SYSTEM DEWA

SYSTEM DEWA
Chapter 23 Fulio the Central City


__ADS_3

"Nana, Yui-chan... Ayo cepat bersiap..!!" Seru Kiryuu.


Nana dan Yui akhirnya selesai berganti pakaian lalu segera turun kebawah menuruni tangga.


Kiryuu yang melihat mereka berdua berpakaian sangat cantik dan imut sejenak matanya terpaku terus menerus. Pakaian yang Nana pakai hari ini adalah mirip dengan seragam seorang guru dengan jas putih seperti seorang profesor dengan rok hitam pendek yang panjangnya diatas lututnya. Dengan penampilan seperti itu, tentu saja Kiryuu tak dapat menahannya karena Nana menjadi semakin cantik dan terlihat dewasa.


Lagipula, pakaian seperti yang Nana kenakan adalah salah satu tipe gaya berpakaian yang sangat dia gemari. Pakaian itu dia buat dengan sihir penciptaannya dengan memanfaatkan ingatan dari kehidupan sebelumnya.


Adapun pakaian yang Yui kenakan juga tak kalah imutnya. Baju yang berwarna biru laut dengan rok seperti seorang tuan putri beserta pita merah yang mengikat pinggulnya membuatnya terlihat luar biasa.


"Bagaimana menurutmu, Yuu-sama..??" Tanya Nana dengan menampilkan wajahnya yang tersipu malu.


Kiryuu mengedipkan matanya dari lamunannya karena terlalu kagum pada kedua orang yang sangat dicintainya.


"Mantul!! Kalian berdua terlihat luar biasa dan sangat cantik sampai-sampai aku lupa diri tadi." Kata Kiryuu sambil mengangkat jempolnya.


Yui pun berlari ke arah Kiryuu dan meminta untuk menggendongnya.


"Papa, papa..!! Kemana kita akan pergi?" Tanya Yui.


"Hehe, hari ini, kita akan pergi ke tempat yang sangat menyenangkan." Jawab Kiryuu.


"Tempat yang menyenangkan? Tempat apa itu?" Tanya Yui lagi.


"Kau akan melihatnya nanti. Sekarang, ayo kita pamit kepada teman-teman kita dulu."


"Baiklah..." Ucap Yui singkat.


Kiryuu pun pergi ke halaman balai kota dan mengadakan pengumuman. Seluruh penduduk kota monster dikumpulkan di satu tempat yang luas beserta para naga juga.


"Mohon tolong perhatiannya..!! Maaf menggangu kegiatan kalian sebentar..."

__ADS_1


"Ada apa ini? Kenapa tuan Kiryuu-sama mengumpulkan kita semua disini?" Tanya salah satu penduduk ke penduduk lainnya.


"Baik, baik... Dengar..!! Alasan aku mengumpulkan kalian semua disini karena aku ingin mengatakan sesuatu."


Bisik-bisik~


"Hari ini dan seterusnya, aku akan meninggalkan kota monster untuk pergi ke suatu tempat dan jauh dari kota. Kuharap, saat aku pergi, kalian bisa menjaga diri kalian sendiri baik-baik." Kata Kiryuu.


"Ta-tapi Kiryuu-sama... Bagaimana jika nanti ada orang asing yang datang mencari anda ingin bertemu? Apa yang harus kami lakukan?" Tanya salah seoarang regu dari penjaga gerbang.


"Jangan kawatir... Ketika ada orang yang mencariku, telepon saja aku dan aku akan berteleportasi ke sini dengan cepat. Lalu untuk masalah lain seperti penyusup atau sesuatu hal lain yang membahayakan, musnahkan saja mereka. Aku melarang keras pelanggaran tiga peraturan ini. Pertama, jangan saling berkelahi dan rukunlah satu sama lain kecuali jika kalian ingin berduel atau bertarung untuk semata-mata latihan saja, maka hal itu diperbolehkan... Kedua, jangan pernah keluar kota tanpa seizinku karena hal itu sangat berbahaya dan dapat mengundang musuh datang. Kecuali untuk regu pengintai, mereka boleh berkeliaran di hutan ini setidaknya 5 kilometer dari kota monster. Selain mereka, jika melanggar akan diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya."


"Lalu terakhir, ini adalah pesan pribadiku... Bantai saja mereka tanpa ampun jika berani merusuh di hutan wilayah kekuasaanku tak peduli siapa mereka bahkan dewa sekalipun tanpa terkecuali! Aku juga melarang keras ada kematian diantara kita semua. Mengamuklah sesuka hati kalian jika hal itu terjadi, lindungi kota ini! Karena aku tak akan kembali ke kota ini untuk waktu yang cukup lama. Jadi, agar aku bisa pergi tanpa kawatir, aku menyerahkan tugas ini pada kalian."


"Kalian dengar!!? Apa kalian sanggup memenuhi tugas yang kuberikan!!?" Seru Kiryuu pada semua penduduk yang di ada di hadapannya.


"YAAAAA!!!! HIDUP KIRYUU-SAMA!!!"


Semua orang yang mendengar pidato panjang Kiryuu pun termotivasi dan mereka semua sangat antusias.


Menerima perintah tuannya membuat para iblis juga dipenuhi rasa suka cita. Pengabdian yang mereka berikan juga hanya semata-mata untuk membuat tuan mereka yang agung senang dan puas akan pelayanan yang mereka berikan.


Meski kepergian Kiryuu menuai banyak kesedihan diantara yang lainnya, mereka akan tetap senantiasa menunggu kepulangannya kembali.


"Baiklah!! Kalian siap!?"


"Kami siap!!" Seru mereka bertiga.


Beberapa orang yang ikut dalam petualangan Kiryuu antara lain adalah Nana, Yui, dan Rael.


Tak perlu repot-repot mengendarai tunggangan untuk pergi ke sana... Cukup dengan terbang, maka mereka akan sampai dengan cepat.

__ADS_1


"Yooshh!! AYOO!!!" Seru Kiryuu.


WUUUSSSHHH...!!!


Kiryuu dan yang lainnya pun terbang ke atas dengan kemampuan mereka masing-masing.


Hentakan gelombang udara keras yang dihasilkan mereka saat terbang menciptakan angin kencang yang membuat para bawahannya hampir terseret angin karena terlalu kuat.


Yui terbang sambil Nana gendong dipunggungnya. Meski sejauh ini Nana belum pernah menunjukkan kekuatannya, tapi dapat dipastikan kalau dia punya banyak sekali rahasia yang Kiryuu belum ketahui.


Sejak awal, Nana merupakan orang yang misterius pemberian dari dewa yang Kiryuu minta. Dengan begitu, dapat dikonfirmasi juga kalau Nana bukanlah orang sembarangan. Selain pintar dalam banyak hal, kecerdasan otaknya bisa dibilang sangatlah abnormal.


Bahkan, tanpa Kiryuu ajari pun, dua sudah dapat dengan cepat mengerti teknologi yang bahkan Kiryuu sulit pahami tanpa bantuan dari systemnya.


Sampai sekarang pun, dia belum menunjukkan secuil pun skillnya. Bahkan dia juga tidak membiarkan siapapun melihat jendela statusnya.


Lebih anehnya lagi, Nana juga dapat menyamai kecepatan Kiryuu yang saat ini bergerak diantara kisaran 5 kecepatan suara perjam atau 5 mach/kph.


"Ne, Nana... Sebenarnya, kau ini berada di level apa? Dan kenapa aku sulit sekali melihat jendela statusmu?" Tanyaku ke Nana dengan wajah penasaran.


"Ehehe... Itu rahasia pribadi! Tidak disini, aku akan menunjukkannya lain kali. Jadi, tolong bersabar saja."


Nana masih saja tutup mulut soal kekuatannya.


"Cih! Pelit sekali..." Gerutu Kiryuu.


NGIUUNG.... CUUSSH!!!


Kiryuu pun menambah kecepatannya. Akhirnya, dalam waktu 10 menit, dia sudah sampai di luar kota Fulio.


Seperti apakah keadaan disana? Nantikan kelanjutannya dengan sambil dukung author dengan like share comen, dan vote juga kalau perlu biar author semangat bikinnya.

__ADS_1


To Be Continued~


Note: Akhirnya, author bisa bikin versi spin-offnya god system yang dimana nyeritain tentang kehidupan Narue Kiryuu sama temen-temennya/slice of life. up tiap sabtu dan minggu. bisa segera dibaca besok siang. Mohon kritik dan sarannya agar yang sebelah juga berkembang. Makanya, dukung terus author ya biar semangat bikinnya.


__ADS_2