
"Oh iya, kita belum berkenalan nona" ujar Alisha
"Kau benar, perkenalkan namaku Vira dan kau?" tanya Vira
"Saya Tara Sutaria nona, senang berkenalan dengan nona" jawab sopan Alisha
"Aku ingin bertanya padamu apakah kau yakin tidak pernah tahu dan kenal dengan tuan William?" tanya Vira
"Yakin 100% nona, lagipula baru kemarin saya dan juga kakak saya tiba ke kota" jawab Alisha
"Tapi kenapa ya tuan William terlihat seperti sudah lama mengenalmu?" tanyanya lagi
"Entahlah nona, kenapa nona begitu peduli?" tanya Alisha
"Siapa sih yang tidak tergila-gila dengan tuan William?" jawab Vira
Alisha membulatkan matanya
"Jadi nona menyukai tuan William?" tanya Alisha
Vira mengangguk senang
"Wahh bagus itu nona, saya doakan berhasil ya" ujar Alisha
"Apa kau tidak menyukai tuan William, semua wanita di sini sangat menyukai tuan William" ujar Vira dan meminum teh es nya
"Ya kalau soal suka atau tidak saat saya bertemu dengan tuan William jujur saya langsung menyukainya nona, tapi apa boleh buat saya kan hanya office girl biasa ya mana mungkin saya bisa mengejar cinta tuan William" jawab Alisha
"Baru kali ini aku menemukan orang yang sudah putus asa mengejar cinta tuan William, padahal ya semua wanita di sini melakukan berbagai cara agar bisa dekat dengan tuan William" ujar Vira
"Kalau begitu semua wanita di sini adalah saingan nona ya?" tebak Alisha
"Kau benar kecuali kau Tara" jawab Vira
"Hehehehe, oh ya nona bekerja sebagai apa?" tanya Alisha
"Aku bekerja di bidang HRD" jawab Vira dan menyuap nasi goreng ke mulutnya
"Pantas saja nona cantik, saya pikir tadi nona karyawan biasa maaf ya nona" ucap Alisha
"Iya tidak apa-apa, kenapa kau bekerja sebagai office girl kenapa tidak karyawan saja kan gajinya lebih besar?" tanya Vira
"Jawabannya adalah pertama saya tidak pintar dalam hal perkantoran, kedua saya tidak punya CV nona" jawab Alisha
"Kenapa kau tidak punya CV?" tanya Vira
"Itu dia nona sekitar seminggu yang lalu kakak saya ................." jawab Alisha terhenti ketika mendengar bel waktu istirahat selesai
"Wah, sudah bel aku duluan ya" ujar Vira dan berjalan cepat keluar dari kantin kantor
__ADS_1
Alisha menatap punggung Vira lekat lekat dan pergi juga meninggalkan kantin untuk kembali bekerja
Selama berjalan di koridor ia selalu memikirkan apa yang dikatakan Vira tadi
Sepertinya perkataan nona Vira benar kenapa ya tuan William terlihat seperti sudah mengenalku padahal aku sama sekali tidak mengenalnya atau apa jangan-jangan dia adalah salah satu orang yang pernah aku kenal di masa lalu? aku harus bertanya pada kakak nanti gumam Alisha dan terus berjalan
Saat ingin berbelok di perbelokan koridor, kaki Alisha keseleo dan dengan cepat dan tidak sengaja ia merangkul orang di sampingnya yang tengah memunggunginya sedang menelpon
Dengan cepat badan Alisha berputar di samping pria itu dengan tangan kiri merangkul leher pria itu dan badan sedikit mencondongkan ke belakang
Karena takut terjatuh Alisha menutup matanya dan mengeratkan rangkulannya dan pria itu membalas dengan memegang pinggang Alisha agar Alisha tidak jatuh
Perlahan-lahan Alisha membuka matanya dan tampak sesosok pria tampan memegang pinggangnya
"Wuahhhhh" teriak Alisha dan tak sengaja ia melepas rangkulan tangannya hingga membuat dirinya terjatuh dan pria itu tertarik hingga Alisha jatuh dan tertindih pria itu
Alisha kembali membuka matanya perlahan lahan dan masih nampak sesosok pria tampan menindihnya
Terdengar sangat jelas suara degup kencang jantung Alisha dan nafas memburu dari hidung William
"Maaf tuan William, tolong jangan marah" mohon Alisha
William menatap dalam wajah Alisha dan terjadilah kontak mata antara William dan Alisha dalam waktu yang lama
Berjarak antar ujung hidung yang saling bertemu membuat Alisha sangat merasakan nafas kasar William berhembus di wajahnya
William tidak menjawab dan berdiri kemudian membersihkan jasnya serta di susul Alisha
"Apa kau pikir aku akan memecat mu hanya karena masalah kecil ini?" ucap dingin William
Dengan cepat Alisha mendongak menatap wajah William dengan berseri seri
"Terimakasih tuan, anda memang baik" jawab Alisha kegirangan
"Sedang apa kau disini?" tanya William
"Tadi saya sedang makan di kantin kantor bersama dengan nona Vira tuan" jawab Alisha
Vira? kenapa dia bisa mengenal office girl ini?
Gumam William
"Lalu tuan, sewaktu saya berjalan di sini kaki saya tiba-tiba keseleo jadi tak sengaja tadi merangkul tuan William maaf ya" mohon lagi Alisha
"Kau ini suka sekali ya minta maaf" ujar William
"Iya selama saya bersalah tuan saya akan minta maaf" jawab cengengesan Alisha
"Sudah dua kali kita bertemu tapi aku belum tahu juga namamu" ujar William memberikan kode untuk memberikan nama Alisha
__ADS_1
"Oh maaf tuan, nama saya adalah Tara Sutaria" jawab Alisha
Suka sekali dia minta maaf beda jauh dengan ku gumam William
"Apa kau punya keluarga?" tanya William
Alisha membulatkan matanya mendengar perkataan William
"Maaf lagi sebelumnya tuan tapi apa urusan tuan dengan menanyakan keluarga saya?" tanya balik Alisha
"Aku hanya ingin bertanya apa tidak boleh?" ujar William
"Boleh, tapi apa urusannya denganmu tuan?" tanya Alisha
Oh tidak!!! jangan bilang dia akan menemui ibu dan kak Arga gumam Alisha
"Apa sangat sulit menjawab pertanyaan ku?" ucap William
"Eh maaf tuan, saya punya keluarga" jawab pelan Alisha
Rupanya dia punya keluarga aku pikir dia yatim piatu gumam William dalam hatinya dan menatap wajah Alisha
"Kalau tidak ada lagi yang harus ditanyakan saya permisi dulu tuan" ujar Alisha
William berlalu begitu saja di hadapan Alisha yang selalu tersenyum sejak tadi padanya
Tuan William kenapa ya suka sekali bikin orang penasaran dengan tingkah laku nya
gumam Alisha dan kembali mengerjakan pekerjaannya
Alisha balik ke tempatnya dan bertemu dengan Arga
"Tara, kau disini?" tanya Arga
"Iya kak, tadi habis dari kantin" jawab Alisha
"Oh begitu, apa tugasmu sudah selesai?" tanyanya lagi
"Sudah kak, kalau kakak?" tanya balik Alisha
"Kakak baru saja siap, jadi kakak baru bisa sekarang istirahat makan siangnya" jawab Arga
"Kak, aku duluan ya mau nyapu bagian belakang dekat gudang" ujar Alisha
"Iya pergilah, kakak juga" ujar Arga
Kemudian mereka berjalan kearah yang berlawanan menuju tempat masing-masing
Sepanjang hari ini, Alisha selalu melakukan tugas tugasnya dengan ceria sambil bersenandung, ia tidak peduli dengan apa yang ia kerjakan selama itu baik untuknya akan ia kerjakan
__ADS_1
PENASARAN? LIKE, COMENT AND VOTE PLEASE