Takdir Cinta Alisha

Takdir Cinta Alisha
Episode 39


__ADS_3

"Apa kau sudah mengerti cara menggunakannya?" tanya William


Alisha mengangguk dan tersenyum lebar dan William tersenyum juga


"Tuan, ini sudah sore apa anda mau mandi?" tawar Alisha


"Hmmmm... boleh badanku juga sudah bau keringat" jawab William


"Ok, tunggu sebentar ya tuan saya ambilkan dulu handuknya" ujar Alisha dan mengambil handuknya di dalam kamar


"Ini tuan handuknya, anda tinggal berjalan ke arah sana dan masuk ke ruangan itu, itu kamar mandinya" jelas Alisha sambil menunjukan arah kamar mandi


William berjalan menuju ruangan itu dan masuk kedalam kamar mandi itu


Astaga!!! kecil sekali kamar mandinya!! jauh lebih besar kamar mandi ku daripada ini gerutu William dalam hatinya ketika melihat luas kamar mandi itu


Setelah membersihkan diri, William keluar kamar mandi yang hanya menggunakan handuk di bagian bawahnya dan nampak jelas tubuhnya yang kekar dan berotot


Alisha yang sedang menonton televisi mendengar suara pintu kamar mandi terbuka dan ia langsung menoleh kearah itu


"Tuan, apa anda su....." ujar Alisha terhenti ketika melihat William yang tengah berdiri di depan pintu kamar mandi dengan keadaan seperti itu


Alisha menelan saliva nya dengan mata terbuka lebar ketika melihat pemandangan seperti itu


"Kenapa? apa kau belum pernah melihat seorang pria yang begitu tampan baik diluar maupun didalam?" tanya William narsis dengan senyum lebar tersungging di bibirnya


Alisha tersadar dari lamunannya dan menutup matanya


"Aduh..... maaf tuan saya lancang, seharusnya saya tidak melihat tuan" ujar Alisha sambil menutup matanya dengan tangannya


Sudah dibilang jangan minta maaf masih juga minta maaf, sekarang akanku beri kau pelajaran Tara hehehehe gumam William dengan senyum jahatnya


Dengan pelan dan tanpa mengeluarkan suara, William berjalan kearah Alisha yang masih menutup matanya


Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Alisha persis disamping telinga Alisha


"Apa kau lupa dulu aku pernah mengatakan apa ha? kalau kau minta maaf lagi aku sendiri yang akan membuat perhitungan dengan mu" bisik William dengan senyum jahatnya


Alisha langsung teringat perkataan William dulu dan ia perlahan-lahan membuka matanya

__ADS_1


"Ssssssaya.......eenghh...... ssssssaya saya harus ke dapur tuan mau masak, ya mau masak" ujar Alisha tergagap dan hendak berlari kearah belakang William


Namun baru hendak melewati tubuh William, tangannya langsung ditarik William ke tubuhnya hingga membuat kepala Alisha terbentur ke dada bidang William


Mata Alisha terbuka lebar ketika melihat otot-otot dada bidang William dari jarak dekat dan ia segera menjauhkan dirinya namun tangan William sudah melingkar di pinggang Alisha


"Kau mau kemana ha? mau melarikan diri ya? atau mau main kejar-kejaran?" ucap pelan William namun terasa merinding jika mendengarnya


"Tttttttadi....kan ssssssaya sudah bilang mau masak, tuan ssssssaya mohon tolong lepaskan saya" mohon Alisha takut-takut


Hadeuhhhh..... matilah aku!! apa yang akan dilakukan tuan William padaku ucap Alisha dalam hatinya


"Hmmmm...... kau punya dua pilihan, pertama mau aku cium saja atau yang kedua plus dengan......" ujar William dan mendekatkan wajahnya lagi ke wajah Alisha


"Tidur" lanjut William dengan nada bisik di telinga Alisha


Alisha mendongak menatap wajah William dan menggeleng cepat


"Hmmmm...... kalau begitu bagaimana pilihan ketiga yaitu mandi bersamaku" tawar William dengan nada berbisik


Alisha tambah merinding dibuat William setelah mendengar semua perkataannya dan dengan cepat ia menggeleng lagi tanda tak setuju


Alisha sangat terkejut dan merasa jantungnya sebentar lagi akan copot


"Tttttuannnn, anda kan sudah mandi kenapa mau mandi lagi?" tanya Alisha gugup


"Karena kau mau mandi denganku tidak masalah bagiku jika harus mandi lagi" jawab santai William dan mendorong pintu kamar mandi dengan punggungnya


"Saya tidak bilang mau mandi dengan tuan" ujar Alisha memberikan dirinya namun William tak menggubris perkataannya


Apa tuan memang benar-benar akan melakukannya? Tuhan tolong aku!! berontak Alisha dalam hatinya dan memejamkan matanya


William melirik sekali kearah Alisha dan tersenyum tipis


Akan kubuat kau merasakannya Tara, siapa suruh kau tidak mematuhi perintah ku gumam William


Didalam kamar mandi, William masih belum menurunkan badan Alisha dan mencoba membuka shower air diatasnya dengan mulutnya


Disaat itu juga ia menurunkan badan Alisha dan menempelkan badan Alisha di dinding lalu menghalangi tubuh Alisha dengan tangannya

__ADS_1


Alisha kembali menelan saliva nya dan matanya terbuka lebar


Oh Tuhan, tolong jangan biarkan tuan melakukan itu padaku mohon Alisha dalam hatinya


Air yang keluar dari shower membasahi kepala mereka dan akhirnya badan mereka


Lama mereka bertatap-tatapan, William menatap Alisha dengan tatapan teduh serta senyuman lebar terukir di bibirnya sedangkan Alisha menatap William dengan tatapan penuh rasa takut dan beberapa kali menelan saliva nya


"Sekali lagi kau menelan ludah mu aku sendiri yang akan mengambilnya" ujar William saat mengetahui Alisha sudah beberapa kali menelan saliva nya


"Tttttuannnn, tolong biarkan saya keluar" mohon Alisha dan mengalihkan pandangannya


"Kita akan keluar setelah bermain-main" jawab William dan memegang dagu Alisha dan menghadapkan nya ke wajahnya


"Kau mau kita mandi dengan keadaan seperti ini ya tanpa melepas baju?" tanya William dan mendekatkan hidungnya ke hidung Alisha


"Jangan tuan, begini saja sudah baik" jawab asal Alisha yang penting ia tidak melepas kehormatannya dan juga tidak sampai melihat benda William


"Tapi apa kau tidak tega dengan handuk ini, handuk ini sudah basah" ujar William dengan nada menggoda


Mungkin bagi wanita yang berada di situasi seperti itu akan memanfaatkannya sebaik mungkin agar bisa dekat dengan William namun Alisha tidak seperti itu, ia malah tergidik ngeri saat mendengar semua perkataannya William


Alisha terdiam dan menatap wajah William takut-takut


"Hmmmm.... baiklah kalau kau tidak mau menjawab akan aku lepas handuk ini" ujar William dan hendak melepas handuknya yang melingkar di pinggangnya


Sebuah tangan memegang tangan William yang hendak melepas handuk


"Ttttolong tuan, jangan lakukan itu anda bisa membuat saya membenci tuan" ujar Alisha pelan dan menundukkan kepalanya


William terkejut mendengar itu dan teringat apa yang pernah dikatakan Alisha dahulu


***PLEASE DUNK JANGAN PELIT NGELIKENYA KALAU BISA COMENT JUGA YA!


KALAU ENGGAK VOTE JUGA ENGGAK APA-YANG PENTING DI LIKE YA!


AUTHOR CAPEK TAHU NGETIKNYA BELUM LAGI BUAT RANCANGAN CERITANYA JADI MOHON DUNK DI LIKE AND COMENT TAPI KALAU BISASIH VOTE JUGA HEHEHEHE


MAAF YA KALAU BERSIFAT MAKSA TAPI KALAU ENGGAK COMENT JUGA ENGGAK APA-APA YANG PENTING DI LIKE***

__ADS_1


__ADS_2