
"Ok gue bakal cari tau sendiri".Tekadnya.
.........................
Apa gue bilang, gue bakal dapetin lo hahhaha.............
Dimana dia.......?"
Markas bro.....
Good ,,,,,,,,, nih bayaran lo.
Ternyata cukup sulit bawa lo ke sini. Ucap nya pada gadis yang diikat di sebuah kursi kayu. Gadis itu ialah gadis yang ditabrak tiga hari yang lalu.
Lepasin aku kak. Apa salah ku.....???
Hahhaha... Lo masih nanya lo salah apa hah...... Bentaknya.
"A-aku benar benar gak tau. Ucapnya terbata-bata seiring langkah kaki laki laki itu mendekat.
Cewek resek kaya lo harus dikasih pelajaran biar kapok.
Lo udah nabrak gue setelah itu lo pergi gitu aja dan itu udah bikin gue marah. Ucapnya sambil tangannya menarik rambut yang diikat di balik kerudung gadis itu dan dengan paksa mendekatkan wajahnya ke wajah gadis itu.
"Shittt........
cantik juga ni cewek, tu bibir pasti belum tersentuh jadi pingin nyoba.
Hahhaha.... pasti nyesel banget dia secara cewek gini pasti nutupin diri dari cowok cowok.
"Kini sudah semakin dekat hingga hembusan nafas laki laki itu menyapu kulit wajah gadis didepanya"
"Ya Allah tolonglah hamba.... tapi jika ini sudah tertulis sebagai takdir hamba maka setelah ini jangan biarkan hamba hidup".
Kini gadis itu pun menutup mata berserah
pada takdir yang mungkin akan menyakitkan baginya karna perlawanan darinya sudah dilumpuhkan dan suaranya tidak ada gunanya lagi.
Brukkk....
Keparat lo berani beraninya lo sama perempuan." Satu Pukulan dengan sempurna mendarat di wajah laki laki itu sebelum niatnya terlaksana.
Hahaha.....Lo gak usah ikut campur. Teriaknya sambil mengusap darah yang mengalir di sudut bibirnya.
Bug.... bug... bug....
Kini pukulan itu beralih di area perut membuatnya tersungkur ke belakang.
Lo cepat pergi dari sini lewat belakang. Ucap laki-laki yang satunya setelah membuka ikatan gadis itu.
Siapa kamu ....." Tanyanya
Cepat pergi...."Desaknya
Baiklah.....
Gadis itu pun berlari sekencang mungkin dengan sisa tenaga untuk kabur dari tempat itu.
Alhamdulillah.......
Ehhh... Aku gak nanya namanya siapa?
Belum sempat ngucapin makasih juga. Gak sempat lihat juga lihat wajahnya. Ketemu lagi gak ya...????????
Flashback Off
Dell.....
Hhhmm...
aku juga pernah kuliah disini loh...
__ADS_1
Benarkah....?"Ucap wanita itu.
Ya... tapi gak sampai lulus.
Kenapa emang nya.....?"Tanya nya
Ada masalah waktu itu hingga aku memilih untuk pindah Ke Universitas Harvard.
Mungkin ini salah satu jalan ia mengenali suaminya, Della berfikir sejenak kemudian bertanya "Masalah apa sampai pindah segala.......?"
Della......Teriak Nitha.
Lo kembaran nya Tarzan ya......??? Tanya Adrian saat Nitha sudah duduk di samping Della.
"Dell gue di sapa sama Cogan di sebelah lo. " Bisik Nitha. Gadis ini belum menyadari jika yang ada di samping Della adalah Adrian suami nya Della.
Nit lo tu ya udah kayak Tarzan aja. Ucap Della, ini kampus bukan hutan jangan triak triak. Kesel Della dengan teriakan Nitha.
Hehehe..... Dell lo udah kenalan sama cogan di sebelah lo itu......?. Bisik Nitha mengabaikan kekesalan sahabatnya.
"Nit lo gak ingat kalau itu suami gue.......????. Della
Udah kenalan bahkan udah punya no ponselnya Nit.....!!!"Jawab Della ketus.
Lo bisa juga, bagi dong siapa tau gue bisa dijadikan istri.
Apa....??? Della kaget
Nit kamu mau jadi istri ke dua....? "Tanya Della
Della emang dia udah nikah.....?"
Udah dong.
Gue gak percaya.....
Tanya gih kalau gak percaya.
Hmmm.... Lo udah nikah.....??? Adrian hanya diam tidak menjawab pertanyaan Nitha.
"Heh dari tadi gue dikacangin, dan sekarang lo desak gue buat jawab pertanyaan lo. Emang lo lupa sama gue......?
"Dellaaaaa.....dia kenal sama gue. Ucap Nitha dengan wajah berbinar.
Ekspresi Nitha justru membuat Adrian dan Della binggung.
Ya ampun Nit kan kemarin udah gue kenalin. Ucap Della frustasi.
Realy.........??????
Yes.....And He is Adrian my husband, and do not dream so the second wife because I or he doesn't want the second .
Ujar Della seraya menatap tajam ke arah Nitha.
Sementara Adrian hanya tersenyum mendengar kata kata Della.
Hahhahaha..... Sorry baby really I didn't recognize it.
Ucap Nitha di sela tawanya ia baru menyadari saat memperhatikan Adrian secara intens.
Della pun ikut tertawa". Udah udah. Ngomong ngomong mana si Nadya.......????? Ujar Della.
Di kelas kali Dell.... Trus dia ngapain ke sini......? Tanya Nitha.
"Gue cuma mau nemanin istri gue. Jawab Adrian sambil menggenggam tangan Della.
So sweet.... " but not in front of me either because make jealous you know what?" Tanya Nitha dengan muka di tekuk.
Hahahaha.... which alone" kini Adrian yang bersuara.
Hahahha.... Tawa ketiganya pun pecah.....
__ADS_1
Dan kini mereka pun mengobrol sesekali bercanda hingga Della dan Nitha minta diri untuk menemui salah satu dosen.
..................
Setelah selesai dari kampus Adrian mengajak Della ke sebuah taman bunga di kota itu. mata Della seakan terhipnosis dengan keindahan taman bunga itu dikarenakan bunga-bunga yang ada di sana sedang bermekaran, wanita itu tertegun beberapa lama.
"Suami ku benar benar romantis. Della
Kamu suka.....??????" pertanyaan itu membuyarkan lamunan Della.
ehhh.... mmm... Ya aku suka. ucap Della.
kita duduk disana yuk.... "Adrian menunjuk ke arah bangku kayu yang berada tidak jauh dari tempat mereka berdiri.
Gak....Tolak Della halus.
Kenapa......???
Kita jalan-jalan aja menelusuri jalan ini. Della dengan wajah memelas.
Baiklah jika itu maumu. Ucap Adrian.
Mereka pun menelusuri jalan setapak dengan bergandengan tangan seperti sepasang kekasih yang sedang berpacaran.
Nih.... minum dulu. Ucap Adrian sambil menyodorkan satu botol air mineral ke Della.
Della tersenyum lalu menerima air mineral itu.
"Pulang yuk udah sore, ajak Della sambil melihat jarum jam di pergelangan tangan nya yang sudah menunjukan pukul lima belas sore.
Mau solat asar juga soalnya.Tambah Della.
Ok....
Keduanya pun kembali menelusuri jalan setapak itu menuju gerbang taman.
Tapi saat baru tiba di depan gerbang seseorang dari arah depan menamrak Della dengan sangat kencang al hasil tubuh Della jatuh.
Brukk.... Astagfirullah. Della meringgis.
"Mati aku, ini apaan jangan bilang aku......... " Della
Maaf aku buru-buru ucap orang itu kemudian berlari meninggalkan Adrian dan Della.Sekilas orang itu nampak ketakutan.
Pelan-pelan Dell. Adrian membantu Della berdiri.
Della Kamu........ Adrian nampak ketakutan saat melihat rok yang dikenakan Della ada bercak darah.
Sontak ia langsung mengendong Della." Kamu yang kuat ya sayang."
Della di buat binggung dengan tingkah dan ucapan suaminya itu." Aku gak kenapa napa kak.
kamu berdarah sayang maafkan aku yang tidak bisa melindungi mu.....
"Darah.....? ahhhhkk... pasti gara gara itu. Della.
Adrian pun pernudukan Della perlahan di bangku mobil dan bergerak cepat masuk ke dalam mobil lalu melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat.
Kak aku gak kenapa napa kok. Ucap Della
Gak kenapa napa gimana hah.... Ucap Adrian namun tetap fokus ke jalanan yang cukup ramai.
Iya aku gak kenapa napa soal darah ini karna aku tu lagi menstruasi makanya darah gini karna aku lupa pakai pembalut soalnya gak tau datang nya sekarang. "Ucap Della sambil tertunduk karna malu.
To Be Continued
.
.
.
__ADS_1
.
.