Tak Berujung

Tak Berujung
Permintaan Khanaya


__ADS_3

Mau berbagi sedikit cerita,


Jazaakumullah khairan untuk doa dari semua nya, Alhamdulillah adik kami telah sadar, walau masih butuh penanganan khusus, karna telah terjadi kesalahan selama penanganan adik kami.


Kami Coba mencari info dari beberapa teman yang bergerak di bidang medis, jika dilihat dari Riwayat apa yang terjadi pada adik , apa yang terjadi paska operasi , yang menyebabkan kebocoran usus adalah malpraktek, tapi tetap pihak RS tak mau mengakui nya.


Bahkan saat transfusi darah di operasi ke dua juga ada kesalahan, darah yang masuk ke tubuh adik kami itu bermasalah, itu salah satu faktor yang membuat nya lama sadarkan diri, bahkan karna kesalahan itu adik kami juga harus cuci darah.


untuk mensterilkan darah yang masuk, tapi sampai saat ini belum bisa di lakukan, karna rumah sakit yang memiliki alat tu masih penuh ruang ICU nya.


Kenapa cuci darah, apakah ginjal nya rusak..??


Darah yang masuk itu tidak di terima oleh tubuhnya, padahal jika mengikuti SOP sebelum darah itu di suntikan, harus melalui uji coba terlebih dahulu, tapi yang terjadi, darah itu tidak cocok, atau dengan kata lain tidak baik untuk di transfusi kan, yang berdampak pada ginjal.


Ini semua adalah kesalahan fatal.. lalu kenapa tidak di tuntut??


RS yang menangani adalah RS swasta, dan kami tidak kenal satupun dari pihak rumah sakit ini, jika di laporkan juga akan percuma.


Mohon doa nya, semoga adik kami segera bisa melakukan perawatan selanjutnya dan bisa kembali pulih.


Aamiin…


Dan apa yang terjadi kepada adik kami, tidak terjadi kepada pasien-pasien lain nya.


……🌠🌠🌠🌠.......


Kemabli lagi ke cerita nya Khanaya..


Harus banyak-banyak bersyukur, itu kata yang lebih tepat, Allah tunjukkan, bagaimana jadinya jika Allah biarkan Khanaya terus berharap semakin lama...??


Sempat mendapat ledekan dari sang adik perempuan nya, tapi itu tak membuat nya terpuruk.


Selama libur semester Khanaya habiskan waktu membantu Ayah di warung makan.


Kurang lebih sepuluh hari liburan sekolah, dan kini Khanaya dan kawan-kawan sudah harus kembali ke sekolah.


Back to School istilah bahasa Sunda, eh kok Sunda bahas English, English ya bukan linggis, kalau linggis itu untuk alat bangunan.

__ADS_1


"Nay...." panggil Bayu yang baru sampai, berlari mengejar Khanaya


"iya kenapa Bay...??" tanya Khanaya


"gak papa, pengen manggil aja, boleh kan??" Jawab Bayu dan itu membuat Khanaya menggelengkan kepalanya heran.


"gimana tugas selama liburan...??" tanya Bayu, mereka jalan beriringan


"Kok tahu Naya punya tugas, kan kita beda kelas....??" tanya balik Khanaya


"tahu lah, tuh si Riana nelfon minta solusi..hehehe" jawab Bayu


"oh iya, dia ada hubungi Naya juga, tapi pas Naya lagi sibuk di warung..." balas Khanaya


"lanjut kemana lulus nanti...??" tanya Bayu lagi


"hmmmm.. ada dech, masih rahasia..." Balas Khanaya


"yahooo.... apa yang rahasia-rahasia an...??" tanya Salsa sambil menepuk pundak Khanaya


"Secret...." jawab Khanaya sambil menaruh telunjuknya ke bibir nya


"kan udah di bilang secret, yang arti nya rahasia, berati diam...ssttt...." balas Khanaya dan itu membuat Salsa memanyunkan bibir nya


"awas tu bibir, nanti di entup tawon...hehehe" ujar Bayu sambil terkekeh


"iih Bayu mah sok kompak..." kesal Salsa, dan tampa mereka sadari mereka sudah berada di depan kelas Khanaya


"mau ikut masuk Bay...??" tanya Salsa


"bisa di amuk sama buk Sri nanti... bye-bye..." balas Bayu sambil berlalu menuju kelas nya, dan tak lama kemudian bel sekolah pun berbunyi


🌠🌠🌠


Waktu terus berlalu, bahkan Khanaya dan teman-teman nya juga sudah menjalani ujian akhir, tinggal menunggu hasil akhir dari perjuangan mereka.


‘’Naya rencana mau lanjut ke mana..???’’ tanya Ayah saat mereka sudah berada di ruang tengah

__ADS_1


‘’Naya pengen lanjut ke kota P yah… boleh kan..??’’ balas Khanaya


‘’Kota P…??? itu jauh Nay…’’ balas Ibu


‘’hmm.. iya memang jauh bu, tapi Nay pengen ke sana, cari pengalaman juga..’’ balas Khanaya


‘’kenapa gak ikut bareng Rafa..ke kota M..??’’ tanya Ibu


‘'iih gak banget lah bu, Nay udah lama pengen ke kota P, boleh ya yah..??’’ sambil merangkul sang ayah, bermanja sambil merayu sang ayah


‘’kita gak punya saudara di sana Nay, dan itu nyebrang pulau,..’’ jawab Ayah


‘’Ayah sama ibu gak percaya ya sama Naya..??’’ tanya Khanaya


‘’Bukan gak percaya Nay…’’ balas Ibu


‘’Bu,, Nay punya alasan kuat untuk ke kota P, dan Nay juga pengen cari pengalaman di sana.. Naya bisa jaga diri, janji gak ada tuh kata pacaran-pacaran…’’ ujar Khanaya meyakinkan


‘’Ayah belum bisa kasih jawaban, ayah akan cek informasi disana dulu…’’ balas Ayah


‘’Tapi Yah,,,’’ timpa ibu ,.ada ke khawatiran


Khanaya beranjak dari duduk nya, lalu memeluk sang ibu dari belakang


‘’Naya gak akan ngecewain Ayah dan Ibu…Nay pengen mandiri Bu, Nay janji gak ada pacaran, Nay fokus sama Pendidikan’’ ujar Khanaya dan ibu hanya bisa membuang napas nya Panjang


Selama ini baru kali ini Khanaya punya permintaan, dan dia begitu yakin, berat untuk menerima, tapi juga berat untuk menolak


🍃🍃🍃🍃


Lanjut…???


Sebelum lanjut ingat jangan lupa tinggalkan jejak dukungannya ya. Apapun bentuknya akan di terima, Like, vote, gift dan komen nya.


Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..


Jazaakumullah khairon...🙏🥰

__ADS_1


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran


__ADS_2