Takdir Atau Rekayasa Mu

Takdir Atau Rekayasa Mu
Pertarungan


__ADS_3

Tapi sayang, Della menyadari hal itu dengan cepat Della bergeser dan melayangkan satu pukulan ringan ke dada pria itu hingga niat pria itu tidak tercapai dan mundur selangkah.


Shiittt.... Umpat pria itu. Kepalan tanganya melayang ke arah Della dengan tenang Della menagkis.


Cepat Della ke luar lewat pintu samping karna takut aksinya dan pria asing itu menimbulkan keributan di tempat itu, Della tidak ingin ada kerusakan lain selain wadah yang ia pakai untuk menampung air hangat tadi.


Sementara pria itu berfikir Della akan kabur


tentu saja pria itu tidak ingin melepaskan Della setelah dihadiahi satu pukulan, meskipun tidak seberapa namun ia ingin tahu seberapa kuat wanita yang kini menjadi lawannya itu.


"Anda pikir bisa kabur dari saya.....????.


Tidak segampang itu". Sinisnya


"Kamu salah aku gak ada niatan untuk kabur, tapi jika kamu bukan maling mari kita selesaikan secara baik-baik. Karna aku juga bukan maling atau sejenisnya". Ucap Della.


"Ahhhh.... Tidak usah banyak alasan, lebih baik anda menyerah dan mengakuinya, saya tidak suka berurusan dengan wanita".


"Buat apa aku mengakui kalau aku maling sedangkan itu bukan kenyataanya karna aku gak suka berbohong".


"Kecuali perasaan ku pada suami ku", Della.


"Ohhh... Sepertinya anda ingin bermain-main dengan saya. Baiklah mari kita bermain dan jangan salahkan saya jika ada yang lecet di tubuh anda karna sudah saya peringatkan".


Usai mengatakan itu, pria itu kembali melancarkan serangan ke arah Della. Tapi tetap tidak berhasil karna Della begitu mahir menangkis semua serangan pria itu.


"Mengapa anda tidak membalas dan terus menghindar huh....????" Tanya pria itu di sela aksinya.


"Ya karna aku tidak ingin melakukan sebuah kesalahan". Ucap Della santai, sesantai gerakanya menagkis dan menghindari serangan pria itu.


Pertarungan tetap berlanjut.


Aksi kedua orang itu di halaman rumah mewah itu diketahui oleh security kemudian melaporkan pada sekelompok pria yang berpenampilan serba hitam yang sedang bersantai di dalam pos security. Para kelompok itu pun bergegas ke tempat kejadian. Tiga orang dari mereka berniat menderai pertarungan itu tapi segera dicegah pria itu.


"Husss.... Menjaulah ini bukan urusan kalian".

__ADS_1


Adrian berfikir orang-orang itu mau membantunya menyelesaikan Della.


"Tapi tuan......."


"Hahhh... kalian meragukan kemampuan saya, baiklah setelah mengurus wanita ini kalian akan mendapatkan giliran kalian karna telah meragukan saya dan hukuman atas keteledoran kalian sehingga ada orang asing masuk ke rumah ini".


Pertempuran semakit sengit, Della semakin di buat heran siapa sebenarnya pria itu.


"Siapa kamu sebenarnya ....????" Tanya Della saat mengunci pergerakan pria itu.


"Heeiiii... Bukannya sudah ku katakan jika aku yang seharusnya bertanya seperti itu.....????" Sambil melepaskan diri dari Della dan berhasil mendaratkan sebuah pukulan keras di perut Della membuat Della mundur.


"Aku istrinya Adrian. Ucap Della sambil memperbaiki letak kacamata miliknya".


"Istrinya Adrian.....??? bagaimana mungkin adik ku menikahi gadis ini....????


Pernikahannya terjadi karna sebuah kecelakaan yang pasti ini jauh dari fikiranku, gadis jelek yang kebetulan ada di tempat kejadian tapi sepertinya aku salah. Andre


(Ya pria itu adalah Andre kakak Adrian, putra tertua dari pasangan Riky dan Raeesah, Andre tiba di rumah pukul dua belas malam ia senjaga datang disaat semua orang sudah terlelap karena ingin membuat kejutan pada keluarganya saat pagi nanti).


Flashback on.


Kepulangan Andre kali ini rencananya tidak akan lama hanya beberapa hari saja untuk mengobati rasa rindu pada sang ibu karna ibunya jarang sekali menemuinya dengan alasan tidak ingin jauh dari Andin putri semata wayangnya.


"André vraiment tu ne veux pas mettre à jour ta famille......??? "(Andre sungguh kamu tidak ingin mengabari keluarga mu). Tanya Nicolas salah satu rekan kerja dan juga teman Andre selama menempuh pendidikan dan merintis karir di Prancis.


"Non car mon arrivée sera une surprise pour eux" (tidak karena kedatangan ku akan menjadi sebuah kejutan untuk mereka). Jawab Andre.


"Nicolas, apparemment tu n'es pas fatigué de poser des questions à ce sujet "(Nicolas rupanya anda tidak bosan bertanya soal itu). Ucap David.


Andre mengajak mereka berdua ke negara asal untuk berlibur dan menikmati keindahan negaranya, Selama ini mereka hanya melihat di layar TV atau media cetak tetapi belum melihat secara nyata dan sesekali memdengar cerita Andre tentang keindahan alam di negara asal Andre lalu berimajinasi sesuai cerita.


"Je m'assure juste au cas où ce type changerait d'avis "(saya hanya memastikan, siapa tahu pria ini berubah pikiran).


"tant pis allons-y car bientôt l'avion décollera". (sudahlah ayo kita ke Sana Karena sebentar lagi pesawat akan take off). ucap Andre sambil berlalu meninggalkan dua pria itu.

__ADS_1


*******


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tujuh belas jam mereke pun sampai, Andre, David dan Nicolas pun sampai di Indonesia dengan selamat.


"enfin arrivé" (Akhirnya sampai juga). Ucap David merentangkan kedua tanganya,


Hei masih saja pakai bahasa kalian ini sudah di negara ku jangan mengecewakan guru kalian ini. Ucap Andre


Selama di Prancis kedua temanya itu sudah fasih berhasa Indonesia karna banyak teman-teman mereka dari Indonesia dan mereka berdua cukup tertarik dengan apapun yang berhubungan dengan Indonesia mulai dari bahasa, kuliner, suku, dan lebih istimewa adalah tempat wisata membuat mereka semangat belajar bahasa Indonesia agar tidak akan ribet jika berkunjung ke Indonesia meski ada juga kosa kata yang belum mereka mengerti tapi tidak begitu serius.


"Hahhaha..... Iya-iya maaf guru". Ucap Nicolas.


"rien de spécial à mon avis, même si le bâtiment est un peu différent en France". (tidak ada yang istimewa menurutku, walau bangunanya sedikit berbeda dengan di Prancis). Ucap David ketika memgamati gedung yang ada di depannya.


Menurutnya Indonesia tidak sama dengan apa yang Andre ceritakan dan yang ia lihat di tv dan surat kabar.


"ku pastikan kau akan menyesal jika sudah ku antar ke tempat-tempat wisata" Ucap Andre memperiganti.


"Je vous garantis que vous ne le regretterez pas".(saya jamin tidak akan menyesal). Ucap David dengan mimik wajah yang pura-pura serius karna sebenarnya dia hanya tidak sabar untuk menelusuri tempat-tempat indah di negara asal Andre.


Kini ketiga pria itu bergegas menuju tempat parkir untuk menemui salah satu supir keluarga Andre untuk menjemput mereka bertiga tentunya menyembunyikan hal ini dari keluarganya Andre agar tidak ketahuan.


Andre meminta supir mengantar mereka ke apertemen Andre terlebih dahulu mengingat sore hari seperti ini pasti ada sebagian dari mereka tidak berada di rumah dan tentunya tidak asik. Andre berfikir akan lebih istimewa jika semua sedang berkumpul dan akan lebih baik jika itu terjadi pada pagi hari jadi ia memutuskan akan ke rumah ketika semua sudah terlelap.


To Be Continued


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2