
" Ke ruangan ku sekarang ". Ucapnya dengan tegas.
" Gue barusan dari ruangan lo, ni p*****t juga baru nenpel ni di kursi kebesaran gue lo udah nyuru balik aja, ada apa sih?. " Kesel Alvian, pria yang diperlakukan secara seenaknya oleh sang atasan. ( versi Alvian sih).
" Lo mau datang atau selamanya lo gak bakalan duduk di kursi itu ". Ancamnya.
" Iya... iya...gue ke sana sekarang ".
" Bagus.. pilihan yang tepat ".
" punya bos gini amat kelakuannya suka menindas " Gerutu Alvian sambil melangkah malas ke ruangan presdir.
" Ada apa? " Tanya Alvian.
" Loh kenapa muka lo gak enak di lihat gitu? " tanya nya tanpa rasa bersalah.
" Pake nanya segala, gak usah basa-basi ngomong aja ngapain lo manggil gue ke sini lagi...?"
" Ohh... itu, setelah gue pikir-pikir gak perlu nunggu setengah jam lagi buat ke sana "
" Gak tahan banget jadi orang, huhhh... ". Gumam Alvian
" Ya.. gue sih serah lo asal lo sabar buat nunggu acara puncaknya aja ".
" Tinggal minta dipercepat aja sama panetia penyelenggara kalau gue gak sabar ".
" Seenak lo aja, jangan bikin orang lain kerepotan karna ulah lo ".
*Gue jadi penasaran tu cewek cantiknya kayak apa sih hingga ni anak sampai baperan segala. Alvian.
Dia maafin gue gak ya?, kalau gak maafin malu banget gue mau taru di mana muka ganteng gue ini?, hah...ganteng narsis dikit boleh dong hahaha 😊 Adrian
Keduanya terdiam sibuk dalam pikiran masing-masing dalam waktu yang kurang lebih dua menit hingga akhirnya Alvian buka suara.
" Woy....Senyam-senyum pasti lo lagi mikir m****m kan, ngaku deh ".
" Gak... ehh... gue jalan ya". Ucapnya sambil berlalu dari hadapan Alvian " urusan kantor gue serahin sama lo ". Teriaknya sebelum masuk kedalan lift.
..........
" Untuk bapak Riky dan Ibu sebagai pemilik saham terbesar di kampus ini, Terimakasih sudah berkenan hadir di acara ini, begitu juga untuk tamu undagan beserta wali dari wisudawan dan wisudawati yang turut dalam memeriahkan acara wisuda ini, Dan untuk para wisudawan dan wisudawati semoga ilmu yang kalian dapatkan bermanfaat bagi nusa dan bangsa yang disalurkan dengan cara bekerja atau tidak bekerja.
Untuk mengakhiri acara kita pada hari ini saya mengajak para hadirin yang berbahagia untuk kita nikmati dan menjadi saksi atas pengakuan seseorang untuk salah satu wanita terbaik dalam hidupnya ". Ucap MC.
Seketika lampu ruangan itu dimatikan berganti dengan lampu sorot yang menyinari sosok pria bertubuh kekar dengan balutan setelan jas berwarna biru tengah duduk di sebuah kursi di samping panggung.
" Untuk mu wanita terhebat setelah ibu dan adikku ". Ucap pria itu sebelum bernyanyi.
" Ma itu Adrian?". Tanya Della masih belum percaya akan apa yang ia lihat.
__ADS_1
" Iya sayang itu Adrian anak mama, suami kamu sayang " Ucap Raeesah menyakinkan Della menantunya.
" Adrian anak kita mama " Ralat Riky.
" Iya.. iya... pa anak kita "
" Tapi tadi dia menolak dateng ma ".Ucap Della
" Sayang mungkin Adrian mau kasih kejutan sama kamu sekalian minta maaf ".
" Aku? tidak mungkin ma ". Ucap Della lesu,
Alasan Della adalah masih mengigat jelas pengakuan Adrian malam itu, saat ia pulang larut dan mendapati Della yang masih bersandar di sandaran tempat tidur sambil membaca buku hal itu membuat Adrian kembali melontarkan kata-kata yang kembali menoreh luka di hati Della hingga ia terisak sampai tertidur".
Irama musik berayun syahdu....
Dengan suara merdunya Adrian mulai bernyanyi.
Terdalam yang pernah kurasa
Hasratku hanyalah untukmu
Terukir manis dalam relungku
Jiwamu jiwaku menyatu.
Adrian menatap Della yang sudah berpindah posisi di deretan kursi terdepan dengan senyuman yang mampu menghipnotis mata yang menyaksikan itu bahkan ada beberapa wanita menjerit histeris.
Tidak pasti bukan aku Tuhan jangan buat aku mengharapkan sesuatu yang kenyataan nya akan melukaiku lagi. Della
Reff:
Biarkanlah kurasakan
Hangatnya sentuhan kasihmu
Berilah diriku kasih putih
Di hatiku (kudatang padamu kekasihku)
Kucurahkan isi jiwaku
Hanyutkan daku dalam air hidup
Kau bawa selamanya diriku.
" Della itu bukannya suami kamu? " Tanya Nadia dengan wajah berbinar.
" Uhh... Romantis aku juga pingin di giniin " Ucap Nitha dari belakang Della .
__ADS_1
Biarkanlah kurasakan
Hangatnya sentuhan kasihmu
Berilah diriku kasih putih
Di hatiku (bawa daku kekasihku taburiku dengan cinta oh)
Biarkanlah kurasakan
Hangatnya sentuhan kasihmu
Berilah diriku kasihmu
Adrian menuruni panggung dan berjalan ke arah Della lalu menggenggam dan mencium mesra tangan Della, hal itu semakin membuat histeris para wanita.
Tidak... tidak ini pasti mimpi, bagaimana bisa Adrian yang tempramen bisa se-romantis ini iya kan?. Kumohon bangunkan aku dari mimpi yang nantinya akan menyakitkan ku. Della
Biarkanlah kurasakan
Hangatnya sentuhan kasihmu
Berilah diriku kasih putih
Di hatiku (kutemukan arti hidupku denganmu).
.
.
.
.
.
To Be Continued.
.
.
.
Makasih banyak buat yang mau baca cerita saya.
Jika ini menyenangkan tolong tinggalkan 👍 dan vote sebagai dukungan buat saya.
__ADS_1
" Hatur nuhun ". Ucap author