SYSTEM DEWA

SYSTEM DEWA
Chapter 30 Menyusun Strategi!


__ADS_3

Baiklah! Ini adalah keadaan yang cukup buruk! Tidak kusangka hari dimana aku harus bertarung membabi buta akan datang.


Apa sebenarnya tujuan mereka melakukan pemberontakan seperti ini? Apa ada alasan khusus?


[Master! Tujuan dari para pemberontak itu adalah untuk mengambil alih istana kerajaan ini. Lalu alasan mengapa mereka juga menyerang kota monster adalah karena ingin menyingkirkan kita terlebih dahulu. Mereka menganggap bahwa kita adalah penghalang sekaligus ancaman dalam usaha rencana mereka]


Ooh...


Seperti yang diharapkan dari Ciela-san. Dia sudah memprediksi apa yang akan terjadi nanti.


"Lalu, apa solusi strategi terbaik?"


[Solusi... Untuk menyusun strategi terbaik, letakkan barisan pasukan anda dengan tepat! Regu utama sebagai pertahanan terakhir, regu kedua yang dipimpin oleh tuan Hakurou disusun di barisan tengah, regu ketiga atau pemanah dan serangan jarak jauh yang dipimpin oleh pak tua lizardmen disusun pada barisan dinding kota, dan terakhir regu keempat atau regu serbu yang dipimpin oleh Shiro yang akan menyerang dengan artileri militer canggih. Lalu untuk selengkapnya, data regu pasukan bisa dilihat di daftar ini.


Regu utama:


Dipimpin oleh: Para raja iblis


Anggota: para naga dan kijin.


Barisan: Pertahanan terakhir


Regu kedua:


Dipimpin oleh: Hakurou, Emi, Hibiki, Luna


Anggota: Para ogre, demi human, dan hob goblin.


Regu ketiga:


Dipimpin oleh: Tetua lizardmen


Anggota: Lizardmen (Semuanya berevolusi menjadi demi human juga)

__ADS_1


Regu keempat:


Dipimpin oleh: Shiro


Anggota: Goblin


Senjata tambahan: Artileri militer canggih


[Penataan telah selesai! Apakah anda ingin menginformasikan hal ini pada para bawahan anda dengan telepathy? YES/NO?]


Aku menjawab, "Yes! Lakukan itu!"


[Mengirim informasi...... Selesai! Silahkan anda selesaikan sisanya dan bicaralah pada mereka!]


"Baik, aku mulai.... Feron, Aron, Simon, Enoire, Savier, Veneno, Arseno, Luna, Rose, Airia, Chelsea, Hakurou, Emi, Hibiki, Luna, tetua lizardmen, dan Shiro!" Ucap Kiryuu memanggil pasukan andalannya dengan kemampuan telepathynya.


Dan mereka yang dipanggil semua turut bergembira suka cita karena tuan mereka sudah menghubungi mereka semua.


"Dengan ini aku mengumumkan bahwa, dalam 2 hari lagi, kita akan segera berperang untuk yang pertama kalinya dalam sejarah kota monster! Aku juga telah mengirim informasinya ke kalian semua. Tunjukkan pada mereka semut-semut itu kehebatan kota kita dan buat mereka sibuk selagi aku memusnahkan dalangnya. Aku memberi kalian tiga aturan! Jangan pernah melanggarnya dan jalani sepenuh hati!"


"Bagaimana dengan pelepasan skill ultimate kami?" Tanya Feron.


"Ah, terserah kalian saja. Aku mengizinkannya! Biarkan mereka semua berkubang di dalam keputusasaan! Bantai mereka semua tanpa ampun!" Kata Kiryuu pada bawahannya.


Pada saat itu, mereka yang diberi pesan sedang diliputi rasa gembira suka cita. Hal ini dikarenakan mereka merasa senang karena akhirnya bisa berguna bagi tuannya. Ini merupakan sebuah berkah bagi mereka yang sudah menganggap tuannya sebagai tuhan mereka.


~


Meski pada stage awal sebelum evolusi mereka semua sangat lemah, itu segera berbalik keadaan ketika perubahan terjadi.


Dan skill yang diberikan olehku hampir semuanya murni dariku meskipun mereka terkadang tidak mampu menguasainya dengan baik pertama kalinya.


Bahkan jika aku memberikan skill yang kuat, aku tidak bisa memberikan penguasaan terhadap skill itu. Namun itu segera berbalik situasi ketika penguasaannya sudah berjalan sempurna.

__ADS_1


Lagipula, Ciela-san hanya memberikan skill hanya kepada mereka yang mampu menguasainya


Karena itu, untuk memperkuatnya, adalah hal yang mungkin jika mereka memintanya sejak awal. Karena, jika mereka tak memintanya sejak awal, itu tidak akan berguna.


Ini juga berlaku untuk Shin, Hakusou, Haku, Ultima, dan Divolt.


Kekuatan yang hanya diberikan kepada mereka, tidak bisa dibandingkan dengan hasil kekuatan gemilang yang dikuasai dan diperoleh sendiri.


Memberikan seorang "musuh", dan membuat mereka berhasil dalam menerobos rintangan itu.


Karena pertumbuhan yang lambat, umumnya iblis normal banyak yang jatuh dan musnah dalam proses evolusinya. Tapi, mereka yang berhasil mencapai tingkat yang lebih tinggi akan menjadi tak tertandingi.


Ini akan menjadi pengalaman terbaik mereka untuk dilemparkan ke medan perang.


Memanen jiwa sebanyak-banyaknya dari mereka akan sangat berguna untuk menaikkan tier bawahanku yang lebih lemah ke tingkat yang lebih tinggi. Keuntungan yang besar inilah yang membuatku senang. Aku tak ingin ada kerusakan apapun pada kotaku yang indah.


Memusnahkan semuanya akan lebih efektif jika kulakukan sendiri. Tapi itu akan menyebabkan dampak yang tidak sedikit.


Menurut data yang Ciela-san prediksi, akan ada lebih dari 2.000.000 beast monster, 500.000 ksatria suci, dan 300.000 penyihir agung.


Ini adalah jumlah tergila yang pernah kudengar. Dengan pasukan sebesar ini, seharusnya dapat meratakan berbagai benua di dunia ini.


Nampaknya, pemimpinnya mereka telah mengumpulkan kekuatan mereka sejak awal dan menunggu lama untuk dimana hari seperti ini tiba. Aku juga tak tau darimana dia mendapatkan jumlah pasukan sebanyak itu, tapi setidaknya bawahanku akan mengatasinya sebentar hingga saat dimana aku datang secara pribadi pada mereka.


Menggunakan sihir tipe nuklir akan cocok dalam penyerangan skala besar seperti ini. Namun, karena bawahanku juga ikut bertempur, akan sulit melakukannya.


Daya ledak nuklir itu tidak bisa diremehkan. Bahkan seorang raja iblis sekalipun akan lenyap menjadi debu jika terkena olehnya.


Meski aku juga memiliki berbagai sihir tipe nuklir pada skill ultimateku, tak akan mudah juga menggunakannya. Dampaknya juga terlalu berlebihan.


Satu-satunya cara adalah meratakan habis mereka semua namun dikakukan dengan kecerdasan juga agar hasilnya sangat memuaskan dibandingkan dengan perang yang hanya mengandalkan otot tanpa ada rencana sedikitpun.


"Kurasa aku akan menunda menonton turnamennya nanti. Sekarang, lebih baik aku pergi saja dulu dan waktunya pembantaian hehe!"

__ADS_1


To Be Continued~


Author note: Maaf ya kalau CH kali ini agak pendek. Ini cuman lanjutan dari CH sebelumnya ditambah lagi author upnya malem-malem gini bikin ngantuk jadi banyak ide atau kata-kata yang lenyap begitu saja. Jadi, sekali lagi author minta maaf banget 🙇🙇 buat kalian semua para reader tercinta yang udah mau terus pantengin ini novel. Dukung terus author biar semangat bikinnya dengan cara like, comen, rate 5, dan votenya juga kalau perlu. Satu kata "Terima kasih!"


__ADS_2