
Kalau tidak ada Tara sudah aku habisi kau Celvin!!! geram William dalam hatinya
William menarik tangan Alisha, tangan Alisha yang satunya lagi dipegang Celvin jadi kalau ditarik William jadi berjalan berantai
Orang-orang yang melihat mereka seperti itu geleng-geleng kepala karena baru kali ini melihat secara nyata ada seorang wanita direbutkan dua pria
Selama di dalam lift tidak ada percakapan antara mereka bertiga hanya Celvin dan William saling menatap tajam dan sesekali melihat Alisha yang selalu tertunduk malu dengan keadaan tadi
Pintu terbuka dan William langsung menarik lagi tangan Alisha sampai ke depan pintu apartemen
"Tuan ini sudah sampai, sekarang apa boleh tangan saya dilepas tangan saya sakit" pinta Alisha dan menggerakkan pergelangan tangannya
William melihat pegangannya dan terkejut melihat pergelangan tangan Alisha memerah dan ia langsung melepasnya
"Maafkan aku, aku akan mengobatinya" ujar William dengan tatapan teduh
"Eh tidak usah tuan..... lagipula ini hanya merah tidak lebam nanti palingan sembuh sendiri" jawab Alisha tak enak hati dan menggeleng pelan
"Tidak apa-apa, kan aku yang membuatnya jadi seperti ini?" ujar William dan mengetuk pintu apartemen
Hati Celvin semakin memanas melihat itu dan ia melihat pegangannya di tangan Alisha dan pergelangan tangan Alisha yang ia pegang itu juga memerah, di detik berikutnya ia tersenyum tipis
"Tara, tangan mu yang aku pegang ini juga sakit aku obati juga ya!" ujar Celvin dan melepas pegangannya
"Ini....ini kenapa tuan tuan mau ngobatin tangan saya? kan saya sudah bilang tangan saya baik-baik saja nanti bisa sembuh sendiri" ujar Alisha dan menatap mereka berdua
William dan Celvin menatap tajam ke arah Alisha seketika Alisha tertunduk takut tanpa menjawab
Pintu terbuka dan tampak Arga dari dalam
"Kau!!!" seru Arga pada William
"Wah.... kakak ipar sudah lancang ya pada adik ipar?" ujar William dan tersenyum sinis
"Aku sudah tidak bekerja lagi di tempat mu, untuk apa aku harus hormat padamu?" ujar Arga
William tersenyum licik dan menyilangkan tangannya di depan dadanya
"Tara jelaskan apa ini, kenapa mereka berdua memegang tangan mu, dan siapa ini?" tanya Arga dan melirik sekilas ke Celvin
__ADS_1
"Tadi....."
"Saya Celvin kakak, sepupunya William tapi kelakuan saya beda kelakuannya dengan William" jawab Celvin menyela Alisha dan tersenyum lebar
"Lalu kenapa kau memegang tangan Tara?" tanya Arga
"Tadi saya kan mau pulang rencananya mau pulang sama Tara, tapi William tidak mau jadi dia menarik tangan Tara makanya saya tarik juga tangan Tara biar William nanti tidak bisa bawa Tara kemana-mana" jelas Celvin dan tersenyum tipis
"Oh jadi begitu, karena Tara sudah sampai di rumah jadi lepaskan tangan Tara dan kalian bisa pulang" usir sopan Arga dan melihat kedua tangan Alisha memerah
"Tidak bisa, karena aku yang membuat tangan Tara memerah jadi aku harus mengobatinya" jawab William
"Aku juga!!" seru Celvin
Ini kenapa lagi si anak hantu ikut-ikutan!!! ketus William dan melirik Celvin
"Tidak perlu, aku bisa mengobatinya sendiri kalian bisa pulang" ujar Arga
"Tuan tuan, tolong jangan buat keributan disini takutnya nanti para tetangga terganggu" ujar Alisha dan menyatukan kedua tangannya
William dan Celvin terdiam sejenak
Apa!! jadi Celvin tinggal di sebelah?? dia kan sepupunya William kenapa mau tinggal di apartemen kecil?? gumam Arga
"Tara, aku pulang ya" ujar William dan mengelus rambut Alisha kemudian menghampiri Arga
"Aku minta maaf soal kemarin" ujar William dan pergi
Apa otaknya sudah sakit? baru kali ini dia minta maaf dengan OB gumam Arga tak percaya dan melihat punggung William yang berjalan menjauhi gedung apartemen menuju mobilnya
"Tara, apa kau merasa ada yang aneh?" tanya Arga dan mengambil salep kulit di atas nakas
"Tidak kak, apanya yang aneh?" tanya Alisha
Arga menghembuskan nafasnya dan memegang lembut tangan Alisha dan mendudukkannya di sofa lalu mengobati tangannya
"Apakah kau sama sekali tidak tahu kalau mereka berdua tadi sedang jatuh hati padamu?" tanya Arga
Alisha terperangah tak percaya
__ADS_1
"Hahahaha.... kau ini memang lugu ya Tara, jika mereka suatu saat nanti menyatakan perasaan mereka padamu, kau pilih yang mana?" tanya Arga
Alisha terbelalak kaget menggelengkan kepalanya
"Tidak dua-duanya lah kak" jawab Alisha
"Kenapa?" tanya Arga
"Kalau tuan William dia itu punya istri tapi meninggal dan mungkin jika ia menyukaiku hanya karena wajah ku yang mirip dengan Alisha istrinya" jawab Alisha
Kini Arga uang kaget dan membuka lebar matanya
Apa William adalah salah satu orang dekat Tara di masa lalunya?? aku harus segera mencari tahu gumam Arga
"Lalu dengan Celvin, kenapa kau menolaknya?" tanya Arga
"Kalau tuan Celvin..... kami baru bertemu sekitar 4 hari yang lalu di supermarket dekat sini, apa kakak tahu waktu itu dia sangat berantakan" ujar Alisha dan mengingat kembali kejadian itu
"Berantakan??? memangnya bagaimana keadaannya saat itu?" tanya Arga penasaran
"Waktu itu ya aku tak sengaja menabraknya, aku tolong dia berdiri, tapi saat ia melihat ku ia langsung berteriak memanggil dengan sebutan Alisha, istri tuan William, saat itu ia memakai pakaian rumah sakit kak, sekarang aku baru tahu kenapa tuan Celvin mengenal yang namanya Alisha itukan istri sepupunya tuan William" jawab Alisha menjelaskan
Ternyata selain William Celvin juga mengenal Tara, aku sangat yakin mereka sedang membuat rencana untuk membuat Tara ingat masa lalunya, aku harus berbuat sesuatu!! gumam Arga dan melamun
"Kak....kak....kak!" seru Alisha dan melambaikan tangannya di depan wajah Arga
Arga tersadar dari alam bawah sadarnya dan memijit pelipisnya
"Tara, kau istirahat saja biar kakak cari informasi pekerjaan disini" ujar Arga
"Oh ya sudah, aku masuk ke kamar ya!" jawab Alisha dan melangkah masuk ke dalam kamarnya
Sementara itu Arga tengah mondar-mandir di ruang tamu dan sesekali mengacak-acak rambutnya
Apa yang harus aku lakukan?? jangan sampai mereka berhasil membuat Tara ingat masa lalunya atau Tara akan meninggalkan aku dan juga ibu, oh ya....ibu, aku harus memberitahu dia agar memberi solusi tentang ini!!! gumam Arga dan meraih ponsel di saku bajunya
***PLEASE DUNK JANGAN PELIT NGELIKENYA KALAU BISA COMENT JUGA YA!
AUTHOR CAPEK TAHU NGETIKNYA BELUM LAGI BUAT RANCANGAN CERITANYA JADI MOHON DUNK DI LIKE AND COMENT
__ADS_1
MAAF YA KALAU BERSIFAT MAKSA TAPI KALAU ENGGAK COMENT JUGA ENGGAK APA-APA YANG PENTING DI LIKE***