menikmati hidupnya tanpa ingin diganggu dan sama sekali tak tertarik pada urusan dunia. Tak heran dia datang tiba-tiba dan membuat kita babak belur. Semua orang pasti akan marah jika kehidupannya diganggu. Kurasa itu sebabnya dia marah." Ujar Loki.


"Baiklah, sudah cukup! Ayo kita batalkan saja misi ini. Tak mungkin kita bisa menginvasi kota itu. Kita bahkan tak tau seperti apakah orang-orang yang tinggal disana dan apa yang telah menunggu kita pasti bukanlah sesuatu yang dapat kita bayangkan."


Opris mengajak Loki untuk menghentikan misinya dan kembali ke benua iblis.


Sementara itu~


"Mana yah letak jantung naga itu? Ciela-san bilang tetap terbang lurus ke depan lalu turun di sebuah lembah yang berkabut."


Kiryuu terus mencari lembah misterius itu diantara banyak pegunungan. Tetapi kebanyakan sama sekali hanya sebuah lembah biasa.


[Pemberitahuan! Master telah sampai di tujuan! Turunlah kebawah maka anda akan melihat sebuah jalur lurus dengan perisai setebal 3 meter level 132!]


Ternyata, aku telah sampai sejak tadi tapi aku malah tak menyadarinya. Aku malah berputar-putar kesana kemari. Rupanya, lokasi berkabut itu telah disembunyikan keberadaannya dengan shield level tinggi.


Kiryuu pun turun kebawah dan melihat seperti apa perisai itu.


"Jadi begitu!" Gumamku.


Shield ini bukanlah shield biasa. Pasti orang hebatlah yang menciptakannya. Kalau berdasarkan kalkulasi level dan performa yang Ciela-san perkirakan, shield ini tak mudah dihancurkan karena bisa melenyapkan dan meniadakan segala jenis sihir. Bisa dibilang, pasti dulu ada seorang dewa yang pernah datang ke tempat ini.


Sementara aku sibuk dengan rasa keingintahuan yang besar terhadap shield level tinggi tersebut, Ciela-san telah selesai menganalisanya dan menemukan metode yang pas agar bisa masuk kedalam tanpa repot-repot menghancurkannya.


Yaitu dengan sihir ruang dimensi dan though acceleration. Dengan memanfaatkan lompatan dimensi yang berbeda, maka jika 10 meter di ruang dimensi lain sama dengan 1 meter di dunia nyata, maka jika ketebalan shield ini 3 meter... Aku hanya perlu bergerak sejauh 30 meter di dimensi lain.


Dengan though acceleration, aku tak perlu susah payah berjalan dan akan sampai dalam sekejap.

__ADS_1


Kiryuu pun mencoba metode yang systemnya berikan. Dia masuk ke dalam dengan bantuan manipulasi dimensi dan berhasil masuk.


"Waah... Jadi seperti ini yah dalamnya? Keren!" Kiryuu melihat tempat itu dengan wajah terkagum-kagum.


\=\=\=Cerita bersambung di bawah ini\=\=\=


"Yang mulia raja! Kita telah sampai." Seru salah satu prajurit dari raja itu.


Kelihatannya, kota monster telah kedatangan tamu tak diundang. Apakah tujuannya yang sebenarnya?


Baiklah! Setelah putriku pergi dari kerajaanku selama lebih dari sebulan, dapat dipastikan bahwa sekarang dia dalam bahaya. Aku harus menolongnya. Tapi aku tak berharap akan terjadi pertikaian dan lebih baik diselesaikan secara baik-baik. Putriku itu adalah anak yang paling bandel dan keras kepala. Tetapi jika dia berurusan dengan sesuatu yang berbau politik, maka dia akan menjelma menjadi wanita yang tenang dan elegan.


Hanya saja, temperamennya cukup buruk. Dia mudah marah jika sesuatu menyinggungnya. Ada dua kemungkinan dia tidak kembali.


Pertama, dia membuat masalah dan merepotkan orang lain. Dan kedua, dia dijadikan seorang tawanan oleh para monster yang tinggal di kota ini.


Tanpa pikir panjang, raja itu pun berjalan maju ke arah gerbang besae yang ada di hadapannya lalu terdengar sesuatu.


"Siapa anda? Apa yang anda lakukan disini dan ada keperluan apa?" Tanya suara yang berasal dari mikrofon suara yang Kiryuu ciptakan.


"Tenang-tenang, ini hanyalah pengeras suara yang tuan kami buat. Suara yang sedang berbicara padamu ini adalah suaraku yang berasal dari dalam kemudian disalurkan ke sini." Ucapnya.


"Ternyata begitu? Benar-benar alat yang sangat luar biasa!" Pujinya.


"Fufufu... Tentu saja! Tuan kami adalah orang paling hebat dan jenius di seluruh kota monster ini. Dia memimpin kami semua dengan sangat baik dan memperlakukan kami semua dengan bijak. Sekarang, beritahu apa tujuan anda datang kemari?" Tanyanya.


"Emm... Bisakah saya bertemu dengan pemimpin kalian?" Tanya raja itu.


"Baik, kalau begitu, masuklah terlebih dahulu dan aku akan memanggilnya." Ucapnya.


Gerbang itu pun terbuka dan sang raja pun masuk kedalam bersama para pengawalnya.

__ADS_1


\=\=\=Cerita bersambung di bawah ini\=\=\=


"Ooh! Keren! Banyak sekali batu permata dan benda-benda berharga lainnya! Ini semua lebih dari cukup untuk mereka semua."


Kiryuu menyimpan semuanya di inventorynya.


"Etto... Aku hampir lupa tujuanku sebenarnya datang kesini. Aku harus cepat menemukan jantung naga itu!" Ujarku.


Kiryuu melihat-lihat sekelilingnya dan melihat sebuah jalan yang terdapat sebuah aura putih terang.


"Ada yang aneh dengan jalan itu... Jangan-jangan disanalah letaknya?" Gumamku.


Kiryuu pun langsung masuk kedalam. Jalan itu ternyata dipenuhi dengan energi murni yang membuat nyaman tubuh. Namun, saat sampai di sebuah rawa berair putih seperti susu, dia bertemu dengan seseorang.


Sriuuu...


Sebuah pusaran air membentuk sebuah wujud seperti manusia.


"A-apa-apaan itu? Membuatku takut saja! Jangan-jangan hantu?!" Kiryuu merinding.


"Halo! Selamat datang orang yang terpilih." Sapanya.


Orang itu menyapa Kiryuu dengan sopan. Wujudnya sekarang seperti seorang dewi yang sangat cantik dengan pakaian berwarna putih berjumbai dan rambut panjang berwarna hitam terkipas-kipas kena angin semriwing.


Kiryuu hampir saja tergoda oleh kecantikannya dan menatapnya selama beberapa menit. Untungnya, systemnya membantu menghilangkan pengaruh dari kecantikannya.


"Siapakah kamu sebenarnya? Kenapa kamu bisa berada di sini?" Tanyaku.


"Aku adalah seorang dewi yang terperangkap di sini selama 3.000 tahun lamanya. Aku juga sudah lupa dengan namaku yang dulu. Aku berakhir disini karena dewa-dewi lain menghukumku karena kejahatanku membunuh banyak dari mereka. Tapi aku punya alasan untuk itu. Para dewa itu berniat merebut sebuah pusaka rahasia yang kumiliki untuk kepentingan mereka sendiri sehingga aku tak punya pilihan lain selain melawan mereka." Ucapnya.


"Lalu, apa yang terjadi selanjutnya?" Tanya Kiryuu.

__ADS_1


"Aku saat itu bertarung mati-matian melindungi pusaka ku dan berakhir kehilangan tubuh fisikku. Wujud yang kamu lihat sekarang hanyalah air yang kubentuk dengan ingatan jiwaku. Dulu sekali, ada seorang dewa yang sangat baik padaku. Dialah yang membawaku kesini dan mengurungku selama ribuan tahun agar aku tak diincar oleh para dewa lainnya. Dan dia berkata... "Suatu hari, akan ada orang yang membebaskanmu dari belenggu yang mengekang dirimu. Kelak, suatu saat dialah orang yang akan selalu melindungimu dan membuatmu bahagia dan hidup bebas." Katanya.


To Be Continued~


__ADS_2