
"Kami pengantin baru jadi maklum dia agak pemalu" jawab William dengan senyum lebarnya kemudian berlalu melewati pria itu
Kau memang tidak pernah berubah anakku gumam pria itu ketika melihat William dan Alisha pergi
William memasukkan Alisha kedalam mobil dan memasang sabuk pengaman untuknya kemudian barulah dirinya
"Tuan!!!!!" ketus Alisha dan memonyongkan bibirnya
"Hahahaha......kenapa baby?" tanya William tersenyum lebar dan menggoda Alisha
Pipi Alisha memerah dan matanya terbelalak
"Tuan!!!! kenapa tuan tadi bilang saya ini istri tuan dan kenapa tuan memanggil saya baby?? memangnya saya ini bayi!!!" ketus Alisha dan meninggikan suaranya
"Aduh baby..... jangan keras-keras suaranya, telingaku sakit tahu!!!" jawab William imut dan menutup kedua telinganya
"Terserah!!!" ketus Alisha dan menyilangkan tangannya di depan dadanya
"Hmmmm.... tuan, kalau saya boleh tahu sebenarnya bagaimana nyonya Alisha itu?" tanya Alisha mengalihkan pembicaraan
William terhenti terkekeh dan menoleh ke arah Alisha
"Kau tidak perlu tahu soal itu yang perlu kau tahu adalah dia sangat mirip dengan mu, hanya saja berbeda dari cara kalian berpakaian, ia memakai pakaian muslimah sedangkan kau tidak" jawab William menjelaskan
Apa?? tidak mungkin ada orang yang begitu mirip di dunia ini kalau bukan saudara kandung gumam Alisha tak percaya
Sesampainya di apartemen....
William mendekatkan wajahnya ke wajah Alisha dan membuka sabuk pengamannya
"Baby, aku tidak bisa mengantar mu kedalam karena ada urusan penting, jadi aku antar sampai sini ya!" bisik William
"Yang meminta tuan untuk mengantar saya ke dalam siapa?? sudahlah saya mau turun!!" ketus Alisha dan membuka pintu mobil lalu berlari masuk ke dalam gedung apartemen
William terkekeh di dalam mobil ketika melihat sikap Alisha apalagi gaya berlarinya, namun di detik selanjutnya ia terdiam
Aku harus mencari tahu tentang masa lalu Tara, jika memang benar Tara itu adalah Alisha aku tidak akan pernah melepaskannya
gumam William dan pergi dari sana
William melajukan kecepatan mobilnya menuju rumahnya
__ADS_1
"Daren, aku ingin bicara denganmu! ikut aku!" seru William yang baru datang kemudian menarik tangan Daren menaiki tangga menuju ruang kerjanya
"Hei Will, lepaskan aku! aku ini bukan Tara yang selalu kau tarik tangannya" seru Daren namun tak digubris William
William langsung mendorong tubuh Daren ke sofa dan dia duduk di depannya
"Bagaimana perkembangan percarian Alisha?" tanya William tanpa basa-basi
Rupanya hanya itu dia membawa ku kesini aku pikir dia mau apa-apain aku gumam Daren
"Darah di batu itu sudah diproses hanya tinggal kita samakan saja dengan darah Alisha, apa kau punya darah Alisha?" tanya Daren
"Ya mana aku punya, untuk apa aku menyimpan darah Alisha" jawab ketus William
"Ya kalau kau tak punya bagaimana kita bisa mencocokkan darah itu dengan darah Alisha?" tanya Daren ketus juga
"Lalu apa yang harus dilakukan?" tanya balik William
"Hmmmm..... apakah belati yang dulu Alisha ditusuk pria gila itu ada di kantor polisi?" tanya Daren
"Sepertinya iya, itukan barang bukti" jawab William
"Nah begini William, kita ambil bercak darah Alisha yang menempel di belati itu untuk dicocokkan dengan darah batu itu" jawab Daren memberikan solusi
Kalau ada maunya pasti datang, coba kalau sudah siapa atau tidak ada pasti ditinggalin lagi aku ketus Daren dan pergi juga
Sementara itu.......
Alisha menutup pintu apartemennya rapat-rapat dan menyandarkan tubuhnya ke pintu
"TUAN!!!!! KAU JAHAT SEKALI!!!" teriak Alisha dan memukul-mukul kepalanya
"Tuan.... kenapa kau seperti ini padaku?? kau bisa membuat jantung ini copot" ujarnya lagi
"Tara.... kau harus berjanji pada dirimu sendiri mulai besok kau akan jaga jarak dari tuan William atau kau sendiri yang akan menggigit bibir bawah mu sampai berdarah" janji Alisha pada dirinya sendiri sambil mencubit pelan lehernya
Saat Alisha hendak berjalan ke kamarnya, pintu apartemen diketuk
Tuan William ini apa tidak puas sudah berada disini seharian gumam ketus Alisha dan berjalan malas membuka pintu
"Tuan kenapa anda datang la......." ucap Alisha terhenti saat melihat bukan William yang berdiri di depan pintu melainkan Arga
__ADS_1
"Kak Arga, kakak sudah pulang?" tanya Alisha kaget
"Iya semua urusan sudah siap jadi kakak langsung pulang, oh ya siapa kau maksud tuan?" tanya balik Arga
"Enggggg..... kakak masuk dulu, biar kita bicara didalam" ujar Alisha dan menarik tangan Arga masuk kedalam apartemen
Arga duduk sofa dan menyalakan televisi
"Tara, ada yang ingin kakak bicara apa kau bisa duduk sebentar disini" pinta Arga sedikit berteriak karena Alisha ada di dapur
Alisha datang sembari membawa secangkir teh hangat untuk Arga dan meletakkannya di depan Arga
"Apa yang ingin kakak bicarakan?" tanya Alisha dan duduk disamping Arga
"Mulai besok kakak ingin kau tidak bekerja" ujar Arga dan menoleh ke arah Alisha
"Kenapa kak?" tanya Alisha tak mengerti
"Hmmmm.... ada orang yang mencarinya dan ingin berbuat jahat padamu" jawab asal Arga
"Kenapa kakak bisa tahu dan kenapa mereka mencari ku?" tanya Alisha lagi
"Kakak hanya menebak saja, mungkin mereka yang tidak melihat jasad mu waktu itu di sungai ingin mencari mu" jawab asal Arga lagi yang penting ia tidak berkata jujur tentang apa yang sebenarnya terjadi
Jika aku berhenti bekerja bagaimana dengan tuan William??? apa dia akan mencari ku?? aahhh.... kenapa aku jadi kepikiran tuan William seharusnya ini adalah kesempatan emas agar bisa menjauh dari tuan William gumam Alisha lalu ia tersadar dan memukul-mukul kepalanya lagi
"Ada apa Tara? kenapa kau?" tanya Arga ketika melihat Alisha memukul-mukul kepalanya
"Enggggg....... tidak apa-apa kak, baiklah aku akan menuruti keinginan kakak" jawab Alisha dan menganggukkan kepalanya
"Terimakasih ya sudah mau menuruti keinginan kakak, kakak mau mandi dulu sudah bau badan" seru Arga dan mengelus rambut Alisha kemudian pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri
Alisha terdiam lagi dan terus berpikir tentang William
Tapi kalau besok aku tidak memberitahu tuan William aku berhenti dia pasti akan mencari ku gumam Alisha terus khawatir
***PLEASE DUNK JANGAN PELIT NGELIKENYA KALAU BISA COMENT JUGA YA!
KALAU ENGGAK VOTE JUGA ENGGAK APA-YANG PENTING DI LIKE YA!
AUTHOR CAPEK TAHU NGETIKNYA BELUM LAGI BUAT RANCANGAN CERITANYA JADI MOHON DUNK DI LIKE AND COMENT
__ADS_1
MAAF YA KALAU BERSIFAT MAKSA TAPI KALAU ENGGAK COMENT JUGA ENGGAK APA-APA YANG PENTING DI LIKE***