
Arga dan Khanaya pagi ini bersiap berangkat menuju kantor, sebelumnya tiga keluarga besar melakukan sarapan pagi bersama di kediaman Papa Arga, tadi malam semua menginap di kediaman Papa Arga.
"jadi masih tinggal di apartemen..??" tanya Bayu
"Doain aja ya bisa segera pindah.." jawab Arga
"kenapa tanya-tanya masih tinggal di apartemen..??" tanya Papa Bayu
"kan lumayan Pa kalau lagi ada kerjaan disini bisa numpang gratis.." canda Bayu dan semua pun terkekeh
"udah gak sanggup bayar hotel ya mas...??" tanya Ardana
"hahaha....si Adan bisa aja.." balas Bayu
Sekedar candaan pagi menjelang keberangkatan Arga dan Khanaya
Mobil Ayah dan mobil Arga keluar berbarengan, Ayah menuju rumah, Arga menuju kantor, sedangkan Keluarga Bayu masih stay di rumah keluarga Arga.
π
Khanaya dan Arga sudah tiba di kantor masih seperti biasa, mereka selalu bisa membuat semua mata tertuju kepada mereka.
My Wife is My Secretary itu adalah julukan yang mereka sempat untuk Khanaya.
Posisi yang di idam-idamkan para jomblowati di perusahaan Arga, menjadi sekretaris jika bisa jadi istri itu sih bonus besar.
Khanaya sedikit heran saat sudah berada di lantai empat,. dimana ruangan nya dan ruangan Arga berada.
"ini ada apa mas..??" tanya Khanaya melihat banyak tukang membawa beberapa perabotan.
"kamu akan stay di dalam sayang, nanti yang menempati meja luar itu sekretaris yang akan bantuin kamu" jawab Arga
Khanaya sedikit mengerutkan kening nya.
"kenapa harus di dalam...??" tanya Khanaya
"udah nurut aja sama suami plus bos ini, nolak juga percuma Nay..." Gani yang angkat bicara
Sang suami benar-benar mempersiapkan semua nya dengan sebaik mungkin, tak ingin sang istri terbebani dengan pekerjaan ataupun tak nyaman.
__ADS_1
"mulai kapan sekretaris nya yang baru datang..??" tanya Khanaya
"nanti ada 3 Kandidat yang akan di pilih, tinggal kembali ke pilihan bos aja mau yang mana??" jawab Gani
"Oh ya Ga, gue pinjam Khanaya dulu, ada audit di bagian keuangan" ujar Gani
"jangan buat istri gue capek-capek ya bang.." ancam Arga
"hello bos, ini jam kerja, dia sekretaris di sini, bukan istri bos.." balas Gani dengan candaan
Khanaya hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan tingkah dua pria di hadapannya.
Usia kandungan yang baru menginjak 8 Minggu belum begitu terlihat, masih nampak seperti biasa saja jika tidak di perhatikan secara seksama.
Khanaya dan Gani pun memulai audit di divisi keuangan, sejak kejadian korupsi pak Adi beberapa bulan lalu membuat Gani dan Khanaya harus lebih ekstra bekerja, rutin mengadakan audit, jika biasa diadakan per saru tahun, kini per 3 bukan.
"Nay jika sudah lelah istirahat saja, biar saya yang lanjutkan...." ujar Gani di sela-sela kesibukan mereka
"masih sanggup kok bang, aman.." balas Khanaya, Gani meminta Khanaya memanggil Pak di saat tertentu saja.
Jam 11 siang semua rekap sudah di tangan Khanaya dan Gani,. jika biasa mereka mengerjakan di ruangan Gani, kali ini di ruangan Arga, seperti permintaan Arga.
"Alhamdulillah sejauh ini aman..." jawab Gani
"karna kita audit per 3 bulan, jadi jika ada yang gak sesuai lebih mudah untuk mengecek nya" Tamba Gani
"Bagus lah.. ini semua juga berkat Lo bang..." balas Arga
"berkah Lo punya sekretaris yang hebat, mata nya jeli,. selisih sepuluh ribu aja dia tahu.." balas Gani
"di jamin Lo gak bisa nyeleweng.." Tamba Gani sambil sambil terkekeh
"bang..Lo tahu kan bumil sensitif, Lo jangan buat asumsi yang tidak-tidak, gue nanti yang kena imbasnya.." balas Arga sambil meninju bahu Gani, hanya pelan, tinjuan saudara
"hahaha.....canda Nay,.kalau dia nyeleweng gue orang pertama yang masukan dia ke kolam.." balas Gani sambil melihat ke arah Khanaya
"masukan ke kolam mah gampang, apalagi untuk yang jago berenang, yang bener itu di Sunat lagi.." balas Khanaya sambil memainkan alis nya dan itu membuat dua pria itu menelan saliva nya.
"ah Lo bang, becanda nya jangan aneh-aneh,. berabe..." balas Arga sambil mendorong Gani keluar ruangan nya dan Gani malah terkekeh.
__ADS_1
"bisa Habis kalau sempat_" ujar Gani saat sudah di depan pintu tapi tak dia lanjutkan
π
Saat waktu Dzuhur tiba, Khanaya dan Arga pun ke mushola kantor untuk melaksanakan sholat berjamaah, selesai dengan sholat di lanjutkan makan siang, di ruangan Arga.
Seakan jadi kebiasaan Arga saat ini menyuapi sang istri sejak hamil, dan saat makan dengan di suapi oleh Arga membuat selera makan Khanaya meningkat.
"udah apa lagi...??" tanya Arga
"udah , Nay udah kenyang..." jawab Khanaya
"yakin,.dikit lagi loh...??"
"mas aja yang ngabisin..."
Entah bawaan bumil atau memang ngantuk, tapi sejak hamil rasa nya Khanaya ada yang kurang jika tidak tidur siang, dan itu salah satu alasan Arga memindahkan meja kerja Khanaya, Arga juga menambahkan sofa santai di sudut ruangan agar bisa Khanaya pakai untuk rebahan.
"mas Naya rebahan dulu ya..." izin Khanaya
" rebahan apa tidur siang...??" tanya Arga
"diusahakan cuma rebahan...hehehe" jawab Khanaya
Arga sama sekali tidak melarang, karna dia memang tidak memporsir pekerjaan Khanaya, selama belum dapat sekretaris yang akan membantu, ada Gani sang Aspri yang siap membantu pekerjaan Khanaya.
Setiap orang punya cara tersendiri dalam mengungkapkan rasa sayang dan cinta nya
ππππ
Info UP bisa Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana
...
Jika Tidak Suka Jangan di Teruskan, Jika Bosan dengan Alur Cerita Maka Tinggalkan, Jika Typo silahkan Tandai.
...
Jazaakumullah khairon...untuk semua bentuk dukungan reader setiaππ₯°
__ADS_1
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah βAlβQuran