Takdir Cinta Alisha

Takdir Cinta Alisha
Episode 22


__ADS_3

Seluruh anak buah William dan Daren berbaris rapi di markas besar dan sangat tampak ketakutan pasalnya jika William atau Daren menyuruh mereka untuk berkumpul di sini berarti akan ada yang kehilangan nyawa


Daren datang dengan tatapan dingin dan berjalan di depan para anak buahnya yang tertunduk


"Di pertemuan kali ini tidak akan ada yang tiada" ucap Daren dingin


Semua anak buahnya merasa lega dan berusaha untuk kepala mereka


"Aku ingin kalian mencari tahu keberadaan nyonya Alisha secepatnya!" perintah Daren & bersandar di dinding


"BAIK TUAN!!!" jawab serentak para anak buah Daren


Daren sedikit menganggukan kepalanya dan pergi meninggalkan markas besar


Pagi harinya ............


Alisha yang sudah bangun dari subuh tadi selalu merasa ada hal yang belum ia kerjakan, akhirnya ia bertanya pada ibunya


"Ibu, biasanya kalau subuh aku melakukan apa?" tanya Alisha


Ibu Lina terkejut dengan pertanyaan Alisha karena sepengetahuannya wanita Muslim seperti Alisha biasanya menyembah Tuhannya pada waktu subuh


"Ibu juga tidak tahu, kan kau baru jadi anak ibu" jawab ibu Lina sedikit gugup


"Oh iya ya, aku lupa aku kan baru tinggal di sini jadi wajar saja ibu tidak tahu kebiasaan aku" ujar Alisha cengengesan


Ibu Lina hanya tertawa kecil dan melanjutkan memasaknya


Setelah sarapan, Alisha dan juga Arga kemudian bersiap-siap untuk pergi ke kota mencari pekerjaan


"Ibu, kami pergi dulu ya" ucap Alisha dan memeluk ibu Lina


"Iya hati-hati ya, jangan lupa sekali setiap bulan pulang kerumah" jawab ibu Lina mengingatkan


"Ok bu" ujar Arga mengacungkan jempolnya


Alisha dan Arga kemudian pergi dengan membawa 2 tas besar berisi pakaian pakaian mereka melewati permukiman warga yang sangat sepi dan rawan kejahatan


Sekitar 10 menit barulah mereka sampai di jalan besar


"Tara kita tunggu taksi lewat ya, kamu tidak lelah kan?" tanya Arga


"Ya tidaklah kak, aku kan women stronger heheheheh" jawab Alisha


Arga tertawa dan mengacak-acak rambut coklat Alisha


Tak berapa lama kemudian sebuah taksi muncul dan dengan cepat Arga melambaikan tangannya, taksi itupun berhenti

__ADS_1


"Tara, ayo kita masuk" seru Arga menganggukan kepalanya


Semua barang bawaan sudah di masukkan ke dalam bagasi mobil lalu Alisha dan Arga masuk ke jok belakang mobil


"Ayo jalan pak" seru Arga


Mobil pun berjalan sampai masuk ke dalam kota


Perjalanan menuju ke kota memakan waktu sekitar dua setengah jam


Akhirnya taksi tiba di halte bus


Setelah menurunkan barang-barang dan sudah membayar, Arga membuka ponselnya


"Tara tunggu sebentar ya kakak carikan dulu apartemen murah di sekitar sini kau duduklah di sana" ujar Arga


Alisha mengangguk dan duduk di kursi halte bus


Setelah agak lama Arga mencari, akhirnya dia mendapatkan juga


"Tara, kakak sudah menemukannya!" seru Arga kegirangan


Alisha membulatkan matanya dan berjalan kasar ke arah Arga


"Ayo kak, kita pergi sekarang" ujar Alisha


"Ok, di matanya bilang kita harus ke jalan XXXXX ini" jawab Arga dan menunjukkan ponselnya


Setelah agak lama mencari di jalan XXXXX, akhirnya mereka menemukan apartemen di sana sesuai dengan maps


Setelah bertemu dan berkompromi dengan pemilik apartemen, akhirnya mereka jadi membeli dan menyewa untuk 1 tahun


"Ini kuncinya, kau naik ke atas dan cari kamar nomor 205" ujar sang pemilik apartemen


"Kalau begitu terimakasih ya kami permisi dulu" jawab Arga


Mereka kemudian menaiki tangga dan mencari kamar mereka, akhirnya mereka menemukan nomor kamar mereka


"Sepertinya ini kak" ucap pelan Alisha


"Iya kau benar Tara, kakak akan mencoba membuka pintu nya" jawab Arga


Dengan ragu-ragu Arga memasang kunci di gembok pintunya dan berharap semoga ia tak salah kamar, pintu terbuka dan memang itu kamar mereka


"Fyuhhhh..... ini kamar kita Tara" ujar Arga


"Kakak kenapa?" tanya Alisha

__ADS_1


"Kakak tadi hanya gugup jika kunci yang di berikan tadi kakak masukkan ke gembok kamar orang" jawab Arga


"Hahahahahahahahha kakak ini bagaimana, kan biasanya kunci untuk kamar itu berbeda" ujar Alisha


"Iya ya, kok kakak bisa lupa" jawab Arga dan menggaruk kepalanya


"Sudahlah kak, ayo kita masuk aku akan membereskan semuanya" ujar Alisha


"Ok, kau tunggu sebentar ya kakak mau ke pasar beli bahan makanan untuk makan malam kita" jawab Arga


"Ya sudah, hati-hati ya kak" ujar Alisha


Setelah mencium rambut Alisha, Arga kemudian pergi keluar gedung apartemen menuju pasar dekat apartemen


Alisha dengan hati-hati membawa 2 tas besar berisi pakaian-pakaian mereka ke dalam apartemen dan meletakkannya di dalam kamar kemudian menyusunnya ke dalam lemari


Setelah menyusun pakaiannya di dalam lemari, ia keluar kamar dan masuk kembali ke kamar satunya lagi dan menyusun pakaian Arga kedalam lemari


Setelah selesai menyusun pakaian, Alisha mengambil sapu di belakang pintu dan menyapu seluruh lantai apartemen dan juga membersihkan dapur


Alisha yang melihat dapur hanya berisi rak piring, satu kompor kecil di bawah dan meja makam kecil geleng-geleng kepala dan membersihkan juga isi dapur dan menatanya kembali


"Akhirnya selesai juga beres-beres" ucap Alisha dan mengelap keringatnya


Alisha melihat lihat sekitarnya untuk memastikan tidak ada yang ketinggalan ia bersihkan, setelah berpikir dan melihat semua telah ia bersihkan ia masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya sambil bersenandung kecil


Sementara itu, Arga yang sudah kembali dari pasar dengan membawa satu kantong besar plastik berisi bahan bahan makanan melewati salah satu kantor


Langkahnya terhenti saat ia melihat spanduk besar di depan pagar kantor itu berisi lowongan pekerjaan dan dengan kegirangan dan sedikit berlari ia menuju apartemen untuk mengabari kabar ini pada Alisha


Alisha yang baru selesai mandi keluar kamar mandi sambil memgusap rambutnya dengan handuk dan bersiul kaget melihat pintu dibuka keras


"Kakak, aku pikir tadi siapa" ujar Alisha terkaget-kaget


"Heheheheh maaf adikku sayang, kakak ada kabar baik" jawab Arga cengengesan


"Kabar baik apa?" tanya Alisha dan duduk di sofa sambil mengelap rambutnya


"Tadi kakak lihat di salah satu kantor besar sedang mencari lowongan pekerjaan" jawab Arga dan duduk di depan Alisha


Alisha membulatkan matanya


"Serius kak?" tanya Alisha


Arga mengangguk tanda mengiyakan


"Wah kalau begitu besok pagi kita harus ke sana kak" ujar Alisha bersemangat

__ADS_1


"Iya kau benar Tara, kakak akan menerima pekerjaaan apa saja di sana yang penting bisa bekerja" ujar Arga


"Iya kak, walaupun itu sebagai cleaning servis kita harus terima, yang penting bisa bekerja" jawab Alisha


__ADS_2