
Dikembalikan atau tidak ya? kalau di kembalikan takutnya aku nya yang nyasar tapi kalau tak di kembalikan kasihan tuan William pasti khawatir dompetnya hilang gumam Alisha panik dan ragu-ragu
"Ah aku kembalikan sajalah daripada tuan William khawatir dompetnya hilang biarlah nanti kalau aku kesasar bisalah juga tanya orang lain" ucapnya pasrah dan memasukkan dompet itu ke dalam tasnya kemudian pergi
Karena keadaan kantor yang masih sangat sepi jadi tidak masalah bagi Alisha jika ia harus pergi lagi
Di perjalanan menuju rumah William, Alisha terus melihat-lihat di sekelilingnya dan juga alamat yang tertera di kartu tanda penduduk William
Sementara itu.....
*Hoammm* William yang baru bangun dari tidurnya merasakan sakit kepala
"Arghhhh... kepala ku sakit sekali, ini pasti karena semalam aku mabuk" ujarnya dan memegang kepalanya
William mencoba mengingat kejadian semalam, dan betapa terkejutnya dia saat ia mengingat secara samar-samar mulai dari ia bertemu dengan Alisha hingga menyuruh semua pelayan dan bodyguard nya melakukan semua perintahnya
William langsung berlari menuruni tangga dan ia terkejut melihat semua gorden jendela di ganti dan dekorasi mirip dengan acara pernikahan juga penyambutan yang sangat meriah ada di ruang tamunya
"Daren, apa semua ini!" teriak William
"Kenapa kau marah, bukannya kau yang menyuruh semua ini?" tanya balik Daren
"Kapan aku menyuruh semua ini?" tanya William
"Vera, kau jelaskan" panggil Daren pada Vera
Vera beserta bawahannya langsung berbaris rapi dekat sofa
"Tadi malam saat tuan William tiba, tuan William menyuruh kami semua untuk mendekorasi semua ini dan juga memberikan penyambutan meriah karena nyonya Alisha akan datang" jawab Vera tertunduk
"Aku tidak pernah menyuruhmu melakukan semua itu" ujar William setengah berteriak
Daren bangkit dari duduknya dan memperbaiki jasnya
"Kalian semua pergilah" ujar Daren dan Vera beserta bawahannya pergi dari sana
Daren mendekati William dan memegang bahunya
"William apa tadi malam kau bersama dengan office girl itu?" tanya lembut Daren
William menunduk dan mengangguk pelan
"Apa yang kau lakukan dan katakan padanya?" tanya lagi Daren
"Tadi malam aku mabuk" jawab William
"Apa kau tidak mengingat sama sekali?" tanya Daren
William menggelengkan kepala padahal ia mengingat semua yang ia lakukan dengan Alisha bahkan semua perkataan nya dengan Alisha ia ingat
__ADS_1
"Ya sudah kau bersiap siaplah sebentar lagi kita akan pergi aku akan menyuruh Vera untuk membereskan semua ini" ujar Daren
William hendak menaiki tangga namun salah satu bodyguard nya memanggilnya
"Tuan William, nyonya Alisha sudah datang" seru bodyguardnya
William menghentikan langkahnya dan Daren ternganga tak percaya
"Apa maksudmu?" tanya Daren tak percaya
"Aku tidak bohong tuan, sekarang nyonya Alisha ada di luar" jawab gugup bodyguard nya
William langsung berlari keluar dan disusul Daren dibelakangnya dan benar saja Alisha ada diluar
Flashback on
*Saat Alisha sampai di sebuah rumah besar dan mewah ia melihat alamat di kartu penduduk William
"Sepertinya ini rumah tuan William, tapi kenapa seperti ada acara pernikahan ya? apa mungkin keluarga tuan William ada yang menikah atau mungkin tuan William sendiri yang menikah?" ujarnya
Saat ia hendak melangkahkan kakinya, para bodyguard yang tengah berbaris rapi di kiri-kanan karpet merah terkejut bukan main saat melihat Alisha
'Astaga!!!!! apa ini yang disebut dengan bangkit dari kubur' gumam mereka tak percaya
Alisha mendekati salah satu mereka
"Apa benar ini adalah kediaman William Killstove?" tanya Alisha
Flashback off
"Kalau boleh saya tahu, disini ada acara apa ya kok seperti acara pernikahan?" tanya Alisha pada bodyguard
"Ini semua perintah tuan William untuk menyambut nyonya" jawab serentak bodyguard rapi
"Apa? aku? kenapa?" tanya beruntun Alisha
"SEMUA PERGI!!!" teriak William dari arah pintu masuk
Seluruh bodyguard pergi dari halaman rumah William dan Alisha terkaget-kaget mendengar teriakan William tapi hanya bisa diam
William mendekati Alisha di karpet merah dekat gerbang rumahnya serta disusul Daren
"Apa yang membawamu kesini?" tanya dingin William
"Begini tuan, tadi sewaktu saya masuk keruangan tuan saya melihat dompet tuan jadi saya kesini mau kembalikan" jawab cengengesan Alisha
Daren terkekeh namun terhenti saat William menatap dirinya
"Kenapa tidak nanti saat aku datang?" tanya William
__ADS_1
"Oh iya ya, kok saya bisa bodoh ya? maaf ya tuan seharusnya saya menunggu tuan dikantor, ini pasti dampak dari kecelakaan itu" jawab Alisha sambil menepuk dahinya dan memberikan dompet itu ke William
William terkejut saat mendengar kata kecelakaan dari mulut Alisha
"Kecelakaan? apa kau pernah kecelakaan?" tanya William
"Benar tuan" jawab Alisha
"Kapan dan dimana?" tanya William dan memegang kedua bahu Alisha dan membuat Alisha terkejut
"Saya tidak tahu tuan sewaktu itu saya tidak sadarkan diri tapi sewaktu saya bangun banyak luka ditubuh saya" jawab Alisha
"A.....apa kau jatuh dari jurang?" tanya William sambil menatap lekat lelak mata Alisha dan menahan tangisnya
Tanpa sadar Alisha yang melihat mata William merah menahan tangisnya memegang kedua pipinya
"Tuan jangan menangis nanti tuan tidak tampan lagi, saya kecelakaan bukan karena jatuh dari jurang tapi mungkin saya hanyut dibawa sungai" jawab Alisha pelan
William melepas pelan tangan Alisha dan menunduk
"Maaf tuan saya kurang ajar tadi sudah berani memegang pipi mulus tuan" ujar Alisha
"Tidak apa-apa, jangan sering meminta maaf aku tidak suka mendengarnya" jawab William
"Oh begitu, kalau begitu i am sorry mister sudah menggangu acara pernikahan ini" ujar Alisha
Sudah dibilang jangan minta maaf masih juga minta maaf dia pikir aku tidak tahu apa bahasa Inggris ujar William dalam hatinya
"Disini tidak ada acara" ujar William
"Tidak ada? lalu kenapa banyak dekorasi dan juga karpet merah tuan?" tanya Alisha
"Itu semua untukmu" jawab William pelan
Alisha membulatkan matanya tak percaya
"Apa tuan?" tanya Alisha
"Kau ini selain bodoh dan sering minta maaf rupanya juga tuli ya" ujar William
"Bukan begitu tuan, saya mendengar perkataan tuan tapi maksud dan tujuan tuan apa ya membuat semua ini untuk saya?" tanya Alisha
"Anggap saja ini sebagai balasan atas kembalinya dompetku" jawab William
"Tapi tuan saya tidak bisa menerima ini hanya karena saya sudah mengembalikan dompet tuan lagipula ini sangat mewah dan besar" jawab Alisha
"Mungkin bagimu mewah tapi bagiku ini biasa-biasa saja" ujar William
"Tidak ada tapi tapi, sekarang ikut aku" ujar William dan menarik tangan Alisha masuk kedalam rumahnya
__ADS_1
Penasaran seperti apa sih episode selanjutnya like coment and vote please biar penulis semangat ngetiknya!