Takdir Cinta Alisha

Takdir Cinta Alisha
Episode 10


__ADS_3

Alisha, Shirea, dan Celvin pun pergi ke suatu tempat dekat area pergudangan tua


"Alisha, aku sudah mendapatkan salah satu anak buahnya dan dia ada disini" ujar Celvin


"Benarkah? aku ingin tahu kenapa dia bisa berbuat seperti itu" jawab Alisha dengan tatapan yang serius dan tangan yang mengepal kuat


'Sepertinya Alisha memang sangat membencinya' gumam Shirea yang melihat Alisha seperti itu


Mereka sampai di sebuah ruangan yang di jaga banyak anak buah Celvin


"Apa dia sudah sadar?" tanya Celvin dingin pada anak buahnya


"Sudah tuan, kami sudah berusaha membuatnya mengaku tetapi ia tidak mau mengatakannya" jawab anak buahnya


"Kalian terus berjaga di luar, Alisha Shirea ayo kita masuk" seru Celvin


Mereka bertiga pun masuk ke ruangan itu dan tampak seorang pria yang diikat dan wajah babak belur


"Apa dia orangnya, Celvin?" tanya Alisha


"Iya Alisha, dia adalah salah satu anak buahnya" jawab Celvin


'Tuhan jangan buat Alisha melakukan yang tidak sepantas untuk dia lakukan aku mohon' gumam Celvin dalam hatinya dan menutup sekejap matanya dan kemudian membukanya


Sedangkan Shirea yang melihat Alisha mendekati pria yang babak belur itu hanya terdiam karena ia belum tahu apa yang akan dilakukan Alisha pada pria itu


Alisha kemudian meraih sarung tangan putih di saku celananya dan memakainya


"Aku tidak mau mengotori tanganku jika aku memukulmu karena itu tidak baik bagi wanita seperti ku jadi sebaiknya kau katakan siapa yang menyuruhmu" ujar santai Alisha sambil menarik kursi dan duduk di depan pria itu


"Hahahaha siapa kau yang berani menyuruhku mengatakan siapa yang menyuruhku aku bisa saja memukulmu kau tahu!" jawab pria itu dengan tersenyum sinis


"Jadi kau tidak mau memberitahu ku walaupun aku sudah bertanya baik baik padamu?" tanya Alisha sedikit tersenyum


Pria itu mengangguk tanda mengiyakan


Tanpa menjawab dan secara spontan Alisha langsung memutar kepala pria itu hampir 190 derajat yang melebihi berputarnya kepala manusia dan membuat Shirea dan Celvin sangat terkejut melihat apa yang telah di lakukan Alisha


"Bagaimana apa masih kurang berputarnya?" tanya Alisha dingin dan duduk di depan pria itu yang lehernya menoleh hampir ke arah belakangnya sambil menahan sakit


"Arghhhh iya iya aku akan memberi tahu siapa yang menyuruhku tapi tolong leherku dulu" jawab pria itu sambil meringis kesakitan


Alisha berdiri dan membuat leher pria itu kembali seperti semula dan duduk kembali

__ADS_1


"Katakan siapa?" tanya Alisha dan menyilangkan tangannya di pinggangnya


"Itttu tututtuan...... Jackie yang menyuruhku untuk membunuh mu" jawab pria itu dengan gugup dan merasakan rasa sakit di bagian lehernya


Mendengar jawaban itu, Alisha terdiam beberapa saat sambil menatap dingin pria itu yang membuat pria itu merasakan ketakutan


juga Shirea dan Celvin yang berada di samping Alisha juga merasa sedikit ketakutan melihat Alisha memiliki tatapan tajam seperti itu karena mereka yang berteman dengannya tidak pernah melihat Alisha seperti itu


"Celvin, jangan melukainya dahulu untuk sementara waktu ini" ujar Alisha dan melangkah pergi dari ruangan itu


"Sepertinya Alisha sedang marah besar" bisik Shirea pada Celvin


"Iya kau benar, walaupun dia itu teman kita jika kita juga kena kemarahannya aku tidak tahu apa yang bisa dia perbuat pada kita" jawab Celvin berbisik pada Shirea dan Shirea yang mendengar itu menjadi ngeri walaupun dia itu polwan


"Kalian jaga dia baik baik dan tetap beri dia makan dan jangan lupa tetap jaga dia disini dan jangan biarkan dia melarikan diri!" titah Celvin yang tanpa sadar memegang tangan Shirea dan membawanya keluar dari ruangan itu


Shirea yang tangannya di tarik merasakan jantungnya berdetak kencang dan Celvin yang sadar ia memegang tangan Shirea langsung melepaskan pegangannya


"Maaf aku tidak sengaja memegang tanganmu, sekarang kau masuklah" ujar Celvin cengengesan dan membukakan pintu mobil untuk Shirea


Shirea memerengkan bibirnya dan masuk kedalam mobil


Di dalam jok belakang mobil sudah ada Alisha yang terduduk diam di samping jendela dan menyandarkan kepalanya


Shirea yang melihat itu hanya duduk di sampingnya dan lebih memilih diam juga Celvin yang melihat Alisha seperti itu juga memilih diam dan menyetir mobilnya


Melihat itu Shirea langsung memeluk Alisha


"Sabarlah sayang, jika kau seperti ini maka itu tidak baik bagimu" ujar Shirea


"Aaaa....ku.. tidak menangis" jawab bohong Alisha dan menghapus air matanya


"Kau belajar bohong dari mana Alisha bukankah agamamu melarang berbohong?" tanya Shirea dan memegang dagu Alisha


"Aku hanya ingin kalian tidak melihat aku seperti ini" jawab Alisha menundukkan kepala


"Haduuuh aku tidak mau ah melihat pemandangan seperti ini buat hatiku jadi meleleh tahu!" ketus Celvin mencairkan suasana


Sontak saja Shirea dan Alisha menjadi tertawa mendengar itu dan membuat Celvin menjadi tersenyum melihat tawa bahagia Alisha


Di perjalanan Celvin membuat banyak candaan yang membuat Alisha dan Shirea terus tertawa


Sesampainya di motel Alisha......

__ADS_1


"Terimakasih atas hiburannya Celvin" ucap Alisha dengan tersenyum lebar


"Demi mu apapun akan kulakukan" jawab Celvin yang tanpa sadar hampir mengatakan isi hatinya


"Apa?" tanya Alisha


"Eh.... bukan maksudku aku akan membuatmu tertawa sampai kau sakit perut" jawab asal Celvin


"Celvin, Shirea aku pamit ya! selamat malam" ucap Alisha dan masuk ke motel nya


"Tuh Alisha sudah pulang, sekarang kau antarkan aku ke rumah mu aku mau mengambil motorku!" seru Shirea


"Baik bos" jawab Celvin dengan sikap hormat


Sesampainya di rumah Celvin.......


"Lho... kemana motorku?" tanya Shirea sambil melihat lihat ke sekitar halaman rumah Celvin


"Memang nya kau letak dimana?" tanya Celvin dan berdiri di samping Shirea


"Disini" jawab Shirea dan mengarahkan tangannya ke arah taman bunga


"Sebentar ya aku tanyakan sama penjaga taman ku" ujar Celvin dan memanggil penjaga taman


"Ada apa tuan?" tanya penjaga taman


"Apa kau melihat motor disini?" tanya Celvin


"Oh motor, sewaktu saya bersih bersih motor nya tidak sengaja saya menabraknya dan membuat kaca motornya menjadi patah jadi saya membawanya ke bengkel" jawab penjaga taman


"Tuh kan motor mu di bengkel" ujar Celvin pada Shirea


"Terus bagaimana aku bisa pulang?" tanya Shirea


"Malam ini aku akan mengantarmu besok aku akan menjemputmu dan kita akan ke bengkel untuk mengambil motormu bagaimana?" seru Celvin dengan tersenyum


"Ya sudahlah, yang penting aku bisa pulang" jawab Shirea


Celvin kemudian mengantarkan Shirea pulang ke rumahnya


"Terimakasih atas tumpangannya Celvin" ujar Shirea setelah ia sampai di rumahnya


"Iya sama sama tapi ingat besok aku akan menjemputmu pagi pagi" jawab Celvin

__ADS_1


"Ok bos" jawab Shirea


Penasaran seperti apa episode selanjutnya like and coment ya biar penulis semangat ngetiknya!


__ADS_2