
#Like, komen, dan vote
.....
"Guahahaha! Ora ora ora ora ora ora ora!! Sinee!!!!" Zelda meraung dengan tawa keras disertai nafsu membunuh yang besar, regenerasinya yang tak tertandingi memungkinkannya untuk menyerang Feron dan yang lainnya secara bertubi-tubi.
Sementara itu, trio yang diserang sebisa mungkin menghindari serangan pihak lain, meminimalisir kerusakan yang diterima, sihir mereka terus meningkat dengan gila-gilaan.
"Humph!" Zelda mendengus saat bibirnya melengkung ke atas, ia dengan percaya diri berkata, "Bagaimana dengan ini?"
Wuuush!
Lingkaran sihir besar berwarna emas dengan pola rune yang rumit tiba-tiba muncul di atas langit, itu mengapung!
Ukurannya benar-benar besar, menutupi 100 meter area di bawahnya.
*Gemuruh...
Kekosongan bergetar saat sesosok makhluk bersayap sembilan yang megah muncul secara vertikal, dari kaki kemudian ke kepala.
Ketika wujudnya selesai di tampilkan, apa yang tampak di depan semua orang adalah makhluk raksasa setinggi 50 meter, memiliki sembilan sayap malaikat dengan cahaya surgawi yang menyinarinya.
Makhluk ini tampaknya berasal dari dimensi lain yang tak diketahui, sosoknya yang menakjubkan tampak seperti dewa yang turun dari surga.
"Apa itu?!" Ekspresi Feron dan yang lainnya segera berubah, mereka tercengang dengan mata yang terbuka lebar.
"Hahahaha, saksikanlah! Ini adalah High Angel! Mahakarya terbesarku! Seharusnya ini lebih dari cukup untuk membunuh kalian para ikan teri. Awalnya aku ingin menyimpannya untuk membunuh pemimpin kalian, tapi sepertinya itu tidak mungkin. Kalianlah yang memaksaku!" Zelda tertawa dengan ekspresi jelek.
Feron dan kedua rekannya dengan dingin menatap Zelda, Zelda yang melihat mata tajam ketiga orang itu tidak bisa menahan diri untuk tidak bersuka cita.
"Nikmatilah permainan kalian! Kita akan bermain lagi lain kali, guahahaha!" Zelda tertawa lagi.
Wuush!
Tanpa mengucapkan sepatah katapun, Zelda sudah meninggalkan lawannya dengan High Angel yang disummon sebelumnya. Kecepatannya sangat cepat sampai-sampai Feron dan yang lain tidak bisa bereaksi dengan cepat, mereka berusaha mengejar tetapi langsung dihalangi oleh High Angel tersebut.
Cling!
__ADS_1
Mata besar malaikat itu bersinar merah ketika niat membunuh yang luar biasa meletus di sekitar, mengguncang daratan dengan auranya yang tak tertandingi.
Sraing!!
Pedang ganda cahaya raksasa muncul ketika High Angel melebarkan jari-jarinya, sembilan sayapnya mengepak secara bersamaan, membuatnya bisa terbang di langit-langit.
"Tch! Makhluk sialan! Jangan menghalangiku!" Feron berdecak kesal saat dia dengan marah melancarkan tinju apinya, tetapi itu segera ditahan saat pukulan apinya mengenai armor lengkap yang muncul entah darimana.
Pcss...
Tangan Feron terbakar setelah menyentuh armor tersebut, dia pun mengerutkan kening ketika melihat luka bakarnya.
"Kekeke..." High Angel itu memiliki senyum yang menyeramkan, benar-benar sosok yang supresif dan tak terkalahkan dengan persenjataan lengkap seperti itu.
'Sepertinya dia memiliki blessing... Ini merepotkan untuk iblis sepertiku. Hanya dengan menyentuh armornya, tanganku terasa seolah-olah akan menjadi abu. Jika dia sudah memiliki pertahanan sekuat ini, seberapa menakutkannya dia dengan kekuatan aslinya?' Feron berkeringat dingin ketika dia memikirkan segala kemungkinan.
"Ini sulit! Kalian berdua, cepat bantu aku!" Seru Feron kepada Savier dan Veneno.
Memenuhi panggilannya, Savier dan Veneno buru-buru datang menghampiri Feron.
Sementara itu di tempat lain...
*Ledakan!
Boom!
Zelda berhenti tiba-tiba saat retakan besar muncul di kekosongan, getarannya seolah-olah mampu meruntuhkan ribuan dunia, sepasang tangan yang halus dan kuat muncul di celah-celah.
"Apa yang terjadi?!" Ekspresi Zelda berubah bingung setelah melihat ini.
"Oi oi oi... Mengapa terburu-buru?" Tanya pemuda yang keluar dari kekosongan.
Sedikit demi sedikit, apa yang terlihat pertama kali adalah rambut pendeknya yang megah. Itu terkibas-kibas karena angin sehingga membuatnya memiliki perasaan unik saat seseorang melihatnya.
*Gemuruh...
Aura menindas yang menggetarkan dunia tiba-tiba muncul dan mengunci Zelda, membuatnya tidak bisa bergerak.
__ADS_1
Saat bibirnya berbicara, sosok pemuda tampan akhirnya tiba di depan Zelda - Narue Kiryuu!
"Siapa kau?!" Seru Zelda.
Kiryuu dengan santai menjawab, "Aku? Hmm... Sepertinya pemimpin kalian tidak memberikan informasi apapun tentang aku. Yah, itu tidak penting sekarang. Kau boleh memanggilku, malaikat maut yang akan mencabut nyawamu!"
Tatapan Kiryuu tiba-tiba berubah galak, menjadi tatapan mengerikan yang mengintimidasi.
Di bawah tatapan itu, Zelda yang merupakan komandan tertinggi pasukan musuh dan memiliki kekuatan yang luar biasa, saat ini dia dibuat ketakutan dengan wajah pucat. Tubuhnya tidak bisa berhenti gemetar.
'A-apa yang terjadi pada tubuhku? Aku... Apakah aku ketakutan?! Tidak mungkin! Aku, Zelda, telah hidup selama ratusan tahun, tidak pernah takut kepada siapapun kecuali Yang Mulia tertinggi, sedang dibuat ketakutan oleh bocah ini?!'
'Betapa memalukan! Bagaimana ini bisa terjadi?! Siapa dia sebenarnya?!" Batin Zelda dengan wajah yang dipenuhi keringat dingin, tekanan musuh memberinya lebih banyak tekanan mental, bahkan tubuhnya yang kuat tidak bisa berbuat apa-apa.
"Fufufu tidak buruk. Kamu orang pertama yang bisa bertahan dari Haki Raja Iblis milikku. Ada kata-kata terakhir? Angel-san?" Tanya Kiryuu seraya tersenyum kecil.
"Kau manusia bodoh! Berani menghalangi dewa ini?! Cepat pergi sebelum aku menghancurkanmu!" Zelda tampak sengit saat dia berteriak, tapi kondisinya saat ini tidak sejalan dengan pikirannya.
Kiryuu terkekeh dan berkata, "Kurangi omong kosong. Ketahuilah tempatmu! Akan kuberi kau 10 detik untuk menjawab semua pertanyaanku..."Sambil bertanya, dari tangan Kiryuu, muncul sebuah bola hitam padat dengan gravitasi yang luar biasa besar, itu menekan area sekitar dan menyebabkan tanah-tanah yang ada di bawahnya amblas.
"Apa yang akan kamu lakukan dengan itu?!" Tanya Zelda sembari mengeluarkan wajah takut, bimbang, dan perasaan tidak berdaya akan seorang pemuda di depannya, satu-satunya hal yang bisa membuatnya untuk tetap tidak menyerah adalah harga diri dan egonya yang tinggi.
Namun, itu tidak ada gunanya sekarang, nyawanya justru tergantung di seutas benang.
"Ini adalah bola pingpong yang akan memusnahkanmu dalam sekejap, dengan kata lain, lubang hitam! Beri tahu aku, dimana pimpinan kalian? 10 detik dimulai dari sekarang..."
"Memangnya kamu siapa?! Apakah kamu layak bertemu dengan tuanku? Berhenti bermimpi! Bahkan jika kau membunuhku, aku tidak akan memberitahunya." Zelda memilih untuk tetap menutup mulut.
Urat nadi di kepala Kiryuu menjadi sangat keras, ia tidak bisa manahan diri untuk tidak menggertakkan giginya dengan kesal, "Sungguh makhluk bodoh yang keras kepala! Bahkan jika kau mati, aku masih bisa mengorek informasi dari otakmu! Karena kau yang menginginkannya, maka jadilah itu. Pergilah ke neraka!"
Siuut!
Lubang hitam di tangan Kiryuu tiba-tiba menyusut hingga seukuran biji kacang kedelai, ia menjentikkan jarinya dan lubang hitam itu segera masuk ke tubuh Zelda.
"Apa... Apa yang kau kau lakukan padaku?!" Zelda mulai panik.
.....
__ADS_1
Entah apa yang merasuki saya, saya tiba-tiba saja pengen mengupdate cerita ini walaupun sudah lupa dengan alurnya. Nikmati!