Tak Berujung

Tak Berujung
Manja Mode Terpejam


__ADS_3

๐ŸŒ Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa๐ŸŒ 


*****************


Jika biasa nya suasana kantin di perusahaan nampak ramai, tapi kalo ini para jomblo malah sedang bermain-main dengan makanan atau minuman yang ada di hadapan mereka. suasana nampak sepi.


"Win.. lihat tuh pada patah Hati..." ujar Nilam


"aku sudah berasalan nya dulu awal-awal tahu, tapi kan gak mungkin nikung yang udah halal.." jawab Widia sambil terkekeh


"Patah hati sekantor ceritanya..." ujar Roy sambil sedikit teriak dan membuat nya mendapat kan lototan dari para jomblowati


"Woi...yang ganteng kan disini gak cuma pak Arga, ad Roy tuh... ada Milo dan banyak lagi..." ujar staf laki-laki lain sambil terkekeh


"tapi gak setajir pak Arga...hahaha" timpa staf lain nya.


"kalau mau dapat kaya pak Arga harus baik hati dulu kayak Bu Khanaya, kalau kalian kayak gini, mana mau, yang ada kalian jadi sombong... contoh tuh Bu Khanaya" timpa staf lain lagi


Suasana kantin menjadi ribut saling lempar ejekan ke para staf cewek-cewek yang lagi patah Hati


๐Ÿƒ


Khanaya sudah berada di rumah Ayah, sedang di dapur membantu Ibu di dapur, jika di rumah Ayah , Arga tak bisa melarang Khanaya , mau bermanja juga tidak bisa,. pasrah dan fokus ke layar televisi.


Arga mendapatkan telfon dari Gani, Gani mengabarkan apa yang telah dia lakukan tadi di kantor sesuai instruksi dari Arga.


"Ok bang thanks..." ujar Arga


"Lo lagi dimana sekarang? masih angkrem kah di apartemen..hahaha" tanya Gani sedikit meledak dengan tawa nya


"Lo kira ayam lagi bertelur,.angkrem di kandang... gue lagi di rumah ayah" balas Arga


"yaaah... gagal Donk kejar target nya...hehe"


"tenang sampai apartemen gue langsung lembur..." balas Arga sambil berbisik


Dan itu membuat Gani tertawa di balik telfon nya.


"siapa yang lembur..??" tanya Khanaya tiba-tiba sudah duduk di Samping sang suami


Mendengar pertanyaan Khanaya membuat Arga jadi kikuk, mungkin jika ini apartemen akan beda jalan cerita nya, tapi ini di rumah Ayah, harus jaga image sebagai menantu yang baik.


"hmm.. ini bang Gani ngabarin soal kantor" jawab Arga di menit berikutnya

__ADS_1


"Bang Lo atur aja semua nya, gue Senin baru masuk..." ujar Arga sambil menutup telfonnya dan Gani hanya bisa geleng-geleng kepala dan sesekali juga tertawa, dia teringat bagaimana dia dulu saat masih pengantin baru, tak ada waktu yang terlewat kan.


"Senin...??" tanya Khanaya sedikit heran


"iya Senin kita baru balik ke kantor..." balas Arga sambil meletakkan handphone


"bosen mas.. mau ngapain juga kita libur lama-lama..."


"mau program anak kembar..." Bisik Arga dan itu membuat Khanaya membulatkan mata nya dengan pipi yang bersemu kemerahan


Dan Arga malah terkekeh dengan tingkah sang istri, pipi bersemu kemerahan adalah pemandangan yang dia nantikan.


"mas iih...jangan mesum..." ujar Khanaya sambil berdiri, akan beranjak dari posisinya tapi tangan nya di tarik oleh Sang Suami.


Arga ikut berdiri tepat di belakang punggung Khanaya.


"Halal mesum sama istri..." bisik Arga dan itu membuat Khanaya membalikkan tubuhnya, membuat mereka saling berhadapan dan saling menatap.


Niat hati ingin protes, tapi karna posisinya yang tak berjarak membuat Khanaya menelan saliva nya,


"hmmm... kalau mau romantis-romantisan di kamar atuh teh, disini ada anak di bawah umur..." ujar Artika yang baru saja masuk rumah dan melihat adegan mesra Mereka.


Khanaya langsung menundukkan posisi tubuhnya... "apa sih.. teteh mau ke dapur juga.." ujar Khanaya sambil meninggalkan sang suami


Sedangkan Artika geleng-geleng kepala dengan tingkah mereka.


"gak kebayang kalau pas di apartemen" guman Artika sambil berlalu menuju kamar nya juga.


Moments itu sebenarnya bukan hanya Artika yang melihat, ayah dan ibu juga melihat dari arah pintu belakang, tapi memilih diam, malah mereka bahagia dengan apa yang mereka lihat.


Sebenarnya ibu ingin meminta mereka menginap, tapi ayah melarang ibu meminta itu kepada mereka, karna saat ini mereka butuh waktu hanya berdua.


"kalau mau cepat punya cucu, biarkan mereka menghabiskan waktu berdua" bisik Ayah dan itu membuat Ibu terkekeh.


๐Ÿƒ


Khanaya dan Arga sudah kembali ke apartemen, Khanaya sedang membuka rantang yang berisikan lauk yang Khanaya dan Ibu masak bersama tadi.


"mas mau makan nya sekarang apa nanti...??" tanya Khanaya


"nanti aja Nay,. selesai sholat magrib..." jawab Arga sambil berlalu menuju kamar untuk menggantikan pakaian nya, karna tadi mereka sudah mandi di rumah Ayah.


Mereka melaksanakan sholat Magrib berjamaah di apartemen, karna tiba-tiba hujan lebat .

__ADS_1


Selesai sholat magrib merekapun makan malam,.lanjut sholat isya.


Saat ini Khanaya sedang di dapur menyeduh kopi untuk sang suami yang sedang fokus pada layar televisi.


Beberapa menit kemudian Khanaya menghampiri sang suami dengan membawa secangkir kopi dan camilan.


"hmmmm...harum..." ujar Arga sambil menghirup aroma kopi yang Khanaya taruh di atas meja


"tahu aja lagi pengen kopi..." ujar Arga dengan senyum mengembang


Khanaya ikut menyaksikan tayangan televisi, tiba-tiba Arga membawa kepala Khanaya ke pundak nya.


Khanaya langsung merangkul tangan Arga, mendapatkan sandaran ternyaman. Karna seorang suami adalah sandaran untuk setiap istri.


Arga berkali-kali mengecup kepala Khanaya tapi Khanaya malah memejamkan mata nya.


Ternyata bersandar di pundak sang suami itu sangat nyaman, dan tanpa Khanaya sadari mata nya sudah terlelap.


"Nay ke kamar yuk..." Ajak Arga tapi tak ada jawaban, Arga pun memiringkan kepala nya agar bisa melihat sang istri.


"hmmm....malah tidur.." lirih Arga sambil sedikit terkekeh


Arga pun meraih remote tv nya, di matikan TV nya,.lalu di bopong nya Khanaya menuju kamar.


Khanaya bukan terbangun saat dalam gendongan sang suami, dia malah menyembunyikan kepalanya di dada bidang sang suami.


Arga merebahkan tubuh Khanaya ke ranjang dengan sangat hati-hati, di tarikan selimut hingga menutupi dada sang istri.


Niat hati ingin beranjak, tapi tangan nya di tahan oleh Khanaya, dan itu Khanaya lakukan tanpa sadar.


Di belai nya kepala Khanaya "mas ke kamar mandi sebentar ya... sebentar aja kok" lirih Arga, senyum mengembang tak surut dari sudut bibir nya,.dia sangat bahagia dengan tingkah manja sang istri, sekalipun Khanaya melakukan itu tanpa sadar dengan mata terpejam


๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Info UP bisa Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana


....


Jika Tidak Suka Jangan di Teruskan, Jika Bosan dengan Alur Cerita Maka Tinggalkan, Jika Typo silahkan Tandai.


...


Jazaakumullah khairon...untuk semua bentuk dukungan reader setia๐Ÿ™๐Ÿฅฐ

__ADS_1


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah โ€“Alโ€™Quran


__ADS_2