Takdir Atau Rekayasa Mu

Takdir Atau Rekayasa Mu
Ternyata dia


__ADS_3

Setelah pembicaraan dengan Adrian selesai pak Leonard keluar dari ruangan Adrian. Dan Alvin yang tahu itu tidak lagi membuang waktunya untuk bertanya pada Adrian.


“Lo ngapain gak bilang-bilang kalau yang lo nikahin itu Della? tanya Alvian saat sampai di ruang kerja atasannya itu sesudah keluarnya pak Leonard.


Adrian tidak menjawab pertanyaan sekertarisnya malah menatapnya penuh curiga “Lo ada hubungan apa sama Della sampai-sampai gue harus bilang dulu ke lo kalau gue nikah sama Della”batin Adrian.


“Kalau ditanya jawab dong jangan bengong” kesal Alvian.


“Lo salah satu mantannya Della” selidik Adrian.


“Jangan gila lo Adrian, Lo aja waktu kuliah gak dilirik sama sekali oleh Della, padahal lo juga pangeran penyelamat nya dia waktu dia di ikat di gedung kosong “ dengan tatapan menghunus ditunjukkan untuk atasannya itu. (emang gak ada akhlak ni Alvin minta dipecat ni anak).


Adrian tesentak atas ucapan Alvin barusan “Gue malah curiga lo udah maksa Della buat nikah sama lo, lo hamilin ya?, atau lo pelet?, “ Alvin meletakkan tangannya di atas meja kerja Adrian lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Adrian guna menelisik mata Adrian apakah akan ada kebohongan disetiap jawabannya “gue ingat lo jebak dia saat kejadian kecelakaan lo beberapa waktu lalu setelah itu tiba-tiba aja lo nikah ” Alvin semakin mendekat.


Bugghh...


sebuah pukulan Adrian hadiahkan di dada Alvin


“Shitt....” Alvian mamegangi dadanya yang sedikit nyeri.


“Lo malah ngelunjak ya jika dibiarkan” geram Adrian


“Makanya kalau ditanya jawab dong, dan lain kali kalau mau adu tos ngomong dulu biar gue siap jangan main nyerang aja, Della kalau lo nyerang tiba-tiba gini pasti sakit walau akhinya juga bakal nikmatin”


Mata Adrian memicing “Lo mau lagi hah” bentak Adrian


“becanda bos, sekarang jelasin kenapa lo bisa nikah sama Della”


“Hah....itu kenapa lo bisa yakin kalau Della cewek yang sering nunduk saat berpaspasan ama cowok?”


“Ohhh...my God...jangan bilang kalau lo udah mulai lupa sama cewek yang diam-diam lo suka”


“Ya gue lupa sama wajahnya karna ketemu aja pas bantuin dia lepas dari si bajingan itu, setelah masalah itu kan gue langsung ke luar negri” jelas Adrian.


Ya sehari setelah kejadian itu Adrian langsung pindah ke luar negri walau dengan berat hati meninggalkan negara kelahirannya, keluarga walaupun mama, papa dan kedua saudaranya yang bisa menemuinya kapanpun, dan cinta pertamanya.


Pesona seorang wanita muslimah yang menjunjung tinggi nilai-nilai yang diajarkan mampu meluluhkan hati seoran Adrian, dan uniknya mampu membuat Adrian tidak percaya diri saat harus berdekatan dengannya dan takut jika tidak diterima olehnya, ketakutan Adrian semakin menjadi saat surat yang dia tulis diabaikan oleh Della maka dari itu Adrian memutuskan mencintainya dalam diam toh Della juga belum tahu tapi entah kenapa Alvian bisa tahu itu.

__ADS_1


“Lo kok bisa tahu kalau gue suka sama cewek yang gue tolong”


“gue nemuin kertas yang dibuang Della di tong sampah disitu ada nomor telpon seseorang nah pas gue coba buat nyimpan tu nomor eeeehhhh... malah muncul nama lo di kontak gue” jelas Alvian “Dan disitu gue tahu kalau seorang Adrian bisa juga jatuh cinta maka dari itu gue kepoin Della dari nama lengkapnya, nama keluarganya, hobinya dan masih banyak lagi”


“Bohong” Adrian masih belum percaya dengan cerita Alvian mungkin saja Alvian hanya asal menebak.


“Bohong gimana Adrian” Alvian merapatkan giginya “Istri lo itu anak kedua dari pasangan Ihsan Pratama dan Aryanti adik dari Hendri Ihsan Pratama yang tinggal di jalan **** no 05 rt 03 rw 01, apa masih kurng jelas” Alvian tersenyum meremehkan.


Adrian tersentak kaget Alvian tahu semua itu “Benarkan gadis yang aku tolong waktu itu adalah


istriku saat ini? Adrian serasa mendapatkan angin segar.


“Ya....” jawab Alvian malas “jelasin ke gue kenapa lo bisa nikah sama Della”


“.............................jadi gitu ceritanya, entah kenapa gue langsung iyain aja pas didesak buat nikahin Della walaupun kejadiannya gak seperti yang bapak-bapak itu fikirkan, Dasar otak ngeress”


“Udah jodoh itu mah” ucap Alvian lalu melangkah ke sofa untuk duduk.


Tiba-tiba “Al lo juga suka sama Della?”


“siapa sih yang gak suka sama cewek cantik dan mandiri kayak dia” Alvin mengkap sorot tajam Adrian seolah-olah ingin membakarnya.


“Idihhh....Gue gak gila sama istri orang, lo fikir gampang nyentuh istri lo bisa-bisa gue dihajar habis-habisan sama cewek yang berhasil meraih sabuk hitam itu” Alvian bergidik ngeri saat membayangkan wajah atau bagian tubuh lainnya terkena pukulan Della.


“Apa” Adrian semakin terkejut “Sabuk hitam?” tanya Adrian tak percaya.


“Nah itu lagi yang lo gak tahu tentang istri lo, dibalik wajah cantiknya tersimpan itu gue fikir itu buat dia berjaga-jaga jika dalam keadaan terdesak”.


“Tapi kenapa dia bisa diikat waktu itu...?”


“Astaga mikir dong Adrian emang lo bisa ngalahin lima orang sekaligus hah...? lo aja sampai bonyok-bonyok meskipun gak terlalu parah sih”


............


“Yan lo udah ‘MP’ belom sama Della” Tanya Alvian setelah terdiam beberapa saat.


“MP apaan...?”

__ADS_1


“Malam pertama gitu aja gak ngerti”


“B****k lo”


“Gak kena” Ledek Alvian saat lemparan pena Adrian tidak mengenai tubuhnya “lo gengsi yah..... udah jadi suami tapi belum anuan”


“Ngawur”


“Lo sama Della udah?” pertanyaan ambigu Alvian.


“Udah atau iya bukan urusan lo kampret, sana balik kerja”


“Gengsi” cibir Alvian sembari melangkah kearah pintu.


“Al sini deh”


“Apaan”


“Sini”


Alvian berbalik dan melangkah mendekati Adrian “Apa”


“Sini dekat gue bisikin”


“cepet gue mau balik ke ruanagan gue” Ucap Alvian seraya mendekat ke Adrian


“Gue sama Della udah lakuin hubungan suami istri tapi lo gak boleh nanya gimana rasanya dan gak boleh kepo juga gue takut anak gadis orang jadi korban rasa ingin tahu lo”.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2