
Celvin tersentak kaget setelah mendengar penuturan Shirea dan tiba tiba berdiri
"APA! sekarang dia ada di rumah sakit mana?" tanya Celvin sambil mengambil jasnya
"Alisha tidak masuk ke rumah sakit" jawab Shirea sambil menunduk
"Apa maksudmu?" tanya Celvin sambil memegang erat kedua bahu Shirea
"Setelah Alisha di tusuk, perutnya banyak mengeluarkan darah dan mungkin merasakan pusing sehingga......." jawab Shirea terputus
"Sehingga apa Shirea?" tanya Celvin sambil menggoyangkan bahu Shirea
"Masuk ke jurang" jawab Shirea dan tangisnya mulai kembali pecah
Celvin yang mendengar semua penuturan Shirea terduduk di lantai dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca
"Ttttttidak...... itu tidak mungkin, kau pasti bercanda kan Shirea?" tanya Celvin dan menggoyangkan kembali bahu Shirea dengan menangis sejadi jadinya
"Aku tidak bercanda Celvin, Alisha sudah tiada!" teriak Shirea sambil menepis tangan Celvin dan terus menangis
Celvin diam seribu bahasa dan terduduk lagi di lantai dengan tatapan kosong
Alisha, kenapa kau meninggalkanku di saat aku belum mengungkapkan isi hati ku pada mu
Melihat Celvin seperti itu Shirea langsung memeluk Celvin
"Kau bersabar lah, bukan hanya kau yang kehilangan tapi aku juga" ucap Shirea menenangkan Celvin namun tak ada jawaban dari Celvin ia masih tetap diam
"Besok aku akan menemui William untuk mengatakan semua tentang Alisha" ujar Shirea
"Sekarang kau harus beristirahat dan harus tenang!" seru Shirea dan membopong Celvin ke kamarnya
Celvin masih terus terdiam tanpa mengatakan satu katapun, Shirea semakin yakin jika Celvin memang ada rasa dengan Alisha
Setelah mengantar Celvin ke kamarnya, Shirea kemudian pergi
Sepertinya Celvin memang ada rasa dengan Alisha, buktinya dia sampai shock setelah mendengar bahwa Alisha sudah tiada
Selama di perjalanan menuju rumahnya, Shirea terus saja kepikiran dengan keadaan Celvin dan juga apa yang akan terjadi selanjutnya jika William mengetahui semuanya
Sepertinya besok adalah hari terakhir aku hidup jika aku mengatakan semua yang terjadi pada William
Setelah agak lama kepikiran Celvin, Shirea langsung teringat motel Alisha
Kenapa Alisha sengaja mendorong tubuhnya ke jurang? apa jangan-jangan ada sesuatu yang di sembunyikannya? aku harus ke motel Alisha!
Shirea tak jadi menuju rumahnya tetapi menuju ke motel Alisha
__ADS_1
Sesampainya di sana, Shirea langsung mendobrak pintu motel karena ia tidak punya kunci cadangan
Pintu terbuka dan Shirea menyalakan lampu dan langsung mengacak acak isi motel mulai dari ruang tamu, dapur, hingga, kamar Alisha
Saat Shirea mengacak acak isi kamar Alisha, ia menemukan 1 kotak yang berisi mulai dari album fhoto dia masa kecil dan fhoto dia bersama dengan William, 2 kertas surat, dan beberapa fhoto orang yang tak dikenal Shirea
Karena merasa ada yang aneh, Shirea kemudian melihat lihat isi dalam semua itu
Setelah beberapa lama ia melihat dan membaca semua itu betapa terkejutnya dia
"Dasar bodoh kau Alisha! kenapa kau menyembunyikan hal sebesar ini dari kami semua! aku yakin William juga tidak tahu mengenai hal ini!" teriak Shirea dan pergi dari motel itu
Selama di perjalanan Shirea terus saja menangis tersedu-sedu mengingat apa yang ia lihat dan ia baca sebelumnya
Keesokan harinya........
*Hoamm.........* bangun Daren dan meregangkan otot-otot nya
Ia melihat ke arah William yang terduduk menyandar ke ujung ranjang dengan mata panda sambil menatap ke arah jendela
Sepertinya dia tidak tidur sepanjang malam, buktinya matanya kayak panda
"Will, kau tak tidur ya tadi malam?" tanya Daren lembut
Tak ada jawaban dari William, ia terus melihat ke luar jendela
*Tok...... tok..... tok.....* pintu kamar William di ketuk dari luar
"Maaf mengganggu tuan William, tuan Daren, ada seorang wanita menutup wajahnya ingin bertemu dengan tuan William" kata pelayan itu
William yang berada di depan jendela mendengar kata 'MENUTUP WAJAH' William langsung berpikir itu pasti Alisha, dan dengan berlari kencang ia menuruni tangga dan di ekorin Daren dari belakangnya
Saat William dan Daren ada di ruang tamu di sana sudah ada seorang wanita memakai topi dan memakai masker membawa sekotak kardus
Melihat orang bukan di inginkan, William langsung menaiki kembali tangga untuk menuju kamarnya
"Tunggu tuan, ini menyangkut istri anda!" seru wanita itu
William langsung menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah wanita itu
"Apa yang kau ketahui dari Alisha?" tanya William dan duduk di depan wanita itu
Daren yang penasaran juga duduk di samping William
"Setelah kecelakaan itu sebenarnya Alisha masih hidup tuan!" ujar wanita itu
William dan Daren jadi terkejut, sesaat mulut William menyunggingkan senyuman lebar
__ADS_1
"Jadi Alisha masih hidup?" tanya William dengan mata berbinar binar
"Ya, Alisha masih hidup tapi ia kembali lagi ke Tuhannya" jawab wanita itu
William terdiam tak bersuara dan Daren menjadi penasaran dengan apa yang telah di ucapkan wanita itu
"Apa maksudmu?" tanya Daren
"Saya akan menjawab pertanyaan tuan jika tuan William terlebih dahulu menjawab pertanyaan ini, ini adalah pertanyaan yang di berikan Alisha sewaktu ia masih hidup" ucap wanita itu
William merasakan sakit hati luar biasa mendengar kata 'SEWAKTU IA MASIH HIDUP' terlontar dari mulut wanita itu dan ia menatap wajah bermasker wanita itu
"Apa pertanyaannya?" tanya William
"Apakah anda pernah menyakiti hati Alisha?" tanya wanita itu
William diam sejenak dan Daren menatapnya
"Iya, aku pernah membohongi nya" jawab pelan William
"Tentang apa tuan?" tanya wanita itu
"Dia ingin aku berhenti menjadi mafia, tetapi aku tidak menuruti nya dan malah berbohong lagi dengannya" jawab William dengan mata berkaca-kaca menahan tangisnya
"Kenapa Anda tidak menuruti permintaan nya?" tanya nya
"Karena aku masih ingin terus mencari informasi tentang orang yang telah membunuh keluarga ku" jawab William
"Apakah nama pelakunya Thora?" tanya wanita itu
"Iya, darimana kau tahu?" tanya balik William serta anggukan dari Daren
Wanita itu kemudian membuka maskernya dan membuat Daren terkejut
"Nona Shirea?" ujar Daren
"Iya saya tuan Daren, saya adalah polisi sekaligus sahabat Alisha" jawab Shirea
"Sebenarnya kecelakaan yang terjadi 2 Minggu lalu itu adalah tipuan Alisha tuan" ujar Shirea
"Kenapa dia melakukan itu?" tanya William dengan ekspresi terkejut
"Karena dia telah menjadi buronan para penjahat" jawab Shirea
"Apa maksudmu nona Shirea?" tanya Daren makin penasaran
"Sewaktu tuan William dan juga tuan Daren menangkap Thora dan tuan William menyuruh salah satu anak buah tuan untuk menembak mati Thora, saudaranya menjadi marah dengan tuan hingga mentargetkan Alisha untuk di bunuh juga"
__ADS_1
Penasaran seperti apa sih episode selanjutnya?
Like, coment, and vote please biar penulis semangat ngetiknya!