Takdir Cinta Alisha

Takdir Cinta Alisha
Episode 45


__ADS_3

"Kau!!! kenapa kau disini?" tanya Alisha terkejut


"Oh jadi ini apartemen mu ya? maaf, sepertinya aku salah informasi" jawab Celvin


"Maksudmu?" tanya Alisha tak mengerti


"Aku tinggal disini" jawab Celvin


"Apa? maksudmu kau tinggal bersama ku?" tanya Alisha sedikit berteriak


"Hahahaha..... kau ini lucu sekali ya? mana mungkin aku tinggal bersama mu, maksud aku itu aku juga tinggal di gedung apartemen ini" jawab Celvin menjelaskan dan tertawa kecil


Mendengar penjelasan Celvin Alisha merasa ada sesuatu yang janggal


Kenapa pertemuan yang kedua kalinya ini seperti sudah direncanakan ya? gumam Alisha


"Memangnya nomor apartemen mu berapa?" tanya Alisha


"206" jawab Celvin


"Oh 206, itu di samping" jawab Alisha ketus dan menutup pintunya


Celvin tersenyum tipis dan masuk ke apartemennya


Celvin melempar tubuhnya ke sofa dan menyandarkan kepalanya di tangannya


"Tara, kau sangat imut ya!!! walaupun kau bukan Alisha aku akan segera memilikimu, aku tidak akan kehilangan orang yang aku cintai untuk kedua kalinya" ujarnya tersenyum lebar


Flashback on


"Tuan, saya sudah menemukan informasi tentang wanita itu" ujar Aldo


"Apa saja yang kau dapatkan?" tanya Celvin


"Wanita itu bernama Tara Sutaria, dia tinggal di apartemen dekat kantor musuh tuan, William Killstove" jawab Aldo


Apa?? jadi dia Tara, kenapa wajahnya sangat mirip dengan Alisha?? gumam Celvin


"Dia bekerja sebagai office girl di kantor itu bersama kakaknya Arga" lanjut Aldo lagi


"Hanya itu saja yang saya dapatkan tuan, maaf" ujar Aldo mengakhiri penjelasannya


Celvin terdiam sejenak


"Berapa nomor kamarnya?" tanya Celvin

__ADS_1


"205 nomor kamarnya tuan" jawab Aldo


"Besok kau pesankan aku kamar nomor 206 tepat di sampingnya" pinta Celvin dengan suara dinginnya


"Baik tuan, apa tuan akan tinggal disana?" tanya Aldo


"Iya, sementara ini kau urus saja perusahaan kalau ada yang tidak mengerti kau datang saja ke tempatku" jawab Celvin


"Dimengerti tuan" ujar Aldo


Flashback off


"Apa Tara masih belum datang juga?" tanya William pada resepsionis saat ia baru sampai di kantor


"Belum tuan, coba tuan tanyakan saja pada Lita mungkin dia tahu" jawab resepsionis


William langsung berlari mencari Lita di belakang gedung kantornya


Lita yang tengah mencuci piring terkejut saat William tiba-tiba berada di depannya


"Dimana Tara?" tanya William tanpa basa-basi


"Tara tidak bekerja lagi tuan" jawab Lita heran dengan sikap William


"Apa maksudmu?? siapa yang berani memecatnya??" seru William dengan sorot mata tajam


"Siapa dan dimana kakaknya?" tanya William menahan amarahnya


"Arga sekarang ada di ruang staff mengepel lantai" jawab Lita


William mengepalkan tangannya lalu menghampiri Arga disana


Tuan William kenapa ya mencari Tara bukankah dulu dia yang memecat Tara kenapa sekarang malah mencarinya?? lalu apa yang akan dilakukan tuan pada Arga?? oh tidak semoga saja tuan tidak melakukan apapun pada Arga gumam Lita panik lalu mengikuti William


Saat William tengah berada di ruang para staff, semua staff kantor yang berada disana langsung berdiri hormat padanya


William mengedarkan pandangannya mencari siapa itu Arga dan matanya tertuju pada seorang pria berpakaian OB tengah berdiri hormat padanya


Tanpa pikir panjang lagi William langsung berjalan cepat menghampiri Arga dan menarik kuat kerah baju Arga


Para staff kantor langsung terkejut apalagi Arga yang diperlakukan namun mereka semua diam seribu bahasa


"Apa kau yang bernama Arga?" tanya William dengan sorot mata tajam


"Iiiya tuan, ada apa?" tanya gugup Arga

__ADS_1


"BERANI SEKALI KAU MENYURUH TARA MENGUNDURKAN DIRI MEMANGNYA KAU SIAPA HA???" teriak William hingga membuat semua orang jadi tergidik ngeri saat mendengar kata itu


"Maaf tuan kalau saya lancang, tapi saya ini kakaknya jadi wajar saja kalau saya menyuruhnya mengundurkan diri lagipula saya ini kakaknya dan saya masih sanggup memenuhi kebutuhannya" jawab Arga sedikit tegas dan melepas genggaman tangan William di kerah bajunya


"DENGAR YA!! WALAUPUN KAU ITU KAKAKNYA KAU TIDAK BERHAK MENYURUHNYA MENGUNDURKAN DIRI KARENA SAMPAI KAPANPUN AKU TIDAK AKAN MEMBUATNYA JAUH DARIKU!!" teriak William makin keras hingga membuat telinga Arga sakit dibuatnya


"Memangnya hubungan tuan dengan Tara apa maka tuan berkata seperti itu?" tanya Arga dan meninggikan suaranya


"Berani sekali kau bertanya seperti itu padaku, sepertinya kau belum tahu siapa aku dan sepertinya juga kau belum tahu ya apa hubungan ku dengan Tara? baiklah akan aku beritahu, aku dan Tara adalah SE-PA-SANG KE-KA-SIH" jawab William dan mengeraskan kembali suaranya dan menekan kata terakhirnya


Semua orang yang berada disana membelalakkan mata mereka tak terkecuali Arga setelah mendengar jawaban William


"Apa?? terkejut?? dengar ya kalau besok aku masih belum melihat Tara disini aku sendiri yang akan mengambilnya di apartemen mu jangan kau pikir aku tidak tahu dimana apartemen mu" lanjutnya lagi dan pergi meninggalkan mereka semua


Apa yang dikatakan tuan William?? apa memang benar dia dan Tara sepasang kekasih?? aku harus bertanya pada Tara gumam Arga


Lita langsung menghampiri Arga


"Arga, berani sekali kau berkata seperti itu pada tuan William" ujar Lita


"Iya aku tahu dia itu seorang CEO tapi aku juga punya harga diri aku tidak mau harga diriku diinjak-injak dengannya, lebih baik aku mengundurkan diri daripada mempunyai bos sepertinya" jawab ketus Arga


"Tuan William itu juga seorang mafia, mafia yang terkenal di Eropa" ujar Lita


"Aku tidak peduli" jawab Arga ketus dan meninggalkan Lita


Kenapa tuan tadi bersikap seperti itu ya pada Arga, dia sangat marah ketika mengetahui kalau Tara mengundurkan diri, apa tuan menyukai Tara?? gumam Lita menduga-duga


Arga berjalan lesu menuju locker nya mengambil barang-barang dan pergi dari kantor


Baru saja beberapa langkah menjauh dari gerbang besar kantor sebuah Lamborghini Aventador LP menyalip jalannya dan kaca jendela mobil terbuka


"Naik" ujar dingin William dan menatap tajam ke Arga


Dengan malas bercampur sedikit rasa takut mengingat perkataan Lita tadi bahwa William ini adalah mafia akhirnya ia masuk kedalam mobil itu


William melirik sekali ke Arga dan tersenyum tipis


Aku akan buat Tara besok bekerja lagi biar saja Arga menolak


lama di perjalanan tak ada percakapan antara mereka tapi William memulai duluan


***PLEASE DUNK JANGAN PELIT NGELIKENYA KALAU BISA COMENT JUGA YA!


AUTHOR CAPEK TAHU NGETIKNYA BELUM LAGI BUAT RANCANGAN CERITANYA JADI MOHON DUNK DI LIKE AND COMENT

__ADS_1


MAAF YA KALAU BERSIFAT MAKSA TAPI KALAU ENGGAK COMENT JUGA ENGGAK APA-APA YANG PENTING DI LIKE***


__ADS_2