
๐ Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa๐
*****************
Selesai Sholat subuh Khanaya pun bergegas menuju dapur. Khanaya mencepol rambut nya yang telah kering, membuka kulkas dan di keluarkan nya ayam bumbu yang telah dia rebus sebelumnya, jadi saat ingin memakannya Khanaya tinggal menggoreng nya saja.
Tit...Tit...Tit..
Terdengar suara sandi pintu apartemen yang sedang di tekan, Khanaya tahu bahwa itu adalah sang suami, tapi Khanaya memiliki untuk mengambil wajan lalu memanaskan minyak goreng.
Ruang tamu dan dapur yang tak ada dinding pembatasan membuat Arga dapat melihat sang istri sedang sibuk di dapur.
"Stop...stop...stop..." Cegah Arga yang sudah berada di samping Khanaya
"Kenapa mas...??Naya mau masak untuk sarapan" tanya Khanaya heran
"Hari ini mas mau kamu gak ngerjain apapun, Biar nanti si mbak aja yang masak dan lain nya..."
"Mas....Naya laper, kalau harus nunggu si mbak datang, cacing di perut bisa jungkir balik... Ini tinggal di goreng aja kok..." Jawab Khanaya sambil mengelus perutnya yang sudah mulai berdendang sejak tadi.
"ya udah kamu duduk cantik aja, biar mas yang masak, ini tinggal di goreng aja kan...??" ujar Arga sambil menuntun Khanaya untuk duduk di kursi.
"mas yakin mas yang mau masak...??" tanya Khanaya meragukan
"duduk anteng, nanti tinggal menikmati saja.. ok...." jawab Arga sambil sekilas mengecup kening Khanaya lalu menuju dapur.
Dikenakan nya Apron yang tadi Khanaya kenakan, lalu menyalakan kompor yang sudah ada wajan berisikan minyak goreng yang Khanaya siapkan.
lalu Arga menuju Magicom, di buka nya Magicom, ternyata masih ada nasi dari hasil masakan Khanaya kemarin sore.
Niat hati ingin memasak nasi goreng,. tapi Arga urungkan, di buka nya lemari bagian atas rak dapur.
Arga meraih mie instan yang berbahan dasar sayuran, lalu disiapkan air untuk merebus mie instan tersebut.
Khanaya tersenyum sumringah melihat sang suami yang nampak tak canggung berada di dapur, bahkan tidak kaget saat menggoreng ayam sesekali ada minyak yang meletup-letup.
Ayam goreng Kalasan dan Mie goreng pun selesai, di buka nya apron yang melekat pada tubuh nya, langsung Arga gantung di tempat semula.
Arga pun membawa dua piring di tangan nya, satu piring berisi ayah goreng, satu piring mie goreng.
"Silahkan tuan putri..." ujar Arga sedikit membungkuk seperti seorang pelayan yang sedang melayani sang putri istana.
Khanaya tersenyum malu sambil mulut nya. dan Arga pun duduk di samping sang istri.
"satu piring berdua cukup kan...??" tanya Arga
"In Syaa Allah cukup mas kalau untuk Naya, gak tahu kalau mas cukup gak..??"
"tenang stok nasi masih banyak..." jawab Arga
__ADS_1
Arga mengambil sendok garpu, lalu di putar nya pada mie, satu gulung kecil mie pun siap Arga suapkan ke sang istri
"AAA..." ujar Arga sambil membuka mulut nya meminta Khanaya melakukan hal yang sama.
Menolak juga akan percuma kan, jadi Khanaya pun menurut,
"Bismillahirrahmanirrahim..." doa Khanaya lalu membuka mulut nya, satu gulung mie di garpu pun siap Khanaya santap.
"gimana..?? enak...??" tanya Arga
Khanaya mengangguk kepalanya.
"ya jelas enak lah Nay, kan udah di siapkan bumbu nya sama pabrik... tapi masih enakan ayam goreng nya, coba deh..." sambil menyuapkan potongan ayam goreng
Khanaya menerima suapan itu.
"enak kan..?? ini bukan buatan pabrik, ini buatan istri mas, trus mas yang goreng pakai cinta,jadi enak nya super pokok nya..." ujar Arga sambil memainkan alis nya
Khanaya terkekeh mendengar penuturan Arga.
"Mas makan juga Donk... perlu Naya suapi...??"
"hmmm....mas sendiri aja, hari ini kamu putri nya..." sambil menyuapkan mie goreng ke mulut nya.
Dunia seakan hanya milik mereka berdua, yang lain bukan ngontrak, tapi lagi pada ngungsi.
๐
Arga merangkul Khanaya dari belakang.
"Mas beneran Naya gak perlu masuk kantor..??" tanya Khanaya meyakinkan, karna Arga baru saja melarang Khanaya untuk bekerja
"Hari ini kita habiskan waktu berdua aja ya... urusan kantor udah mas serahkan sama bang Gani.." balas Arga masih dalam mode memeluk Khanaya
"tapi soal..."
"soal apa??" potong Arga
"soal kemarin, soal undangan... semua sudah di urus.. sebentar lagi undangan akan di antar ke sini,nanti Bang Gani yang ambil..."
"Naya serahkan aja semua sama mas..." balas Khanaya pasrah
"oh ya mas, Naya boleh minta sesuatu gak??"
"apa yang gak buat Nyonya Arga.." sambil mencolek hidung Khanaya
"beli dinding pembatas untuk ruangan tamu dan dapur, biasa ada tuh dari bambu yang bisa di lipat..jadi aktifitas di dapur gak langsung terlihat dari ruang tamu.." ujar Khanaya
"dimana yang jual..??" tanya Arga
__ADS_1
"biasa ada tuh di tempat yang jual perabotan..."
"ok besok kita cari ya , mas gak terlalu paham, kamu yang pilih langsung aja.."
Saat mereka sedang menikmati suasana kota dari balik kaca jendela apartemen, tiba-tiba pintu kamar di ketuk
Tok..Tok...Tok
Arga pun melepaskan pelukannya lalu menuju pintu kamar, dan di bukanya pintu kamar nya.
"Den Arga itu ada Pak Gani di depan..." ujar Si Mbak
"oh ya mbak... suruh tunggu dulu, sebentar lagi saya ke depan.." balas Arga lalu kembali menutup pintu kamar nya
"Nay, mas ke depan dulu, ada Bang Gani di depan..." ujar Arga sambil meraih Handphone nya di atas nakas
"Naya gak perlu ke depan..??" tanya Khanaya
"gak usah....Mas aja..." balas Arga sambil keluar kamar
Khanaya memiliki untuk menyandang tubuh nya di dinding ranjang sambil memainkan benda pipih nya.
๐
"Yakin mau langsung di sebar aja undangan nya..??" tanya Gani
"yakin bang..." jawab Arga
"tapi acara masih sebulan lagi loh..." ujar Gani lagi
"Udah di rubah, Gue juga udah bicarakan semua sama papa dan ayah kemarin siang via telfon dan mereka setuju saja, lagi pula semua sudah beres, kan kita cuma tasyakuran aja" jawab Arga
Gani pun membuka satu undangan, dan benar saja acara di percepat, kalau sudah uang yang bicara semua memang bisa jadi cepat ya.
Tapi ingat, gunakanlah untuk kebaikan ya uang nya, karna sekecil apapun akan ada Hisab nya.
Jika undangan lain biasa nya foto prewedding yang di tampilkan, tapi di undangan mereka bukan hanya foto Prewedding yang ada, tapi juga ada foto dari surat nikah mereka, yang menampilkan pas foto mereka yang bersanding yang ada di surat nikah.
๐๐๐
Info UP bisa Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana
....
Jika Tidak Suka Jangan di Teruskan, Jika Bosan dengan Alur Cerita Maka Tinggalkan, Jika Typo silahkan Tandai.
...
Jazaakumullah khairon...untuk semua bentuk dukungan reader setia๐๐ฅฐ
__ADS_1
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah โAlโQuran