Tak Berujung

Tak Berujung
Lelaki seperti apa yang harus ku pilih


__ADS_3

🌠Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa🌠


*****************


Khanaya sudah berada di dalam kamar nya, semua sudah Kembali ke rumah mereka masing-masing. Apa yang terjadi di halaman tadi cukup membuat pikiran nya tak karuan, mulai dari pertunangan Rafa yang Gagal, Jawaban Arga mengenai calon istri, padahal dia sendiri belum memberikan jawaban,hingga peryataan Bayu dimana itu sudah dapat dipastikan di tujukan untuk dirinya.


Khanaya bingung di buat nya, mengambil wudhu lalu merebahkan tubuh nya di ranjang itu menjadi pilihan nya.


Jam dua malam Khanaya terbangun, Khanaya teringat akan pesan ibu, jika keraguan dan was-was itu datang nya dari syaitan, sholah istikharah adalah solusi nya. Khanaya pun memutuskan untuk melaksanakan sholat istikharah.


‘’Assalamualaikum warahmatullah ‘’


‘’Assalamualaikum warahmatullah ‘’


Saat salam di ucap menandakan sholat pun selesai. Khanaya pun mulai bertasbih, saat selsai bertasbih, Khanaya pun menadahkan tangan nya.


‘’ Bismillahirrahmanirrahim, ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammaddarrasulullah… Ya Allah ke dua tangan ini terlalu sering melakukan dosa, baik di sengaja ataupun tidak, tapi ke dua tangan ini pula yang setiap saat menadah memohon ampunan dan pertolongan dari Mu ya Rab…’’


‘’Semua yang buruk itu datang nya dari hamba mu ini, dan semua yang baik itu datang nya dari Engkau ya Rabb… Engkau yang maha membolak balikan hati.. berikan hamba keyakinan untuk menjawab permintaan Pak Arga, dan jadikan jawaban hamba nanti itu adalah yang Engkau ridhoi… aamiin ya rabbal allamin…"


" ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammaddarrasulullah’’


Tiba-tiba Khanaya teringat kejadian di masjid , melihat Arga keluar dari masjid membuat hati nya teduh, Khanaya juga teringat, kata Artika, pasangan yang baik ada dia yang membuat kita dekat dengan surga.


Tapi tiba-tiba Khanaya juga teringat aja kejadian lima tahun lalu saat bayu memberikan boneka dan mengakui perasaan nya. Cukup lama dia mengenal bayu dan yang Khanaya tahu bayu ada pria baik. Tapi sampai detik ini Bayu tak lebih dari seorang sahabat untuk nya, sama dengan sahabat-sahabat nya yang lain.


….


‘’selamat pagi bu Khanaya…’’ sapa pak satpam


‘’pagi pak… motor saya aman kan pak…??’’tanya Khanaya dengan senyum ramah nya


‘’aman bu… ini bu kunci nya…’’ jawab Pak Satpam ambil menyerahkan kunci motor Khanaya


‘’Alhamdulillah, terima kasih banyak ya pak, saya permisi mau masuk dulu…’’ ujar Khanaya dengan ramah


‘’Silahkan Bu Khanaya..’’ balas pak satpam


Khanaya langsung menuju lantai empat ,dimana meja kerja nya berada, dan melakukan rutinitas nya seperti biasa, dan tak berselang lama Arga juga sudah sampai di lantai empat.


‘’Khanaya tolong kamu cek laporan dari Gudang untuk produk baru yang akan kita promosikan besok..’’ Ujar Arga tiba-tiba saat berada di depan meja kerja Khanaya


‘’ baik pak…’’ jawab Khanaya berusaha biasa

__ADS_1


‘’oh ya dan tolong kamu tanyakan ke perusahan TX bagaimana projek kita…’’ titah Arga


‘’sudah ada hasil nya pak, tadi pagi bu indri sudah mengirimkan hasil nya, bahwa mereka bersedia bekerja sama dengan kita, dan akan segera di atur jadwal untuk penandatanganan kontrak kerjasama’’ jawab Khanaya


‘’baiklah, kamu atur saja, dan segera infokan ke saya..’’ balas Arga


‘’Baik Pak..’’balas Khanaya


Saat Arga masuk, Khanaya pun menuju bagian Gudang untuk mengecek produk yang akan di promosikan besok sesuai instruksi dari sang pimpinan.


Mereka berusaha bersikap biasa, walau sebenarnya ada rasa yang mengganggu, dan untuk Arga juga sebenernya banyak pertanyaan yang ingin dia tanyakan, tapi lagi dan lagi mereka harus professional.


Seperti biasa selesai jam kerja Khanaya pun pulang dengan motor nya.


‘’gak di antar lagi teh…??’’ tanya Artika saat melihat sang kakak memarkirkan motor nya.


‘’di antar siapa..kan teteh bawa motor..’’balas Khanaya


‘’Di antar calon…’’ goda Artika


‘’jangan lemez- lemez tu mulut, teteh mau masuk dulu, gerah mau mandi…’’ balas Khanaya


Khanaya pun bergegas membersihkan diri nya saat sudah sampai di kamar nya, dan saat sudah Kembali fresh dia pun keluar, dilihat nya ibu sedang memasukan belanjaan lalu khanaya membantu sang ibu


‘’Alhamdulillah, hari ini hanya ngecek beberapa berkas, besok baru lumayan banyak Bu, karna ada launching produk baru…’’ jawan Khanaya


‘Bu,, Naya boleh tanya sesuatu gak..?’’ tanya Khanaya


‘’boleh donk,..mau tanya Apa…???’’ tanya ibu sambil beranjak lalu mencuci tangan nya di wastafel


‘’apa yang membuat ibu memilih ayah untuk menjadi Imam untuk Ibu…???’’ tanya Khanaya dan itu membuat ibu menyunggingkan senyuman, ibu tahu arah pertanyaan sang putri


‘’Tidak tahu, tapi keyakinan itu ada, yang Ibu tahu ayah kamu itu seorang pria yang sabar…’’ jawab Ibu


‘’Laki-laki seperti apa yang harus aku cari, atau harus Nay pilih…??’’ tanya Khanaya


‘’Yang pandai Bersabar..’’


‘’tidak mudah marah meski ingin..’’


‘’tidak berkata kasar meski mau..’’


‘’tidak menyalahkan meski mampu..’’

__ADS_1


‘’karna setelah pernikahan kamu akan mengeluarkan sisi burukmu..’’


‘’Sehingga yang kamu butuhkan adalah pelukan dan bimbingan yang tidak melukai…’’


‘’Wanita di ciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, dan yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah pangkal nya. Jika laki-laki itu berusaha meluruskan nya maka dia akan patah, namun jika di biarkan dia akan tetap bengkok… jadi Wanita itu butuh dia yang sabar, bersedia membimbing…’’ jawab Ibu


‘’tapi kesan pertaman Naya dan Pak Arga itu gak enak bu, malah Naya lihat dia begitu emosi pas terciduknya penggelapan dana, ya memang sih hanya sesaat, dan gak pernah lagi, lebih terkesan tegas…’’ ujar Khanaya


‘’Kemarahan pimpinan perusahaan di saat perusahaan nya dicurangi itu wajar, dan apalagi dia juga mempertaruhkan banyak orang di dalam nya jika sampai perusahaan itu jatuh, jelas itu mengganggu nya…’’ ujar Ayah tiba-tiba


‘’kamu udah melihat dia bersikap dengan Ibu nya..???’’ tanya Ayah


‘’cukup dekat sih yah…’’ jawab Khanaya


‘’keseharian nya dalam sholat..??’’ tanya Ayah Lagi


‘’Kami sering sholat berjamaah di musholat kantor…’’ jawab Khanaya


‘’selain sabar, carilah laki-laki yang menjaga sholat nya, karna apa… jika sholat aja dia tunda, sholat saja di tinggalkan… bagaimana dengan janji dia ke kita, bagiamana dengan kita, yakin dia akan tetap disisi kita..??’’ tanya Ayah


‘’Allah saja yang memberikan nya nikmat sehat, rezeki dan nikmat tak terhitung lain nya saja dia tinggalkan,bagaimana dengan kita…???’’ tanya Ayah


Khanaya Kembali teringat saat Arga keluar dari masjid, teringat dia yang sering papasan dengan Arga saat di mushola kantor.


‘’Baik sholat nya, maka baik orang nya..’’ tambah Ayah


‘’dan ayah bisa lihat itu di Arga…’’


"Semua kembali kepada kamu sayang..." ujar Ibu sambil mengelus punggung Khanaya


🍃🍃🍃🍃


Lanjut…???


Yang ingin tahu jadwal UP langsung Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana


Dan Sebelum lanjut ingat jangan lupa tinggalkan jejak dukungannya ya. Apapun bentuknya akan di terima, Like, vote, gift dan komen nya.


Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..


Jazaakumullah khairon...🙏🥰


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran

__ADS_1


__ADS_2