Takdir Cinta Alisha

Takdir Cinta Alisha
Episode 23


__ADS_3

Pagi harinya .......


"Kak, aku sudah selesai makan aku mandi duluan ya!" ujar Alisha dan meneguk air minum


Arga mengangguk sambil mengunyah makanan nya


Alisha kemudian mengambil handuknya di kamar dan masuk ke dalam kamar mandi


Setelah membersihkan diri, Alisha keluar sambil mengeringkan rambutnya


"Kak, aku sudah siap mandi sekarang giliran kakak" ujar Alisha


"Moga-moga saja saat kita sampai di sana tidak terlambat karena kamu lambat mandi" nyinyir Arga dan Alisha memonyongkan bibirnya


Setelah membersihkan diri, Arga memakai kemeja putih dan celana hitam juga Alisha memakai kemeja putih dan rok mini


"Semoga saja kita diterima ya Tara" doa Arga


"Iya kak, semoga saja" jawab Alisha sambil mengangguk


Dengan memegang tangan erat, Arga dan Alisha berjalan kaki menuju kantor itu dan benar saja ada baliho besar memberitahukan ada lowongan pekerjaan


"Ini kak, tempatnya?" tanya Alisha sedikit ragu melihat betapa besar dan mewahnya kantor itu


"Iya Tara, tapi kau tenang saja jika kita tidak diterima disini kakak akan carikan tempat lain" jawab Arga


Arga dan Alisha masuk ke dalam kantor dan berjalan menuju tempat resepsionis


"Ada perlu apa ya?" tanya resepsionis


"Begini, kemarin kami melihat ada lowongan pekerjaan apa kami bisa melamar?" tanya Arga


"Oh melamar pekerjaan, tunggu sebentar ya" jawab resepsionis kemudian ia menelpon seseorang


Semoga saja aku dan kakak bisa di terima di sini gumam Alisha


Tak berapa lama ada seorang wanita berpakaian OB datang ke resepsionis


"Ini orang yang ingin melamar pekerjaan" ujar resepsionis


"Oh baiklah, kalian berdua ikut saya" jawab wanita itu


Arga dan Alisha kemudian mengikuti wanita itu sampai ke belakang kantor


"Baiklah, sebelumnya saya perkenalkan nama saya adalah Lita salah satu office girl di sini" ujar Lita dan mengulurkan tangannya pada Alisha dan Arga

__ADS_1


"Saya Tara" jawab Alisha pendek dan juga menjabat tangan Lita


"Saya Arga" jawab Arga dan membalas juga jabatan tangan Lita


"Kantor ini mencari orang untuk di pekerjakan sebagai office boy atau office girl" ujar Lita


"Tidak apa-apa Lita, yang penting kami bisa bekerja" jawab Alisha dan Arga senang


"Hahahaha ternyata kalian sangat bersemangat bekerja ya" ujar Lita tertawa dan membuat Alisha juga Arga cengengesan


"Kalian ganti baju kalian dengan yang ini ya karena mulai hari ini kalian bekerja" ucap Lita ramah sambil membuka lemari dan memberikan dua pasang pakaian pada Arga dan Alisha


"Terimakasih ya" jawab Arga


Lita mengangguk dan mengambil sapu dan pel lantai dan juga ember di dekat mereka


"Untuk Arga kau akan menyapu ruangan para staf dan untuk Tara kau mengepel lantai di area dekat resepsionis" ujar Lita sambil memberikan Arga sebuah sapu dan Alisha sebuah pel lantai dan ember kecil


"Baik kapten, akan kami laksanakan!" jawab Alisha baik kapten


Lita tertawa kecil dan pergi meninggalkan mereka


Arga dan Alisha masuk ke ruangan ganti pakaian untuk mengganti pakaian mereka dengan seragam OB


Sementara itu.....


"Maaf William, aku tadi bangun telat tadi malam main game" ujar Daren yang baru masuk rumah William


William yang sedang duduk di sofa menatap dingin Daren hingga membuat Daren gelagapan


"Jika lain kali kau seperti ini aku sendiri yang akan mengirimkan mu ke Afrika" ucap William dan berlalu di samping Daren yang berkeringat dingin berjalan masuk ke dalam mobil


Fyuhhhh... Untung saja dia tidak marah jika saja marah pasti aku sudah tidak bernafas


gumam Daren dan masuk kedalam mobil


Sesampainya di kantor, semua karyawan dan juga resepsionis berbaris rapi di samping kiri-kanan dan sedikit membungkukkan badan pada William yang tengah berjalan


Langkah William terhenti ketika ekor matanya menangkap sesosok office girl memunggungi dia yang tengah mengepel


Ini kenapa lagi William melihat office girl semoga saja dia tidak naksir dengan office girl rendahan itu gumam Daren di belakang William


William berjalan pelan menuju office girl itu sambil terus menatap arah punggung office girl dan menepuk pelan pundak Alisha


Office girl yang tak lain dan tak bukan adalah Alisha tengah mengepel lantai sambil bernyanyi kecil tidak mengetahui bahwa CEO ( SUAMINYA ) sudah tiba dan ada di belakangnya

__ADS_1


"Apakah kau tidak tahu cara bersikap pada bos-mu yang sudah tiba?" tanya William


Alisha terkejut dan langsung memalingkan wajahnya ke arah belakangnya hingga rambutnya yang ia kuncir menampar pelan pipi William


"M........maaf t.....tuan.....saya tidak tahu kalau tuan sudah tiba" jawab gagap Alisha dan membungkukkan badannya


William membuka matanya setelah rambut Alisha menampar pelan pipinya


Dengan perlahan Alisha menatap wajah William hingga membuat William terkejut bukan main dengan apa yang ia lihat


"Tuan, tolong jangan pecat saya saya baru saja bekerja hari ini" mohon Alisha


"S......siapa kau?" tanya William dengan mata menahan tangis


Alisha heran melihat bos-nya yang baru ia temui bertanya siapa namanya


"Saya Tara Sutaria tuan" jawab Alisha


Arghhhh sial........... kenapa wajahnya begitu mirip dengan Alisha gumam William dan menutup matanya kemudian pergi begitu saja


Alisha heran dan menggaruk kepalanya padahal tidak gatal


Para staf, resepsionis terheran-heran melihat sikap William pada office girl baru itu Alisha tapi tidak untuk Daren ia terkejut bukan main melihat office girl yang sangat mirip dengan Alisha ( MEMANG ALISHA ) menjadi office girl di kantor William


Ia melangkah ke arah Alisha dan terus menatapnya


"Apa kau Alisha?" tanya Daren dan menatap lekat lekat wajah Alisha


"Bukan tuan, saya Tara Sutaria" jawab Alisha


"Kenapa wajahmu sangat mirip dengan.........."


"Daren!!!! aku mempekerjakan mu sebagai asisten ku bukan untuk bergosip!!" teriak William hingga membuat Daren berhenti melanjutkan perkataannya pada Alisha dan seluruh ruangan itu bergema hingga membuat para staf dan resepsionis ketakutan


"B........baik tuan" jawab gagap Daren dan berjalan cepat menuju William dan mereka masuk kedalam lift khusus CEO


Hadeuhhhh..... mampuslah aku kali ini pasti William menghabisi aku gumam Daren dan berkeringat dingin


William terus menatap tajam dan sinis ke arah Daren di sampingnya saat berada di dalam lift


Apa yang dikatakan tuan tadi? kenapa dia menyebut ku mirip dengan seseorang tapi siapa? tanya Alisha dalam hatinya kemudian melanjutkan mengepel lantai


Seorang wanita muda nan cantik datang menghampiri Alisha dan membuat Alisha mendongak menatap wajah wanita itu


Penasaran seperti apa sih episode selanjutnya like coment and vote please biar penulis semangat ngetiknya dan tidak putus asa hehehehe

__ADS_1


__ADS_2