SYSTEM DEWA

SYSTEM DEWA
Chapter 17 Ruang Dimensi Imaginary Space


__ADS_3

Sebelumnya~


"Aku mengerti! Kurasa aku tak punya pilihan lain. Ini lebih baik daripada rakyatku mengalami penderitaan berkepanjangan. Dan kurasa kau juga bukan tipe orang yang akan mengingkari janjinya. Aku percaya padamu." Rael pun menyetujuinya.


"Bagus! Aku senang jika kau setuju. Kalau begitu, sekarang akan jauh lebih mudah. Aku sudah tak memiliki kekawatiran lagi jika suatu saat akan meninggalkan tempat ini." Ucap Kiryuu.


"Loh? Kenapa kau ingin pergi dari sini?" Tanya Rael heran.


"Yah... Terus terang saja, aku tak bisa terus berada di sini. Karena akan sangat membosankan jika aku hanya duduk berdiam diri. Jadi, aku hanya ingin mencari sensasi fantasi baru." Kata Kiryuu.


"Fantasi? Apa itu?" Rael keheranan.


"Haha bukan apa-apa kok. Aku hanya asal berbicara. Intinya ya, tidak lama lagi aku akan berpetualang merasakan seperti apa dunia luar sana yang tak kuketahui." Ucap Kiryuu.


"Kalau begitu aku tak akan menghalangimu." Kata Rael menurunkan wajahnya lalu memiringkannya ke kanan.


"Terima kasih. Tapi jika kau ingin ikut, boleh kok. Semakin ramai semakin bagus." Ucap Kiryuu mengajak Rael ikut dengannya.


"Aku boleh ikut? Kau yakin?" Tanya Rael.


"Yap! Tentu, kenapa tidak?" Kata Kiryuu.


Wajah Rael pun menjadi berbinar dan sangat imut. Rambutnya yang berwarna putih serta matanya yang berwarna merah terang semakin menambah nuansa keimutannya.


"Kalau begitu, aku akan pulang dulu. Aku sudah terlalu lama disini. Ayahku akan kawatir nanti." Kata Rael yang ingin segera pulang.

__ADS_1


"Hee, sudah mau pulang? Kenapa tidak duduk disini lebih lama?" Ucap Kiryuu.


"Aku harus segera pulang sekarang." Kata Rael.


"Ne, bibi... Apa kamu ingin pergi? Kenapa sebentar sekali?" Tanya Yui dengan wajah muramnya.


"Jangan kawatir nona kecil, aku akan sering-sering datang kesini. Jadi, jangan sedih oke? Yui-chan itukan gadis yang pintar. Tidak baik lo kalau bersedih begitu. Nanti wajah imutmu akan jadi jelek." Ucap Rael yang sudah berdiri di depan rumah jongkok dan mengelus kepala Yui.


"Janji ya, bibi akan sering datang kemari dan bermain denganku..." Ucap Yui yang suasana hatinya sudah lebih baik.


"Tenang saja!" Seru Rael.


Rael pun berdiri dan berjalan lurus kedepan sambil melambaikan tangannya ke Yui. Karena tak memperhatikan, Rael pun malah menabrak tiang dan hidungnya memerah. Kiryuu pun tertawa terbahak-bahak karena tingkah lakunya yang ceroboh. Yui yang melihatnya juga ikut tertawa.


Perpisahan dramatis mereka malah menjadi sesuatu yang lucu akibat kecerobohan Rael. Begitulah yang terjadi pada hari kunjungannya.


Dibawah pohon besar, seperti biasa dia duduk santai sambil menikmati kopi buatan Nana kesukaannya. Dia menatap langit yang terhalangi dedaunan pohon dengan cahaya yang remang-remang menyinari tubuhnya dengan hangat.


Dan dia bergumam lalu menanyakan sesuatu pada partner andalannya Ciela-san.


"Ne, Ciela-san... Dari dulu aku masih penasaran... Apa sih fungsinya dari skill «Imaginary space»?" Tanyaku pada Ciela-san.


[Loading... Ditemukan! Dimansionary room, «Imaginary space» memiki fungsi untuk menyimpan segala sesuatu dan tak terbatas tanpa ada hukum fisik kecil atau besar. Dimensi ini tak dapat diisi kekuatan dan merupakan musuh alaminya karena sebanyak apapun diisi, itu tak akan bekerja dan lenyap. Barang dan makhluk hidup bisa dimasukkan ke ruangan tak terbatas ini dan secara otomatis jika itu barang, maka itu akan dibekukan "Time stop" Untuk menjaga kualitasnya tetap berada pada sebelumnya. Lalu untuk makhluk hidup, akan ditempatkan di dunia buatan sesuai imajinasi master. Hanya ada satu skill yang dapat mengisi ruang hampa ini yaitu, «Turn null». Tak peduli seluas apapun ruang ini, akan dapat dikacaukan oleh skill khusus ini. Baca panduan skill untuk melihat detail skill «Turn null»]


"Ooh... Ciela-san benar-benar hebat! Penjelasan mu kali ini mudah kumengerti. Lalu, apakah aku juga masuk ke dalam skillku sendiri?" Tanyaku.

__ADS_1


[Mencari... Ditemukan! Hanya pemilik yang dapat mengendalikan ruang dimensi tak terbatas ini. Dengan kata lain, yes! Anda bisa melakukan apapun pada skillmu termasuk memodifikasi sesuka hati]


"Jadi benar-benar bisa kumasuki? Keren... Kalau begitu, katakan! Bagaimana caranya agar aku bisa masuk kesana!" Aku bertanya lagi.


[Untuk bisa masuk kesana, anda harus membuka gerbangnya dengan mengatakan "Imaginary door, open!" Anda juga dapat mengucapkannya dalam pikiran anda saja tanpa harus berkata secara lisan. Perlu diketahui... Jika anda tidak konsentrasi, maka yang akan muncul malah sebuah retakan dimensi atau lebih buruk yaitu lubang hitam! Harap fokus dan berhati-hati]


Sesaat aku menelan ludah setelah mendengar peringatan Ciela-san. Ternyata, jika tidak mengucapkannya secara lisan, itu akan lebih sulit. Kurasa untuk saat ini aku akan mengucapkannya saja daripada mengambil resiko secara berlebih. Aku tau kalau menghapus lubang hitam cukup mudah dengan dispel, tetapi aku memilih untuk memikirkannya secara matang daripada tempat kesukaanku duduk bersantai hancur lebur. Gravitasi dari sebuah lubang hitam itu sangat luar biasa kuat.


Bahkan, lubang hitam yang hanya seukuran biji kacang saja bisa menelan sebuah planet dalam waktu singkat tergantung ukurannya. Tentu saja lebih baik aman daripada menyesal.


"Yosh! Imaginary door!" Seru Kiryuu.


Cahaya berwarna biru gelap kehitam-hitaman mulai muncul dengan rotasi spiral dan akhirnya membentuk sebuah pintu persegi panjang setinggi 2 meter. Gerbang imaginary space telah sukses dibuat. Pintunya juga stabil dan tak ada masalah. Setelah mengecek keamanannya bersama Ciela-san apakah itu bekerja dengan baik atau tidak, Kiryuu pun masuk ke dalam. Disana, dia sangat terkagum pada apa yang dia lihat.


Sebuah alam semesta yang indah dikelilingi oleh banyak sekali galaxy di dalamnya. Sesaat Kiryuu berhenti sejenak melihat pemandangan itu. Awalnya, dia hampir jantungan karena mengira akan terjatuh ke bawah ruang alam semesta. Tapi setelah bertanya pada partnernya, dia menjadi tidak takut lagi dan melangkah ke depan tanpa ragu-ragu.


"Woah... Ciela-san! Ini sangat menakjubkan! Apakah ini adalah alam semesta asli?" Tanyaku yang sejak tadi masih terkagum-kagum.


[Jawab: Alam semesta yang anda lihat bukanlah asli. Ini hanyalah proyeksi yang dibuat dengan memori ingatan anda di bumi. Dengan kata lain, ini palsu!]


Ciela-san mengatakan kalau apa yang sedang kukagumi hanyalah palsu dan tidak nyata. Meskipun itu palsu, tapi tetap saja ini sangat indah. Aku bahkan menatapnya dalam waktu yang cukup lama. Ciela-san pun memberitahuku untuk pergi ke tujuan selanjutnya yaitu ruang penyimpanan. Menurut informasi yang diberikan Ciela-san, ruang itu menyimpan beberapa barang.


Lalu saat aku berada disana, aku sedikit kecewa. Kenapa? Tentu saja itu karena disana hanya ada sebuah kekosongan dan tak ada apapun. Mungkin ini terjadi karena aku tak pernah mengisinya.


Setelah Kiryuu bergumam dan berbincang-bincang dengan systemnya, dia memutuskan untuk tak melanjutkannya lagi. Dia bilang kalau mungkin masih ada banyak rahasia pada skillnya. Jadi dia memutuskan untuk melihatnya lain kali.

__ADS_1


To Be Continued~


__ADS_2