
Saat ini, Kiryuu sedang mencari dimana letak lokasi dari dalang dibalik semua ini.
Nampaknya, agak sulit menemukannya bahkan Ciela sendiri tidak bisa melacak lokasinya.
Dia mengelilingi seluruh area kota Fulio dari sudut ke sudut tanpa ada yang terlewat.
~
"Sial! Dimanakah mereka?" Gumam Kiryuu sambil terus mencari.
Disaat Kiryuu sibuk mencari sesuatu, kini kota monster telah selesai bersiap-siap.
Warga yang tidak ikut berpartisipasi dalam peperangan di evakuasi ke dalam dungeon lantai 159 yang luas. Dengan diameter yang lebar seperti itu, itu cukup untuk menampung semua orang di kota monster.
Bersamaan di kota itu, 2 juta pasukan beast telah dikerahkan dan sedang dalam perjalanan menuju ke sini.
Para beast itu telah dibagi menjadi beberapa barisan. Jika berdasarkan tangkapan satelit milik Kiryuu, barisan-barisan itu hanya terdiri dari 2 baris saja.
Yang artinya, mereka mengelompokkan anggotanya berdasarkan tingkat kemampuan yang mereka miliki. Barisan pertama adalah gelombang yang hanya beranggotakan orc dengan jumlah 1 juta.
Setiap dari mereka juga sudah berada pada evolusi high orc dan orc lord.
Dengan jumlah yang sebanyak itu dan tingkat ability yang tidak main-main, mereka sudah setara dengan ratusan raja iblis jika digabungkan.
Nampaknya, para penyihir agung itu yang telah mengevolusikan mereka secara paksa.
Ini menyebabkan terjadinya perubahan akal sehat mereka yang pada akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya oleh para penyihir agung.
Dan barisan kedua atau barisan inti terdiri dari monster-monster campuran seperti wyvern, bicorn, skeleton knight, dll.
Semuanya juga sudah berada di tahap yang tinggi. Setidaknya, masing-masing dari mereka bisa setara dengan greater demon yang tidak ada tier evolusi atau iblis biasa.
Jumlahnya juga tak kalah dengan sebelumnya. Barisan ini akan memulai serangannya setelah barisan pertama. Adapun sisanya yang dikirim para penyihir agung sebagai pasukan tambahan adalah para ksatria suci yang berjumlah 10.000 pasukan dengan 2.000 penyihir pembantu.
Kedua kubu ini juga bukan sembarangan. Kemampuan tempur mereka masing-masing sangatlah luar biasa.
Bahkan, banyak dari mereka yang memiliki unique skill. Dapat dipastikan bahwa, pemimpin mereka mendapatkan dukungan pasukan sebanyak ini pastilah tidak mudah.
Hanya demi menginvasi kerajaan Fulio, mereka sampai berbuat sejauh ini.
Berbagai senjata yang cukup canggih tapi kuno seperti pesawat terbang yang terbuat dari macam-macam bahan mirip kapal udara, tank sihir, dan nuclear cannon atau sejenis dengan meriam laser.
Itu relatif mudah dikendalikan, jadi seorang penyihir agung manusia tampaknya lebih menyukainya.
Artinya, itu adalah yang paling mudah untuk mengontrol sihir tipe nuklir.
Selain itu, kinerja dan konsumsi sihirnya cukup bagus. Saat ini, setidaknya setiap satu kali tembakan akan mengonsumsi satu atau 2 ribu mana tergantung tingkat kerusakan yang akan dilepaskan.
Lalu tank sihir. Mesin yang satu ini sangatlah unik. Sangat berbeda dengan tank yang ada di zaman modern.
__ADS_1
Jika tank di zaman modern moncong meriam ada di depan, maka tank sihir yang satu ini moncongnya berada di atas.
Cara kerjanya juga sangat berbeda. Tank ini mengumpulkan energi dari sihir yang sudah dikumpulkan dalam wadah dengan jumlah yang banyak seperti tanki penampung.
Meski cara kerjanya sedikit aneh, tapi dampak serangan tak kalah dengan tank yang ada di zaman modern.
Adapun pesawat terbang versi manusia dunia ini juga sama uniknya.
Ini sangat mirip dengan pesawat balon udara dengan kipas besar dibelakang dan ruang kendali di bawah.
Tapi, perbedaannya hanya ada pada peletakan senjatanya yang berada di sekeliling pinggiran balonnya.
Dan mereka juga menyebutnya sebagai pesawat menurut penduduk di dunia ini.
Kedua belah pihak telah selesai bersiap-siap, mereka terus menunggu kedatangan musuh yang akan segera tiba besok pagi.
Awalnya, mereka seharusnya bergerak dalam kurun waktu 2 hari lagi. Namun, dengan cepat, mereka telah merubah rencana mereka.
Untungnya, Kiryuu telah memberi tahu semua bawahannya tentang perubahan rencana ini.
Dan semua monster berada dalam kegembiraan sekali lagi. Umumnya, orang normal akan semakin panik jika terjadi perubahan secara tiba-tiba seperti ini. Namun, mereka tetap mengindahkan kata-kata tuan mereka (Kiryuu) melalui jiwa mereka.
Dia yang telah menerima kepercayaan dan kesetian mereka, penguasa absolut mereka.
Hati monster-monster dipenuhi rasa suka cita yang mendalam saat menerima dorongan untuk melepaskan mana mereka jauh lebih cepat.
Karena tinggal dikota, esensi sihir mereka yang dilepaskan di tekan demi lingkungan mereka, dan konsentrasi esensi sihir di sekitarnya naik dalam satu tingkat.
Tidak lagi, tidak ada lagi yang perlu mereka kawatirkan. Apa yang mereka miliki sekarang adalah dorongan memasuki medan perang.
Besoknya di pagi hari~
Pasukan regu keempat memulai pergerakannya. Jet-jet tempur yang sudah siap lepas landas meluncur satu persatu hingga semuanya diluncurkan dengan ketinggian di atas awan agar tidak ketahuan.
Tank dan kendaraan tempur lainnya juga telah dikerahkan memasuki hutan dan saling berkamuflase dengan rumput dan dedaunan.
Sementara itu, pemimpin mereka yaitu Shiro, bergerak diantara hutan-hutan yang rimbun.
Shiro mengedipkan mata kepada wakil kaptennya, dan memberikan isyarat padanya.
Dalam pertempuran ini, bergerak secara berkelompok malah akan menimbulkan bahaya.
Setelah observasi, dan (tanpa izin) berdiskusi dengan God System Ciela, disimpulkan bahwa meriam utama dari tank tempur diarahkan secara visual.
Jadi, jika musuh memperlakukan kelompok itu sebagai monster tunggal, tindakan mereka akan dengan mudah diprediksi dan tujuan mereka.
Gerakan terampil dan tersinkronisasi malah akan berbahaya.
"Selanjutnya, semua kelompok diperbolehkan menyerang sesuka hati. Destroyer akan bertindak sebagai pemimpin (Destroyer itu nama tim yang mereka bikin di pasukan Shiro yang dimana anggotanya itu special atau elite yang tugasnya sebagai penghancur pertahanan musuh), memimpin pasukan hijau, merah, dan kuning."
__ADS_1
(Semenjak Kiryuu meninggalkan kota monster untuk beberapa waktu, tampaknya telah terjadi berbagai perubahan disana-sini).
"Setiap dari regu ini akan berpencar ke tiga arah untuk mengepung mereka dari berbagai sisi. Ingat untuk selalu tetap saling berhubungan dengan telepati, saat akan mengambil tindakan yang bebas, jangan lupa untuk bekerja sama." Ucap Shiro pada regunya.
"Dipahami! Apa yang akan anda lakukan selanjutnya, jendral Shiro?"
"Aku tidak punya waktu untuk mengulur-ulur. Tuan kita sedang mengawasi kita. Aku tidak bisa membuat contoh yang tidak sedap dipandang dari diriku sendiri. Inilah saatnya untuk menjadi serius!"
Melihat matanya, wakil kapten telah menyadari keseriusan Shiro.
Pemandangan yang jarang terlihat. Bos yang biasanya suka bercanda sekarang telah serius. Biasanya, Shiro adalah orang yang humoris dan jarang sekali fokus akan sesuatu.
Tetapi, saat ini, dia menunjukkan keseriusannya yang benar-benar sangat langka.
Semoga gelombang pertempuran menguntungkan bagi anda! Setelah dia menjawab, wakil kapten telah mengeluarkan komando kepada seluruh pasukan lalu berpencar ke berbagai penjuru.
"Ayo maju!"
Dengan senang hati, Shiro terjun ke medan perang dengan penuh gagah berani dan percaya diri. Dengan kecepatan berlarinya yang luar biasa, berjalan sejauh bermil-mil bukanlah masalah baginya.
Lalu,
"Jangan terjebak dalam kerusakan! Mundurlah jika terdesak! Tuan Kiryuu-sama meminta kepada kita jangan ada satu pun yang mati! Ini akan menjadi dosa yang besar bahkan jika kita menyerahkan kepala kita kepadanya, itu tak akan pernah cukup!" Ucap Shiro memberi pesan pada regunya lewat telepati.
Sementara Shiro maju sendirian sebagai pengalihan, pesawat-pesawat jet tempur yang telah dikirim terbang menuju arah barisan utama musuh yaitu para ksatria dan penyihir beserta artileri mereka dan bersiap untuk penjatuhan bom nuklir dan misile.
Gelombang pertama telah tiba! Seluruh orc berlari secara bergerombol menyerbu Shiro dengan membabi buta tanpa menyadari bahwa para monster bodoh itu telah masuk dalam perangkap mereka dari segala sisi.
Tank yang bersembunyi mulai menunjukkan aksinya dan menembakkan peluru meriam peledak secara bersamaan ke arah mereka.
Dalam menghadapi gemuruh guntur, aksi tank yang menyebabkan pasukan orc panik terjatuh dalam kekacauan.
Banyak dari mereka mati dan ada yang melarikan diri.
Dan Shiro yang maju di medan pertempuran sendirian menunjukkan aksinya.
"Sekarang, majulah kalian! Line of death!!"
Angin kencang melesat menembus medan perang saat menyerang dan menghancurkan pasukan orc dengan serangan garis lurus tanpa henti dengan ledakan sonic.
Terakhir, gelombang kejut berubah menjadi "Sonic destruction", menjadi "Tornado of destruction."
Dengan gerakan yang telah diperhitungkan, efektivitas serangan terhadap pasukan lawan meningkat.
Pemusnahan pasukan musuh oleh jendral Shiro yang hebat yaitu, Line of death.
Sebuah sudut medan perang pun mulai runtuh.
Saat Shiro memulai tindakan tak kenal takut-nya di medan pertempuran, perubahan juga terjadi di langit.
__ADS_1
Apa yang terjadi selanjutnya?
To Be Continued~