
"Bagaimana tuan, apakah tuan bersedia?" tanya dokter
"Baiklah, saya bersedia!" jawab William dan menandatangani surat itu
"Terimakasih tuan, sekarang tuan bisa bertemu dengan pasien beberapa saat lagi dia akan sadar" ujar dokter
William mengangguk pelan dan ia segera pergi ke ruangan Alisha serta diikuti Daren dari belakang
"Kau tunggu saja diluar aku mau berdua dengannya" ucap William pada Daren di depan ruangan Alisha
"Ya sudah, aku tunggu" jawab Daren dan duduk di kursi tunggu
William membuka pintu perlahan agar tidak membangunkan Alisha dan ia masuk ke dalam, ia duduk di kursi samping ranjang Alisha yang masih tak sadarkan diri
William tersenyum tipis dan membelai kerudung Alisha saat ia melihat setiap sisi wajah Alisha
Semoga kau ini adalah Alisha, Tara jika itu terjadi aku akan jadi orang yang beruntung gumam William
Tak lama kemudian Alisha sadar dan ia membuka matanya perlahan dan nampak sosok William kabur-kabur
"Tuan William????" ujarnya sambil menyipitkan matanya
"Kenapa Tara? pandangan mu kabur ya?" tanya William panik dan hendak memanggil dokter
"Tidak apa-apa tuan, saya baik-baik saja hanya merasa sedikit sakit kepala" jawab Alisha dan menahan tangan William agar tak memanggil dokter
"Tapi kau benar tidak apa-apa kan?" tanya William memastikan
Alisha tersenyum tipis dan mengangguk pelan
William membalas senyumannya Alisha dan mencium kening Alisha hingga membuat pipi Alisha bersemu merah
"Tuan, jangan seperti itu saya malu!!" ketus Alisha dan membuat William terkekeh geli
"Tuan, saya sudah tidak apa-apa saya mau pulang nanti kak Arga bisa marah sama tuan dan juga saya!" seru Alisha dan hendak bangun dari baringnya tapi ditahan William
"Kau belum bisa pulang Tara"
"Kenapa?" Alisha mengernyitkan dahinya
"Kau masih sakit"
"Tuan, kan sudah saya bilang kalau saya ini hanya sakit kepala biasa saja nanti juga palingan sembuh sendiri"
"Enggggg Tara...... ada yang ingin aku bicarakan" ujar William dan menggigit bibir bawahnya
__ADS_1
Aku katakan yang sebenarnya atau tidak ya? tapi kalau aku katakan yang sebenarnya pasti dia akan menolak soal operasi tapi kalau aku tak katakan apa alasannya?? gumam William bingung
"Ada apa tuan? kenapa tuan seperti sedang kebingungan seperti itu?"
"Tara, sebenarnya kau itu bukan sakit kepala biasa tapi ada sesuatu di otak mu itulah yang membuat mu sering sakit kepala" jawab William
"Maksud tuan?" tanya Alisha tak mengerti
"Hmmmm.... kau harus dioperasi" jawab pelan William dan menundukkan kepalanya
Mata Alisha terbelalak kaget
"Memangnya saya sakit apa tuan?" tanya Alisha kaget dan setengah berteriak
"Kau tidak perlu tahu, yang jelas kau harus dioperasi sebelum sesuatu yang ada di otak mu menjalar ke tempat lain" jawab William menakuti Alisha
"Tuan, memangnya tidak ada jalan lain lagi selain operasi?" tanya Alisha panik
"Tidak ada? kenapa? kau takut?" tanya William
"Ya jelaslah takut tuan, operasi nya kan di otak berarti jelas-jelas nanti kepalaku dibuka!" ketus Alisha tambah panik
"Kau tidak perlu takut Tara, hanya sebentar saja operasinya nanti setelah itu kau tidak akan merasakan sakit kepala lagi" ujar William menyakinkan Alisha
"Memangnya saya ini sakit apa tuan maka harus dioperasi?" tanya Alisha tambah panik
Aku ini sakit apa ya sampai-sampai tuan William tak mau memberitahu?? jangan-jangan aku sakit kanker lagi atau tumor?? oh tidak!!!! jangan sampai aku punya penyakit seperti itu!!!!! gumam Alisha menduga-duga dan menelan saliva nya
Seakan-akan tahu apa yang ada dipikirannya Alisha William tersenyum lebar karena sudah tahu apa yang harus ia katakan lagi
"Sebenarnya ya Tara, penyakit mu ini sangat langka jadi harus segera operasi atau kalau tidak akan sangat mengganas dan bisa menyerang otakmu" ujar William menakut-nakuti Alisha
Alisha kembali menelan saliva nya dan merasakan ketakutan
"Kalau kau tidak mau itu membuat mu tambah sakit kau harus operasi Tara" ujar William meyakinkan Alisha
"Nanti kalau kau tidak mau operasi kau bisa kehilangan........" ujarnya lagi dan mendekatkan wajahnya ke telinga Alisha
"Nyawamu" bisik William hingga membuat Alisha tergidik ngeri
"Cukup!!" seru Alisha dan menutup kedua telinganya
"Baik-baik baik, saya mau tuan, saya belum mau meninggalkan dunia ini!!" seru Alisha panik
William tersenyum lebar dan langsung memeluk Alisha erat-erat
__ADS_1
Aku sudah tak sabar Tara sebentar lagi kau akan menjadi milikku seutuhnya sebagai Alisha nantinya gumam William
"Tuan William, tuan kenapa senang sekali kalau saya bersedia operasi?" tanya Alisha
William melepas pelukannya dan memegang kedua pipi Alisha
"Tentu saja aku bahagia Tara, aku tadi sangat takut mengatakan itu takut kalau kau menolak untuk dioperasi aku sangat senang kalau kau mau operasi" jawab William dengan bahagia
"Iya saya tahu tuan senang saya mau dioperasi tapi kenapa?" tanya Alisha
"Karena aku tidak ingin kita berpisah" jawab pelan William
Alisha membulatkan matanya besar-besar dan berkedip kasar beberapa kali
"Kau istirahatlah dulu, aku mau keluar sebentar" ujar William dan keluar dari ruangan Alisha
Kenapa aku jadi grogi ya tadi? gumam Alisha
William keluar dari ruangan Alisha dan duduk di samping Daren
"Bagaimana keadaan Tara?" tanya Daren
"Seharusnya aku tidak mengikuti saran bodoh mu itu!!" ketus William
"Saran apa dan kenapa?" tanya aren tak mengerti
"Kau kan yang menyarankan agar aku membuat Tara ingat masa lalunya?"
"Iya, kenapa?"
"Apa kau tidak dengar tadi perkataan dokter ha?? itu baru bisa dilakukan setelah operasi tahu!! gara-gara saran bodoh mu itu Tara sampai ada di rumah sakit!!"
Daren cengengesan dan terkekeh kecil
"Ya maaf, aku sering lihat nonton TV yang seperti itu jadi aku ikuti saja" jawab Daren
"Kau ini memang bodoh ya!! semua yang kau tonton itu di TV settingan dan kita ini di dunia nyata!!" ketus William
***SEBELUMNYA SAYA MINTA MAAF KARENA SUDAH BEBERAPA KALI TIDAK UP SECARA TERATUR, DIKARENAKAN SAYA SEDANG BERADA DI RUMAH SAKIT MENJALANI RAPEED TEST COVID-19, JADI TOLONG DIMENGERTI YA PARA READERS!!
TOLONG DOAKAN SAYA AGAR SAYA TIDAK TERDAMPAK COVID-19 DAN MOHON UNTUK TETAP DI RUMAH UNTUK MENGHINDARI COVID-19 MENJANGKITI KALIAN
JANGAN PELIT NGELIKENYA KALAU BISA COMENT JUGA YA!
AUTHOR CAPEK TAHU NGETIKNYA BELUM LAGI BUAT RANCANGAN CERITANYA JADI MOHON DUNK DI LIKE AND COMENT
__ADS_1
MAAF YA KALAU BERSIFAT MAKSA TAPI KALAU ENGGAK COMENT JUGA ENGGAK APA-APA YANG PENTING DI LIKE***