
"Kau mengundurkan diri ya?" tanya William dengan sinis
"Iya" jawab singkat Arga
"Ternyata selain Tara yang berani padaku rupanya kakaknya juga ya" ujar William dan melirik sekali ke Arga
"Tuan, sebenarnya apa mau tuan?" tanya Arga sudah tak bisa lagi menahan unek-uneknya
"Apa yang aku mau? tentu saja ingin mengantar calon kakak ipar pulang" jawab William dengan senyum jahatnya
"Tuan, saya katakan lagi dan lagi bahwa tidak mungkin Tara mau berhubungan dengan tuan" ujar Arga dengan suara semakin meninggi
"Hahahaha..... memang ya calon kakak ipar ku ini sangat bodoh, dengar ya calon kakak ipar semua wanita yang ada di dunia ini sangat tidak mungkin menolak ku tak terkecuali Tara" jawab William dan tertawa
"Cukup tuan, turunkan saya disini!!!" seru Arga
Mobil terhenti dan Arga langsung keluar
"Saya camkan pada tuan, walaupun tuan itu sangat kaya tapi jika tuan tidak benar-benar mencintai adik saya maka jangan harap saya akan membiarkan tuan mendekatinya" seru Arga dari luar mobil dan berjalan menuju apartemen yang sudah tidak jauh
William yang melihat Arga berjalan tersenyum lebar
"Kalau besok Tara tidak datang maka jangan salahkan aku jika aku menculiknya dan tidak memberikannya lagi padamu calon kakak ipar" ujarnya dan berbalik arah menuju rumahnya
Saat Arga sudah ada di depan apartemennya ia langsung mendobrak pintunya dan terlihat Alisha yang sedang menonton televisi terkejut
"Tara, apa kau dan tuan William berpacaran?" tanya Arga tampak marah
Alisha mengernyitkan dahinya tanda tak mengerti
"Aku tidak pernah berpacaran dengan tuan William memangnya siapa yang bilang begitu?" tanya Alisha
"Fyuhhhh..... jadi tuan William berbohong, untung saja kau memang tidak pacaran dengannya" ujar Arga merasa lega
"Apa!!! jadi tuan William yang mengatakan itu?" tanya Alisha sontak terkejut dan membulatkan matanya
Arga mengangguk kemudian menceritakan semuanya hingga membuat Alisha menjadi marah dan ketakutan dibuatnya
"Kata William jika besok kau tidak datang ke kantor maka dia sendiri yang akan menjemputmu, tapi kau tenang saja Tara kakak tidak akan membiarkannya datang" ujar Arga
__ADS_1
Alisha menelan saliva nya dan menggeleng kepalanya
"Tidak perlu kak, besok aku akan datang tapi hanya ingin membicarakan sesuatu padanya setelah itu aku pulang, kakak cari saja pekerjaan baru untuk kakak" jawab Alisha
"Tapi apa tidak apa-apa?" tanya Arga
"Maksud kakak?"
"William itu mafia"
"APA!!!"
"Iya mafia, tadi Lita sendiri yang bilang ke kakak kalau William itu mafia jadi Tara harus berhati-hati padanya ya" jawab Arga menjelaskan
Alisha terdiam sejenak dan melamun
Tidak mungkin tuan William itu mafia, wajahnya tidak ada kemiripan dengan mafia, setahuku kalau mafia itu wajahnya seram-seram tapi tuan William itu tampan? ah... tidak mungkinlah tuan William itu mafia pasti Lita hanya bergurau dengan kakak gumam Alisha
"Terimakasih ya kak sudah memberitahu, kakak mandi dulu setelah itu baru makan, aku mau tidur duluan" seru Alisha dan masuk ke dalam kamarnya
Arga pun masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya
"Wah.... ternyata William cepat sekali gerakannya tapi itu tidak akan terjadi lagi karena aku akan membuat rencana, Tara sayang aku janji kita akan bersama selamanya tanpa ada yang namanya William" ujarnya dan tertawa terbahak-bahak di sofa sambil memegang ponsel
Pagi harinya......
Dengan bersiul William mandi di kamar mandi mewahnya dan sesekali tertawa ketika ia mengingat wajah Tara / Alisha saat bersamanya
"Hahahaha...... Tara, kau itu sungguh imut sekali sampai-sampai aku merindukan keimutan mu" ujarnya sambil tertawa
Setelah berdiam diri di atas shower air, akhirnya ia keluar hanya menggunakan handuk
"Hmmmm.... bagus ya, di dalam kamar mandi pun terbayang-bayang Tara" ujar Daren tepat di pintu saat melihat William keluar dari kamar mandi
William langsung melempar bantal sofa ke kepala Daren dengan mata tajamnya
"Berani sekali kau masuk tanpa seizin ku!" seru William
"Astaga!! santai Will, ada yang ingin aku bicarakan padamu tentang Tara" jawab santai Daren dan duduk di sofa
__ADS_1
Mendengar kata TARA yang keluar dari mulut Daren langsung saja mata William berbinar-binar dan ia duduk tepat di depan Daren
Huh.... kalau dengar saja yang namanya Tara pasti langsung senang gumam ketus Daren
"Jadi begini, tadi malam aku bertemu dengan dokter spesialis penyakit dalam" ujar Daren memulai penjelasan
"Aku bertanya padanya tentang seorang yang amnesia" lanjutnya lagi
"Amnesia?? apa itu?" tanya William tak tahu
"Amnesia itu biasanya bisa disebut hilang ingatan tapi dia ada dua fase yang pertama itu ada fase dekat atau cepat, artinya seorang yang terkena amnesia jarak dekat atau cepat biasanya dia akan langsung mengingat kembali masa lalunya tapi ada juga fase lambat atau lama, artinya seorang yang terkena amnesia jarak lambat atau lama itu akan sangat sulit bahkan mungkin tidak akan pernah bisa mengingat kembali masa lalunya" jawab Daren menjelaskan
William terdiam sejenak mencerna perkataan Daren
"Jadi maksudmu Tara itu adalah Alisha dan dia amnesia makanya dia tidak mengenaliku sebelumnya?" tanya William
"Mungkin saja, tapi kata dokter jika kau sering atau rutin menceritakan tentang masa lalu kalian berdua bisa jadi Tara akan ingat dan bisa dipastikan pula dia itu alasan Alisha" jawab Daren santai
"Bagiamana bisa ku ceritakan orang dia sudah mengundurkan diri dari kantor" ketus William
"Astaga kau ini!!! kau itu bisa berbuat apapun yang kau mau Will, kau hanya tinggal datang ke rumahnya lalu ceritakan langsung semuanya pada Tara jangan bertele-tele" jawab Daren ketus pula
"Iya aku juga kepikiran itu, tapi masalahnya itu adalah kakaknya Arga dia sama sekali tidak suka dengan ku" ujar William
"Kenapa bisa tidak suka?" tanya Daren
"Kemarin..... aku bersikap tidak baik padanya saat aku mengetahui bahwa Tara mengundurkan diri atas permintaan kakaknya Arga makanya dia juga mengundurkan diri" jawab William pelan
Daren menghembuskan nafas kasarnya dan menepuk dahinya dan menundukkan kepalanya
"Tuhan!!! kenapa kau memberikan teman seperti ini untukku??" ujar Daren mulai putus asa
William menatap tajam ke arahnya tanda tak suka
***PLEASE DUNK JANGAN PELIT NGELIKENYA KALAU BISA COMENT JUGA YA!
AUTHOR CAPEK TAHU NGETIKNYA BELUM LAGI BUAT RANCANGAN CERITANYA JADI MOHON DUNK DI LIKE AND COMENT
MAAF YA KALAU BERSIFAT MAKSA TAPI KALAU ENGGAK COMENT JUGA ENGGAK APA-APA YANG PENTING DI LIKE***
__ADS_1