Tak Berujung

Tak Berujung
Akhir yang Heboh


__ADS_3

🌠Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa🌠


****************


Semua orang menikmati acara, senyum, tawa dan canda.


"Bay, Lo baik-baik aja kan...??" tanya Andi


"In Syaa Allah Baik... seperti yang Lo lihat...." jawab Bayu


"pasti gak mudah ya kan Bay..." ujar Salsa


"awalnya iya dan itu gak bisa gue pungkiri, tapi gue banyak belajar dari semua ini, dan melihat prosesi mereka membuat gue sadar, mereka memang jodoh yang terbaik yang Allah satukan" balas Bayu


Saat mereka asik berbincang, tiba-tiba pandang mereka terfokus pada tamu undangan yang baru saja datang, wajah yang tak asing.


Dia adalah Kedua orang tua Rafa dan Rafa juga pastinya.


Sebagai orang yang cukup di kenal di kota ini, membuat kedatangan mereka pun banyak yang menyapa.


"Kak Rafa guys..." tunjuk Andi


"kakak nya Riana tuch..." ujar Wahyudi


"punya muka juga tu orang buat datang..." timpa Salsa


"jangan gitu, nama nya orang kan pernah berbuat salah..." balas Bayu


Riana memilih diam.


"Lo Kenapa Na..??" tanya Salsa


"iih males gue, apalagi pas tahu kak Rafa itu sempat minta kesempatan pas Khanaya udah berstatus calon istri mas Arga.." ujar Riana


"serius....???" tanya mereka kompak


"hiist.. tu mulut jangan keras-keras kalau ngomong..." protes Riana


"Lo tahu dari mana Na...??" tanya Bayu


"pas gue mau main ke rumah kak Rafa, gak sengaja kedengaran kak Rafa ngamuk-ngamuk sama mama nya.."


"ngamuk gimana...??" tanya Andi kepo


"yang gue denger Tante itu peran marah sama kak Rafa dan minta kak Rafa jauhi Naya, dan pas kuliah rupanya ada cewek yang deketin, ternyata dia suruhan mama nya kak Rafa..."


"iiih... gue jadi gibah kan" ujar Riana sambil menepuk mulutnya


"nanggung Na.. di lanjut aja gibah nya, udah terlanjur dosa, jadi gak perlu Nanggung-nanggung dosa nya.." timpa Andi


"mulut Lo Ndi..." balas Riana

__ADS_1


"serius...??" tanya Salsa


"itu yang gue denger, dan ternyata tuh cewek selama ini itu udah punya kekasih hati..." tambah Riana


"gila, dramatis amat tuh kak Rafa... melepas permata demi seonggok batu krikil..." ujar Andi


"ya sudah lah,.ambil pembelajaran dari semua ini..." balas Bayu


Semua sudah terjadi, apa yang terjadi cukup jadikan pembelajaran, terkadang kita juga perlu belajar dari kesalahan orang lain.


Papa dan Mama Rafa setelah menyapa orang tua Khanaya pun naik ke pelaminan, sedangkan Rafa masih nampak ngobrol dengan temannya.


"Pak Arga..." sapa Pak Budi


"Pak Budi.. " balas Arga


"Selamat ya, saya sedikit kaget waktu menerima undangan.."


"Saya malah gak tahu pak Budi Dapat undangan.."


"jelas lah saya dapat, Khanaya ini kan teman anak saya, dan kompleks rumah jika juga gak terlalu jauh..."


Arga dan pak Budi nampak berbincang akrab, jujur Khanaya sedikit bingung, tapi karna mama dari Arga merangkul memberikan selamat, dia pun berusaha membuang kebingungan nya.


"Nay.. selamat ya, Tante ikut Bahagia, andai waktu bisa di ulang..Tante...." ujar Mama Rafa tapi dengan cepat di potong oleh Khanaya


"makasih Tante...gak perlu membahas masa dulu, cukup kita jalani masa sekarang" balas Khanaya, enggan untuk nya membahas masa lalu, Khanaya memilih untuk tidak membalas ucapan Mama Rafa mengenai waktu yang tak akan bisa di ulang.


Mereka ikut mengabaikan moments foto bersama mempelai.


Saat selesai sesi berfoto Papa dan Mama Rafa pun turun. sedangkan Arga dan Khanaya kembali duduk.


"mas kok kenal sama Pak Budi...??" tanya Khanaya


"ya biasa lah...mereka orang-orang anggota dewan itu mencari dukungan kami para pengusaha..." Jawab Arga


"oh ya, beneran anak pak Budi teman kamu Nay, yang mana...??"


"mas gak ingat sama Tante tadi?? kita sempat loh ketemu beberapa waktu lalu pas kita Meeting"


Arga berusaha mengingat-ingat


"gak ingat, yang mana...??" tanya Arga


"Mama nya kak Rafa , kita pernah jumpa waktu di restoran..." jawab Khanaya apa ada nya


"Jadi pak Budi itu papa nya Rafa...??" tanya Arga sedikit kaget dan Khanaya hanya membalas dengan anggukan.


"kenapa...???" tanya Khanaya


"ternyata saingan mas orang hebat ya..." ujar Arga

__ADS_1


"gak ada yang saingan kali mas... udah ah.."


"terserah siapapun itu, yang penting mas yang menang..hehehe" ujar Arga sambil terkekeh


Saat mereka sedang tertawa.. ada terdengar langkah kaki mendekat dan merekapun berdiri, dan betapa kaget nya Khanaya, ternyata Rafa lah yang datang, berbeda dengan Arga, dia terlihat biasa saja.


"Selamat ya Nay..." ujar Rafa


"makasih kak..." balas Khanaya, Arga bisa melihat ada penyesalan yang terpancar dari raut wajah Rafa


"oh ya... saya juga mau minta maaf untuk kejadian di masa lalu..." ujar Rafa sambil menatap Rafa


"Sudah saya maafkan jauh-jauh hari, cuma satu pesan saya,.jangan terlalu lama berjalan di masa lalu,.karna di depan sana pasti ada masa depan yang lebih baik" balas Arga sambil menepuk pundak Rafa


"Kak Rafa, Naya tahu Kakak adalah pria baik dan juga cerdas.. lupakan apa yang pernah terjadi, kak Rafa bukan laki-laki lemah, kak Rafa berhak bahagia" ujar Khanaya tapi itu hanya dalam hati


Ya Rafa bukan lah laki-laki yang tak berpendidikan, seharusnya dia bisa lebih bijak dalam menjalani hidup.


Menyesal boleh, tapi jangan terpuruk. jika sudah terlanjur terpuruk jangan putus Asa, segera bangkit, masih banyak yang harus di perjuangkan.


"Doa terbaik untuk kalian..." ujar Rafa dan saat Rafa akan beranjak, Riana dan kawan-kawan pun datang.


"Foto dulu kak, kan kita dulu satu seperjuangan di masa OSIS..." ujar Bayu tiba-tiba


"iya kak.. jangan biarkan moments kebahagiaan sahabat kita terlewatkan" ujar Andi


"boleh kan mas...??" tanya Bayu ke Arga


"ya boleh Donk..." balas Arga


"mas fotografer, foto kita Donk..." panggil Salsa, dia memang yang paling heboh.


Semua pun terkekeh, mereka pun lagi dan lagi mengabadikan momen-momen bahagia bersama Khanaya, dan bukan hanya mereka saja saat mereka selesai dan akan turun , tiba-tiba tema divisi perencanaan datang.


"Kita juga Donk mau gabung..." teriak Riana


"muka-muka kamera mah ya hayuk..." balas Salsa


Heboh jika sudah kumpul ya hasil nya heboh, untung saja ini pelaminan kuat, jika tidak kuat, bisa roboh nih pelaminan akibat ulah mereka.


🍃🍃🍃🍃


Info UP bisa Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana


....


Jika Tidak Suka Jangan di Teruskan, Jika Bosan dengan Alur Cerita Maka Tinggalkan, Jika Typo silahkan Tandai.


...


Jazaakumullah khairon...untuk semua bentuk dukungan reader setia🙏🥰

__ADS_1


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran


__ADS_2