Takdir Atau Rekayasa Mu

Takdir Atau Rekayasa Mu
Sakit...????


__ADS_3

Della membuka matanya perlahan sambil menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam matanya,


“Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur”. Ucap Della setelah kesadaran nya terkumpul sempurna.


"Della meraih ponsel yang berada di meja kecil yang terdapat di samping ranjang, matanya terbelalak meliat waktu yang sudah menunjuk kan pukul delapan pagi.


"Baru kali ini aku bagun jam segini."Gumam Della. Lalu pandangan nya beralih ke wajah tanpan yang berada di samping nya tanpa sadar jemarinya mengusap lembut wajah itu membuat sang pemilik perlahan membuka matanya namun Della tidak sadar akan hal itu.


"Subhanallah........sungguh sempurna ciptaan Mu ya Allah dan aku benar-benar beruntung memiliki salah satu ciptaan Mu ini ya Robb. "Della


"Sayang... sentuhan mu ini membuat ku mengiginkan nya lagi. Ucap Adrian


"Della di buat kaget dengan ucapan Adrian barusan.


Hei......suami ku kau sudah membuat sekujur tubuh ku remuk.Apa kau tidak kelelahan? Tadi setelah solat subuh kau melakukan nya dan membuat ku kelelahan hingga jam delapan aku baru bangun dan sekarang kau mau melakukan nya lagi. Della


A-apa kau tidak berangkat ke kantor hari ini,,,,,?


Tidak.....


Mendengar jawaban Adrian, Della nampak cemas."Kenapa....?" Jangan bilang kau mau mengurungku di kamar seharian.


Hahhaha... Apa kau mau aku mengurung mu......?" Sepertinya kau juga ketagiahan.....


Ti-tidak aku ingin ke kampus, menyingkirlah. Ucap Della lalu bergegas ke kamar mandi disusul oleh Adrian dibelakangnya.


Apa yang kau lakukan disini....?


Istriku tersayang tentu saja aku mau mandi bersamamu."


Tidak, aku tidak ingin mandi bersamamu. tolak Della sambil mendorong tubuh Adrian keluar dari kamar mandi dan langsung menutup pintu kamar mandi.


Baiklah, jika itu maumu.... "ucap Adrian pasrah.


Kini Della sudah rapi dengan rok panjang warna putih dengan corak bunga sakura warna pink dipadukan dengan kemeja senada dan jilbab pashmina warna pink untuk menyempurnakan penampilan nya hari ini.


Tapi wanita itu kebingunan melihat suaminya juga berpenampilan rapi bukan nya beberapa waktu yang lalu ia berkata tidak berangkat ke kantor hari ini.


"Udah berubah pikirian ...? " Adrian megerutkan dahinya saat mendengar pertanyaan Della,


Berubah pikiran gimana....?


Ini, tunjuk Della.


"Ooohhhh.... aku emang gak ke kantor hari ini tapi aku juga gak di rumah. Karna aku mau nemanin kamu ke kampus. Jelas Adrian


Kenapa....?


Gak kenapa napa cuma mau nemanin kamu aja sayang.


......


Adrian kok mantu mama gak kamu gendong........?


Della emang kamu udah gak sakit lagi...? " Della menatap binggung ke arah mertua nya tampak dari raut wajahnya menunjukan kekhawatiran.


Sakit....??? "Tanya Della dan Adrian berbarengan karna bingung dengan pertanyaan Raeesah.


"Iya apa masih sakit Dell....?

__ADS_1


Della gak sakit kok ma........!


"Beneran udah gak sakit.....?" Kini Raeesah menuntun Della menuju meja makan.


Mama apaan sih aneh deh...


Gak aneh mama cuma mastiin aja karna semalam pas mama mau manggil kalian ehh... malah denger suara Della kayak kesakitan gitu tapi udah deh kalau gak sakit lanjutin gih.... ujar Raeesah pada Adrian dan Della yang baru saja memulai sarapan berdua.


"Aduhhh.... ketahuan mertua,,,,,,,,,,,," Della


...............


Emang semalam kenceng banget ya suara aku sampai sampai mama bisa denger. Della berbisik di telinga Adrian, padahal hanya mereka berdua di dalam mobil itu.


Nggak,,,,,,,!!! Adrian balik berbisik


Tapi kok mama bisa dengar......?. Bisik Della lagi


Mama nguping kali Dell" Jawab Adrian masih saja berbisik.


Hai kenapa kau berbisik.....???? .Disini kan hanya ada kita berdua. Ucap Della yang merasa aneh dengan Adrian yang berbisik padahal sudah pasti hanya ada dua pasang telinga yang akan mendengar obrolan itu.


Hahhaha.... Iya juga ya". Tapi kau yang memulainya, aku hanya mengikuti mu.


"Hahahhaha..... Iya aku yang memulainya dan kau juga ikutan hal konyol itu. Della tertawa Adrian pun ikut tertawa.


Keduanya pun larut dalam perbincangan ringan dan sesekali tertawa hingga tak terasa kini mereka sudah sampai di parkiran kampus Della.


Kok kamu ikutan turun.....? "tanya Della pada Adrian yang sudah berada di sebelahnya.


Kan aku mau menemani kamu. "Jawab Adrian enteng.


"Ya benar sekali, takkan masalah kampus ini cukup besar jadi tak mungkin ada yang tau kalau ada mahasiswa boongan. "Jelas Adrian


"Kau pasti akan ketahuan....


"Della kau sudah semester berapa sekarang....?


"Aku sudah semester tujuh sebentar lagi lulus.


Apa kau mengenali semua mahasiswa semester bawah dari yang satu fakultas dengan mu... ?.


Tidak.....


Terus apa yang kau takutkan hum......?


Satu fakultas saja kau tidak mengenali semuanya apalagi satu Universitas yang terdiri dari banyak fakultas. jalas Adrian


Baiklah, selamat datang mahasiswa KW...


Hahhahahah, Adrian tertawa mendengar ucapan selamat dan julukan mahasiswa kw alis palsu dari Della.


Kita duduk disana, ucap Della lalu menarik tangan Adrian untuk duduk di bangku kayu yang ada di bawah sebuah pohon rindang yang terletak tidak jauh dari kelas Della.


Kenapa harus disana kenapa tidak langsung ke kelas mu......? "Tanya Adrian di sela langkah mengikuti langkah kecil Della.


Kelas ku akan mulai setengah jam lagi, kita duduk disini sambil menunggu kedua sahabat ku.


"Baiklah.....

__ADS_1


Della membuka ranselnya mengeluarkan sebuah buku cetak yang akan ia baca.


Sementara Adrian yang duduk di samping Della memperhatikan kampus itu dengan seksama,


Kemudia teringat olehnya peristiwa kurang lebih tiga tahun lalu.


Flashback on


Maaf aku tidak sengaja." Ucap seorang gadis berkerudung dengan menundukkan pandangan nya entah karna takut akan kakak kelas nya atau takut akan berzina lewat mata dengan lawan jenis.


"Enak banget lo ngomong gak sengaja.......? bentaknya


"Kasar banget jadi kakak kelas, aku tebak dia pasti orang yang kesepian, gak punya temen gak punya sahabat dan gak punya pacar kayak aku. Hahhahah.... Jujur banget jadi orang.


"Kak ini bukunya, Ucap gadis berkerudung itu masih menunduk kan kepala nya.


"Lo kalau ngomong liat gue. Bentaknya lagi


"Maaf kak dalam agama saya laki laki dan perempuan yang sudah sama sama dewasa wajib menundukan pandangan mereka agar tidak terjadi zina jika pandangan mereka bertemu."


Halah gak usah ceramahin gue dan satu lagi gue juga gak sudi liat muka lo apalagi sampai natap mata empat lo. Ucap laki laki itu dalam keadaan emosi yang masih memuncak.


Astagfirullah......mending aku pergi dari sini udah panas. Della


"Maaf kak... "Ucap sang gadis Lalu pergi meninggalkan laki laki itu".


"Gue suka cewek gini cuek, jadi tantangan tersendiri, Gue bakal bikin lo jatuh cinta sama gue.


Dua hari kemudian.


Mana...?


Gak berhasil bro.... "


"Lo ngapain aja hah....?


"Gue udah minta dari cara lembut sampe bela belain kempesin ban motor tu cewek, ehhh malah gue hampir di hajar sama kakaknya.


Apes banget kan.....?"


Shiittt....


Nama dia aja lo gak bisa tau kampret......?


Gak becus banget jadi orang. "Kesalnya.


Mending lo kejar sendiri mungkin dia bakal hargaiin itu.


See you again brother. Pergi meninggalkan pria yang masih kesal itu.


To Be Continued


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2