
๐ Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa๐
****************
Seakan tak habis bahan pembicaraan ayah mengenai kejadian tadi siang warung. Semua terkekeh begitupun Khanaya.
"Coba kamu di sana Nay, bakal tahu bahwa Arga bukan cuma jadi rebutan anak gadis, yang emak-emak pun gak mau kalah" ujar Ayah sambil terkekeh
"wah mereka belum tahu gimana kalau taring teh Naya keluar.." ledek Artika dan itu membuatnya mendapatkan timpukan bantal sofa dari sang Kakak
"secantik apapun wanita di luar saya, mereka gak akan bisa menandingi teteh kamu ini dek..." ujar Arga sambil mencolek hidung Khanaya, dan Khanaya malah memanyunkan bibir nya, bukan marah tapi malu di puji di depan keluarga.
"Mas Arga lagi ngerayu tu teh biar tetap di bolehin keluar rumah sendirian..." timba Ardana
"ah si Adan kalau ngomong suka bener..." balas Arga sambil terkekeh
"nanti teteh kasih stempel di punggung" ujar Khanaya
"stempel...??" tanya Arga bingung
"iya stempel, Sudah Istri Orang stempel nya" jawab Khanaya dan semua pun terkekeh
"hahahaha...."
Rasa nya canda tawa itu membuat malam menjadi singkat, Khanaya sudah berada di kamar, Khanaya juga nampak sedang mengemas pakaiannya dan pakaian sang suami , besok siang mereka sudah kembali ke apartemen.
"Pakaian mas gak perlu di bawa semua Nay, jadi kapan pas sewaktu waktu mau nginep gampang.." ujar Arga sambil menghampiri sang istri.
Tiba-tiba Khanaya memijit pangkal hidung nya.
"kenapa?? masih pusing..??" tanya Arga
"sedikit mas, tapi udang mendingan.."jawab Khanaya
"yakin gak mau kerumah sakit...??" tanya Arga , sebelum dia sudah mengajak Khanaya ke rumah sakit
"Kan tadi Ibu udah bilang, Naya paling payah minum obat..." jawab Khanaya
Saat minum obat dia memang paling susah, harus ada teman nya, kadang pisang, roti pokok nya yang bisa membantu nya menelan di obat.
"tapi dari pada nahan pusing"
"Naya dari dulu punya riwayat darah rendah mas, kalau kelelahan ya gini, di bawa istirahat, kadang suka di belikan sate hati kambing sama Ayah"
"kenapa gak bilang , kan mas bisa belikan tadi...??"
"gak papa mas, kalau besok belum membaik baru kita beli sate hati kambing nya" jawab Khanaya sambil menutup resleting koper nya.
Setelah selesai Arga membawa Khanaya rebahan di ranjang, bukan batal kapuk yang menjadi bantal Khanaya, melainkan paha Arga lah yang menjadi bantal nya.
__ADS_1
Arga memijat kepala Khanaya hingga tanpa sadar Khanaya sudah terlelap,. dikecupnya kening sang istri.
Dua malam ini Khanaya bisa terlelap karna sang suami, dan Arga melakukan semua itu dengan penuh ketulusan.
Karna seorang istri bukan hanya butuh nafkah batin dan lahir dari segi harta, dia juga butuh sebuah perhatian, pengertian, dan dia juga butuh di bantu.
Sebagai mana pesan ayah, lelaki yang baik adalah dia yang baik kepada istri nya.
Arga pun ikut merebahkan tubuhnya setelah memindah kepada Khanaya ke atas bantal.
๐
Siang ini Khanaya sudah berada di apartemen, Arga tak membiarkan Khanaya melakukan pekerjaan rumah, dia meminta Gani membelikan sate hati kambing saat akan ke apartemen, karna mereka harus melakukan meeting di apartemen Arga.
Saat bel berbunyi Arga pun sudah mengetahui bahwa itu adalah Gani, di bukanya pintu apartemen, dan tebakan Arga tidak meleset.
"Sate kambing..." ujar Gani saat masuk apartemen
"thanks bang.. tapi kambing gak perlu ke muka gue." balas Arga sambil menerima plastik yang berisi tiga bungkus sate kambing, yang satu spesial hati saja.
"hahaha.. Naya mana...??" tanya Gani yang tidak melihat keberadaan Khanaya
"lagi di dapur..."
"eh gue baru nyadar ada yang berbeda..." tunjuknya pada pembahasan dapur dari bambu
"Naya yang minta, agar saat ada tamu lebih leluasa, baik tamu nya atau dia yang lagi di dapur.."
"gak perlu repot-repot Nay.... keluarkan semua yang ada" ujar Gani
"tuh bawa kulkas nya sekalian.." balas Arga sambil terkekeh
Mereka bertiga pun duduk,.ada meeting yang harus mereka bahas mengenai projek baru.
"mau makan sate nya dulu...??" tanya Arga
"makan aja dulu,. gue laper, lagian mumpung masih hangat" Gani yang menjawab
"sebentar Naya ambilkan sendok dan piring dulu.."
"biar mas aja..." ujar Arga sambil berdiri
Dan Gani mengukir senyum melihat keromantisan mereka berdua.
merekapun menikmati sate kambing yang Gani beli tadi.
"Memang punya riwayat anemia..??" tanya Gani di sela-sela mereka menikmati sate kambing.
Dan Khanaya mengangguk sebagai jawaban.
__ADS_1
Khanaya tidak sanggup untuk menghabiskan satu porsi sate nya.
"jangan di paksa, nanti masih bisa di makan lagi" ujar Arga dan mereka pun memulai meeting mereka.
"berarti kita harus kesana langsung??" tanya Arga saat setelah beberapa saat memulai Meeting
"iya Ga, kita harus survei langsung bagaimana kwalitas bahan baku di sana" jawab Gani
"Dan untuk kali ini Naya gak perlu ikut, dia cukup handel yang di kantor saja" tambah Gani
ada ke khawatiran terpancar dari raut wajah Arga.
"Naya gak papa mas,.kalau mas ragu, nanti biar Artika nginep disini" ujar Khanaya seakan tahu ke khawatiran sang suami
"nginep di rumah Ayah ataupun Mama gimana..??" tanya Khanaya
"gak perlu lah mas, kalau disini kan gak terlalu jauh dari kantor, Artika juga gak terlalu jauh dari kampus.."
"Kalian diskusikan lah gimana baik nya, oh ya Ayu ngasih kabar dia gak bisa balik ke kantor, anak nya gak bisa di tinggal" ujar Gani
"dia udah chat gue tadi, tapi belum gue bales.." balas Arga
"Perlu kita cari rekan untuk bantu Khanaya..??" tanya Arga
"nanti gue kabarin bang, untuk saat ini belum dulu lah..." jawab Arga
"belum butuh atau belum mau ada yang ganggu.." goda Gani
"tu Lo tahu bang...hahaha" balas Arga dan itu membuat Khanaya memberikan tatapan elang ke sang suami
"kalau di depan bang Gani, gak bakal beres pembahasan Nay, kecuali masalah pekerjaan" ujar Arga sambil merangkul sang istri
"kalian lanjut kan, gue mau balik..." ujar Gani sambil beranjak membawa berkas-berkas, lama-lama di depan pasangan bucin ini dia yang rugi, jadi lebih baik mundur dengan cepat.
"salam untuk kak Laras dan Queen ya bang"
"siap nanti di sampaikan..." balas Gani
Kini tinggal merek berdua, menikmati masa-masa berdua tanpa ada yang bisa menggangu.
๐๐๐๐
Info UP bisa Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana
....
Jika Tidak Suka Jangan di Teruskan, Jika Bosan dengan Alur Cerita Maka Tinggalkan, Jika Typo silahkan Tandai.
...
__ADS_1
Jazaakumullah khairon...untuk semua bentuk dukungan reader setia๐๐ฅฐ
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah โAlโQuran