
🌠Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa🌠
****************
Operasi berjalan lancar, Arga pun sudah di bawa ke ruang rawat, tapi belum siuman mungkin karna efek obat bius.
Luka di perut kanan lumayan dalam, tapi karna letak nya di samping sehingga tidak mengenai organ lain nya, hanya saja Arga sempat mengeluarkan banyak darah.
‘’Sayang kamu makan dulu ya..’’ ujar Ibu
‘’iya, kita yang nungguin orang sakit jangan sampai ikutan sakit..’’ ujar Ayah
‘’Besok pagi kita cek ya kondisi kamu sayang, jadi bisa di kasih vitamin..’’ ujar sang Mama
‘’Arga kan sudah di tangani , jadi jangan terlalu khawatir, gak baik untuk kamu yang punya riwayat anemia..’’ ujar Sang Papa yang kebetulan belum tahu kondisi Khanaya saat ini.
Khanaya bersyukur , sangat-sangat bersyukur, di kelilingi orang baik dan menyayanginya. Gani yang baru dari luar untuk membeli makanan pun sudah masuk ke ruang rawat Arga.
Ibu meminta Khanaya jangan sampai gak makan, walau mungkin mual dan rasa tak nyaman lain nya.
‘’Bu..Naya gak ada masalah kok kalau soal makanan, Cuma suka lemas dan gampang Lelah aja’’ ujar Khanaya
‘’mungkin karna efek anemia nya kali ya..’’ ujar Mama
‘’besok biar di antar sama Ibu dan Mama ya cek kondisi kamu sayang..’’ ujar Ibu dan Khanaya mengangguk
Malam pun datang, Gani , Mama dan Papa pun kembali ke hotel dimana Arga menginap, sedangkan di rumah sakit hanya Khanaya , ayah dan Ibu, karna memang tidak bisa terlalu ramai di ruang rawat.
Khanaya nampak tidur di kursi dengan kepala di rebahkan di pinggir ranjang Arga dengan tangan yang menggenggam tangan Arga.
Ayah sudah meminta nya untuk tidur di sofa, tapi dia tak ingin jauh dari sang suami.
Tepat jam 3 pagi , perlahan demi perlahan mata Arga terbuka, di lihat nya sekeliling, dia berada di ruangan serba putih, saat melihat ke arah tangan nya yang merasa hangat, senyum tipis terukir di sudut bibir Arga.
Wanita berhijab sedang nampa tertidur pulas dengan menggenggam tangan nya. Dial ah istri tercinta. Saat akan menggeserkan tubuh nya, tiba -tiba rasa sakit dan perih pun dia rasakan, tepat di bagian luka nya.
Arga memejamkan mata nya, membuang napas panjang, menahan rasa sakit nya. Tiba-tiba Khanaya menggeliat, berniat bangun karna merasa haus, tapi saat melihat sang suami sedang meringis menahan sakit, haus nya tiba-tiba hilang.
“Mas..Mas udah sadar??, Alhamdulillah ya Allah…’’
‘Kenapa ada yang sakit, biar Naya panggil dokter ya…’’
__ADS_1
Arga bukan menjawab, kini dia malah tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
Air mata Khanaya jatuh, bukan karna sedih., tapi karna Bahagia.
‘’kok nangis..??’’ tanya Arga pelan
‘’Bahagia…’’ Jawab Khanaya
‘’Kalau Bahagia itu tersenyum Nay..’’
‘’Mas tuh ya, Naya itu Khawatir, Mas gak tahu gimana takut nya Naya..hiks..hiks…’’
Arga membawa Khanaya dalam dekapan dada nya, dia paham sang istri pasti sangat Khawatir, dia sempat meminta Gani untuk jangan menghubungi Khanaya, tapi Gani tak mengindahkan permintaan nya, tapi Arga juga paham kenapa Gani menghubungi Khanaya.
‘’Maafin Mas ya… Mas gak hati-hati…’’ sambil mengecup singkat kening Khanaya
‘’hiks…hiks…hiks…’’ hanya isak tangis yang terdengar
‘’Nay kenapa..??’’ tanya Ayah Tiba-tiba
Ayah tak kalah kaget tapi bersyukur bahwa Arga sudah siuman. Ternyata isak tangis Bahagia yang terjadi. Tak banyak kata atau Gerakan, karna rasa nyeri masih sangat terasa di area luka Arga.
🍃
‘’Kira-kira berapa lama ya dok pemulihannya..??’’ tanya Papa
‘’Paling cepat 10 hari Pak, luka tusuk pak Arga lumayan dalam, dan bisa memakan waktu lebih dari 10 hari, yang terpenting jangan terlalu banyak gerak atau melakukan aktifitas berat..’’ jawan sang Dokter
‘’Untuk perawatan bisa di lakukan rujukan kan dok.. karna kami tidak berdomisili di sini..??’’ tanya Arga
‘’Bisa pak, nanti jika Pak Arga sudah di perbolehkan pulang, kami akan atur surat rujukan nya..’’
Dokter pun keluar saat pemeriksaan sudah selesai.
‘’Ga, Mama , Ibu dan Khanaya mau keluar dulu ya..’’ ujar Mama
‘’mau kemana..??’’ tanya Arga heran
‘’Ada deh, rahasia Wanita…’’ jawab sang Mama sambil main Mata
‘’Naya izin ke luar sebentar ya Mas...’’ izin Khanaya dan Arga malah mengerutkan kening nya
__ADS_1
‘’Cuma sebentar kok Mas…’’ ujar khanaya lagi dan Arga pun menganggukan kepala nya
‘’hati-hati dan jangan lama-lama…’’ balas Arga
Tiga Wanita itu pun menuju Poli Kandungan dan sebelum nya Mama sudah mendaftarkan khanaya , jadi tidak butuh waktu lama untuk menunggu antrian.
‘’Wah di antar sama dua ibu-ibu hebat ya..’’ ujar Sang Dokter
‘’iya dok..’’ jawab Khanaya dengan ramah
‘’Suami nya sedang di rawat juga dok di rumah sakit ini, jadi kami ibu nya yang mengantar’’ ujar Ibu
‘’Masyaallah… semoga suami ibu Khanaya segera sehat ya’’ ujar sang dokter yang sebelum nya melihat nama Khanaya di buku pemeriksaan
Khanaya pun di tanya kapan terakhir datang bulan dan lain nya, lalu dia di arakan menuju ranjang pemeriksaan, dia akan melakukan USG
‘’Dihitung berdasarkan HPHT usia kandungan Ibu Khanaya sudah masuk 4 Minggu..ukuran bayi nya kira-kira masih sebesar biji kacang hijau, sekitar 2 milimeter, secara teknis janin di dalam kandungan ibu sudah bisa di sebut embrio, Embrio terdiri dari dua lapisan sel yang akan berkembang menjadi organ dan bagian tubuh bayi ibu..’’ ujar dokter
‘’4 minggu..?? tapi dok saya..??’’
‘’Kenapa bu Khanaya, heran kenapa usia kandungan tak sesuai dengan waktu berhubungan,,,??’’ tanya Sang Doktor dan Khanaya mengangguk Malu
‘’Usia kandungan tidak di hitung dari kapan suami istri mulai berhubungan, tapi di hitung dari HPHT, Hari Pertama Haid Terakhir’’ sang dokter pun menjelaskan bagaimana perhitungan usia kandungan dan Khanaya menganggukan kepala nya tanda paham
“Dan gejala yang ibu Khanaya rasakan itu adalah wajar, Payudara terasa nyeri , Mudah Lelah , bahkan ada yang sensitive terhadap Bau, mual, sering buang air kecil, hilang napsu makan, itu semua hal yang wajar..’’
‘’ini saya resepkan Vitamin dan Nanti ibu bisa minum susu ibu hamil yang untuk anti mual jika ada mual yang sering terjadi” tambah sang Dokter
Sebuah Foto hasil USG , sebuah gambar berbentuk lingkaran yang di dalam nya ada titik kehidupan. Masih sebiji kacang hijau, sangat kecil tapi berarti besar.
Khanaya mengelus perut nya yang masih rata dengan mata berkaca-kaca.
🍃🍃🍃🍃
Info UP bisa Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana
...
Jika Tidak Suka Jangan di Teruskan, Jika Bosan dengan Alur Cerita Maka Tinggalkan, Jika Typo silahkan Tandai.
...
__ADS_1
Jazaakumullah khairon...untuk semua bentuk dukungan reader setia🙏🥰
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran