
Para penyihir telah berada pada posisi menyerang, bertindak sebagai pemimpin pasukan sekaligus pengganti dari jendral yang telah mati.
Adalman yang merupakan ksatria yang kuat dengan level yang tinggi yaitu, 379... Dikalahkan dengan mudah oleh musuh. Ditambah lagi, dia hanya menggunakan satu jari dan seketika mati.
Oleh karena itu, tentu saja semua pasukan panik dan kebingungan melihat jendral yang mereka bangga-banggakan mati begitu saja dihadapan mereka.
Dan saat ini, mereka semua mencoba menyerang musuh yang ada di atas mereka.
"Gyaaa!! Rasakan semua serangan kami!! Serang dia!!" Para penyihir memberi komando pada pasukan yang lainnya.
CWUUSSHH!!!
Secara kompak, ratusan ribu macam-macam sihir dan skill telah dilepaskan!
Bergerak dengan cepat menembus udara sambil menargetkan orang yang mereka serang.
Ditambah lagi, ribuan tombak dan panah yang telah diperkuat dengan sihir ikut menghujani Kiryuu layaknya sebuah hujan air yang deras.
Semua serangan saling berkombinasi, saling melengkapi satu sama lain, dan itu menciptakan sebuah gelombang energi yang kuat dan akhirnya terciptalah sebuah tombak sihir raksasa dengan esensi sihir yang telah digabungkan menjadi satu.
Ini merupakan serangan terkuat sekaligus kartu truf para pasukan ksatria suci dan penyihir agung yang awalnya akan mereka gunakan dalam penginvasian kota besar kerajaan Fulio.
Tapi, karena keadaan terdesak, ditambah lagi jendral yang memimpin jalannya perang telah mati, mereka semua telah kehilangan fondasi perang dan tak punya pilihan lain selain menggunakan kemampuan ini.
Tetapi, disaat tombak sihir itu melaju dengan cepat menuju ke arah Kiryuu, hal yang mustahil terjadi...
"Ini... Ini tidak mungkin!"
"Mustahil!!"
"Bagaimana bisa..."
Wajah para pasukan yang melihat kejadian itu menjadi ternganga dengan apa yang terjadi pada serangan kombinasi mereka.
Benar! Kiryuu lagi-lagi dengan hanya menggunakan jari telunjuknya, tombak itu terhenti.
"Hmm... Sihir ini sangat menarik. Tak kusangka kalian bisa memiliki serangan yang bagus seperti ini... Ini akan sangat enak jika kujadikan energi sihir!"
Sambil terus menatap sihir yang Kiryuu hentikan, dengan cepat, tombak raksasa itu diserapnya hingga tak bersisa dan lenyap begitu saja.
Hal itu dikarenakan serangan mereka sudah menjadi energi sihir dan menjadi miliknya sendiri.
"Umm... Yummy... Rasanya tak terlalu buruk. Aku suka!"
Melihat serangan terkuat mereka sekaligus dilahap seperti itu bukanlah apa-apa, para pasukan mulai kehilangan semangat bertarungnya. Mereka menjatuhkan lututnya ke tanah dan berkata...
__ADS_1
"I-Ini... Ini sudah berakhir!"
Seketika, kepercayaan diri mereka telah dilenyapkan oleh omongan mereka sendiri. Hanya rasa putus asa dan rasa ingin melarikan dirilah yang ada dipikiran mereka semua.
"Apa kalian masih punya trik lain lagi? Aku ingin melihatnya lagi!" Ucap Kiryuu pada pasukan seolah-olah dia seperti orang kelaparan yang belum kenyang.
"Se-semuanya!! Larii!! Selamatkan diri kalian!! Dia adalah monster!!" Seru salah satu prajurit.
Mereka yang mendengarnya seketika jatuh dalam kekacauan dan berhamburan melarikan diri. Teriakan yang dipenuhi ketakutan membuat seluruh kamp perkemahan mereka bagaikan neraka.
Sementara itu,
"Eh... Mereka mau lari? Padahal kan aku hanya bertanya... Ngomong-ngomong... APA KALIAN PIKIR AKU AKAN MEMBIARKAN KALIAN PERGI BEGITU SAJA?!!"
"Jangan harap! Kalian belum merasakan serangan dari pedangku ini... Sekarang..."
Pertama-tama, Kiryuu mengangkat tangan kanannya di atas kepala, lalu dengan cepat, dia mengayunkannya ke bawah dan tertuju pada pasukan yang melarikan diri itu.
CIUU... KABOOOMMM!!!
Satu ayunan dari pedang itu telah menembus langit, dan membelah daratan dan lautan.
Jarak yang amat jauh antara dataran dimana dia berada dan lautan, dengan satu serangan dampak kerusakannya menggarisi jalur tebasan tadi hingga ribuan mil.
Bahkan itu juga sampai ke ujung lautannya. Laut telah terbelah menjadi 2.
Gelombang kejut yang teramat mematikan itu memiliki kemiripan dengan tindakan pedang tersebut yang dimana Kiryuu mengayunkan secara vertikal. Dan itu memusnahkan segala yang dilaluinya dan menyebabkan jurang tanpa dasar yang amat dalam mirip palung yang berada di laut.
Kekuatannya masih belum memudar, gelombang angin yang dihasilkannya meluluh lantahkan area sekitar dan memotong sebuah puncak gunung dan akhirnya gunung itu gundul dan sekarang tingginya hanya setinggi bukit.
Begitu pula dengan tanah-tanah yang terkikis habis beserta rumput dan pohon-pohon yang beterbangan kemana-mana.
Sementara itu, para pasukan telah hampir musnah seluruhnya. Diameter lubang yang dihasilkan serangan tadi terlalu luas dan itu menyebabkan pasukan yang masih mencoba bertahan terpeleset jatuh kedalam.
Serangan yang telah menembus langit dan membelah lautan itu cukup untuk menghilangkan semangat hidup mereka.
Ratusan ribu pasukan yang berada disana telah dimusnahkan seperti sebuah pisau panas yang sedang memotong mentega.
Sementara itu, Kiryuu juga sama terkejutnya dengan serangan yang dilancarkannya sendiri.
"Oi, Ciela-san, berapa jumlah energi sihir yang kukeluarkan untuk serangan tadi?"
[Jawab! Master telah menggunakan 14.789.653 mana untuk serangan barusan]
"Nani?!"
__ADS_1
Uh, kegagalan huh... Itu bukanlah masalah!
Tidak ada yang peduli soal penggunaan energi.
Yah, itu pasti bukanlah hal yang baik, tapi, kembali ke inti persoalannya!
Intinya adalah: Daya serangan itu!
Sialan! Aku benar-benar membelah daratan dan samudra! Kerusakan lingkungan yang biasa terjadi akan tampak seperti sebuah lelucon jika dibandingkan dengan itu....
Awalnya, aku tak ingin ada efek dari serangan itu...
Oleh karena itu, aku ingin menjaga jarak dari mereka semua lalu menyelesaikan semuanya dari jarak jauh.
Ini adalah strategi, bukan tindakan yang pengecut.
Jika aku bisa menang dengan mudah, maka seharusnya aku tak perlu ragu-ragu akan hal ini.
Ditambah lagi, aku membuang-buang energiku hanya untuk satu tebasan pedang.
Meski begitu, jumlah dari mereka yang selamat dari serangan tadi tidaklah banyak, setidaknya tersisa 400 orang lebih dari mereka.
[Pengumuman! 879.000+ jiwa telah didapatkan. Jiwa yang diperoleh telah melampaui jumlah yang diatur. Saat ini, bisa digunakan untuk 8 individu yang terkait dengan koneksi jiwa. Diantaranya yang bisa menjadi target adalah, Hakurou, Emi, Hibiki, Luna, Shiro, Kazaru, Agil, dan Yui. Mereka adalah individu yang memiliki kualifikasi untuk demon lord awakening. Jumlah yang diatur [Jiwa: 100.000] akan digunakan, apakah anda ingin melakukan evolusi pada para bawahan? YES/NO?]
Ciela-san mengakatakan hal yang tidak terpikirkan seperti itu.
Rupanya, itu mungkin untuk membangkitkan seseorang dengan kualifikasi untuk demon lord awakening dengan memberi mereka sejumlah jiwa tertentu.
Namun, lebih dari 879 ribu orang meninggal huh?
Itu adalah pembantaian masal dan terbesar yang pernah kulakukan semenjak kedatanganku di dunia ini.
Tapi, aku tidak merasakan apapun.
Semenjak aku sering membunuh, kurasa aku sudah terbiasa akan hal itu. Tapi aku tetap tak bisa membuat alasan bahwa aku membunuh ratusan ribu orang dengan tanganku sendiri.
Aku tanpa henti memikirkan hal-hal seperti orang yang kubunuh juga memiliki sebuah keluarga.
Namun, apakah keluarga yang mengirim mereka itu tidak bersalah? Jika kau memikirkan hal ini, mereka memiliki tanggung jawab karena tidak menghentikannya.
Mereka harus memikul tanggung jawab untuk tidak keberatan dengan pendapat publik tentang pergi berperang.
Bahkan jika itu adalah negara konstitusional atau negara imperialisme, itu tidak akan berubah.
Ketidaktahuan adalah dosa!
__ADS_1
To Be Continued~
Lanjut? vote dulu ea mamank 😂😂